Anak Buah John Kei Mengaku Lihat Anak Buah Nus Tiba-tiba Keluarkan Pisau di Duri Kosambi

Kompas.com - 04/05/2021, 19:07 WIB
Sidang perkara pembunuhan berencana dan pengeroyokan yang menjerat John Kei dan kawan-kawan kembali digelar Selasa (4/5/2021) di Pengadilan Negeri Jakarta Barat. Kompas.com/Sonya TeresaSidang perkara pembunuhan berencana dan pengeroyokan yang menjerat John Kei dan kawan-kawan kembali digelar Selasa (4/5/2021) di Pengadilan Negeri Jakarta Barat.

JAKARTA, KOMPAS.com - Sidang perkara pembunuhan berencana dan pengeroyokan yang menjerat John Kei dan kawan-kawan kembali digelar Selasa (4/5/2021), di Pengadilan Negeri Jakarta Barat.

Agenda pertama sidang adalah pemeriksaan saksi dari Jaksa Penuntut Umum (JPU), yakni Henra Yanto, Bony Hasferus dan Semuel Rahanbinan. Ketiganya juga berstatus terdakwa.

Mereka bersaksi atas terdakwa lainnya, yakni John Kei, Deniel Far-Far, Bukonkoko, Yeremias dan Franklyn Resmol.

Di persidangan, Semuel menjelaskan peristiwa pengeroyokan di Duri Kosambi pada 21 Juni 2020, yang menewaskan satu orang anak buah Nus Kei, Yustus Corwing alias Erwin.

Baca juga: Anak Buah John Kei Mengaku ke Duri Kosambi karena Tersasar Saat Tagih Utang ke Rumah Nus Kei

Kala itu, Semuel mengaku diperintahkan oleh Deniel Far-Far untuk menagih utang Nus Kei kepada John Kei.

Rencana penagihan dilakukan di kediaman Nus di Green Lake City, Tangerang. Namun, mobil yang ditumpangi Semuel tersasar.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"(di Duri Kosambi) saya dan Yeremias turun (dari mobil) untuk tanya alamat," kata Semuel dalam sidang hari ini.

Semuel dan Yeremias menumpangi mobil Suzuki Ertiga yang dikendarai Bony Hasferus. Di dalam mobil itu ada juga Mario, Bukon Koko, dan Henra Yanto.

Semuel mengaku membawa golok pada saat penagihan.

"Tiba-tiba ada yang keluar bawa motor, pakai helm, masker, lalu tiba-tiba dia mau cabut pisau," kata Semuel.

Semuel mengaku melihat pengemudi motorlah yang hendak mengeluarkan pisau. Pengemudi motor tengah membonceng seorang lainnya.

Baca juga: Anak John Kei Cerita Penggerebekan Polisi: Kayak Diserang, Didobrak, Dor, Dor, Dor...

Menurut Semuel, kejadian tersebut berada persis di hadapannya. Sementara, Yeremias tak melihat langsung hal itu.

Semuel segera memperingati Yeremias.

"Saya bilang awas (ke Yeremias), Yeremias cabut golok," kata Semuel.

Kemudian Yeremias membacok pengemudi motor. Karena dibacok, motor terjatuh. Pengemudi motor kemudian lari.

Halaman:


Video Rekomendasi

Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pria Mengamuk dan Rusak Barang Minimarket di Pamulang, Polisi: Pelaku ODGJ

Pria Mengamuk dan Rusak Barang Minimarket di Pamulang, Polisi: Pelaku ODGJ

Megapolitan
Temukan Indikasi Pungli Bansos di Kota Tangerang, Kejari Belum Tentukan Tersangka

Temukan Indikasi Pungli Bansos di Kota Tangerang, Kejari Belum Tentukan Tersangka

Megapolitan
Pemkot Bekasi Pastikan Anggaran untuk Bayar Tunggakan Insentif Nakes Telah Siap

Pemkot Bekasi Pastikan Anggaran untuk Bayar Tunggakan Insentif Nakes Telah Siap

Megapolitan
PPKM, Stok Darah di Kota Bekasi Minim

PPKM, Stok Darah di Kota Bekasi Minim

Megapolitan
Pemkot Bekasi Targetkan 49.000 Pelaku Usaha dan UMKM Terima Vaksinasi Covid-19

Pemkot Bekasi Targetkan 49.000 Pelaku Usaha dan UMKM Terima Vaksinasi Covid-19

Megapolitan
9 Agustus, Bansos Beras Disalurkan untuk Warga Jakarta Utara

9 Agustus, Bansos Beras Disalurkan untuk Warga Jakarta Utara

Megapolitan
PMI Kota Bekasi Kekurangan Stok Plasma Konvalesen

PMI Kota Bekasi Kekurangan Stok Plasma Konvalesen

Megapolitan
Lurah Pondok Bambu Meninggal karena Covid-19, Wali Kota: Kita Kehilangan Putra Terbaik Jakarta Timur

Lurah Pondok Bambu Meninggal karena Covid-19, Wali Kota: Kita Kehilangan Putra Terbaik Jakarta Timur

Megapolitan
Anies Sebut Vaksinasi Covid-19 Dosis 2 Tidak Akan Dipercepat, Ini Alasannya

Anies Sebut Vaksinasi Covid-19 Dosis 2 Tidak Akan Dipercepat, Ini Alasannya

Megapolitan
Lippo Mall Puri Mulai Sosialisasi Pengunjung untuk Tunjukkan Sertifikat Vaksin Covid-19

Lippo Mall Puri Mulai Sosialisasi Pengunjung untuk Tunjukkan Sertifikat Vaksin Covid-19

Megapolitan
Lurah Pondok Bambu Meninggal Setelah Dua Hari Dirawat karena Covid-19

Lurah Pondok Bambu Meninggal Setelah Dua Hari Dirawat karena Covid-19

Megapolitan
Dinar Candy Pakai Bikini di Pinggir Jalan, Polisi Gelar Perkara Kamis Sore

Dinar Candy Pakai Bikini di Pinggir Jalan, Polisi Gelar Perkara Kamis Sore

Megapolitan
Tak Berizin, Kafe di Kantor DPD Partai Golkar Dikosongkan

Tak Berizin, Kafe di Kantor DPD Partai Golkar Dikosongkan

Megapolitan
Dinar Candy Pakai Bikini di Pinggir Jalan, Polisi: Adiknya yang Rekam Pakai Handphone

Dinar Candy Pakai Bikini di Pinggir Jalan, Polisi: Adiknya yang Rekam Pakai Handphone

Megapolitan
Polisi Dalami Motif Dinar Candy Pakai Bikini di Pinggir Jalan

Polisi Dalami Motif Dinar Candy Pakai Bikini di Pinggir Jalan

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X