Kompas.com - 05/05/2021, 10:33 WIB
Petugas mengatur arus lalu lintas di lokasi penerapan contraflow Tol Jakarta-Cikampek arah Cikampek, Kamis (29/10/2020) DOKUMENTASI PRIBADIPetugas mengatur arus lalu lintas di lokasi penerapan contraflow Tol Jakarta-Cikampek arah Cikampek, Kamis (29/10/2020)

JAKARTA, KOMPAS.com - Larangan mudik Hari Raya Idul Fitri demi menekan penularan Covid-19 mulai diberlakukan besok, Kamis (6/5/2021).

Larangan ini berlaku untuk perjalanan antardaerah/provinsi, termasuk dari Ibu Kota Jakarta ke daerah lain di Pulau Jawa.

Sebagai langkah antisipasi, pihak pengelola jalan tol PT Jasa Marga (Persero) akan melakukan penyekatan di sejumlah ruas jalan tol mulai dari Kamis dini hari.

Salah satu ruas jalan yang akan disekat adalah jalan Tol Jakarta-Cikampek (Japek).

Baca juga: Deretan Sanksi bagi Warga yang Nekat Mudik Saat Larangan Mudik 6-17 Mei

Jasamarga Transjawa Tollroad Regional Division Head Reza Febriono mengatakan, penyekatan akan dimulai pada Kamis pukul 00.00 WIB. Adapun titik yang akan dilakukan penyekatan adalah di Km 31 Tambun.

"Yang bisa kami sampaikan yang sudah fix melalui komunikasi dengan pihak kepolisian untuk penyekatan di Km 31 Tambun pada 6 Mei 2021 pukul 00.00 WIB," jelas Reza.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Sejauh ini, Jasa Marga masih terus berkoordinasi dengan beberapa pihak, termasuk kepolisian wilayah, Kementerian Perhubungan, dan Dinas Perhubungan setempat, untuk melakukan penyekatan di ruas tol lain.

Baca juga: Larangan Mudik, Pemprov DKI Diminta Jaga Ketat Jalan Tikus Keluar Masuk Jakarta

 

Langkah antisipasi

Di antara langkah antisipasi yang akan dilakukan pihak Jasa Marga adalah:

  • Pemasangan CCTV di lokasi penyekatan 
  • Patroli udara untuk memantau lalu lintas (highway sky patrol) 
  • Sosialisasi peniadaan mudik dan pengetatan pelaku perjalanan dalam negeri melalui variable message sign (VMS) 

 

Sebelumnya, Polres Metro Bekasi Kota mengatakan bahwa titik-titik perbatasan akan dijaga ketat selama periode larangan mudik dari tanggal 6-17 Mei 2021.

Baca juga: Polda Minta Tempat Wisata di Jakarta Tutup Saat Lebaran, Wagub: Nanti Kita Lihat...

"Penyekatan dilaksanakan mulai tanggal 6 Mei. Kita menyekat warga yang akan melakukan perjalanan ke luar kota. Kita cek, kemudian kita balik kanankan," ujar Kapolres Metro Bekasi Kota Kombes Aloysius Suprijadi.

Kepolisian, katanya, juga akan bersiaga 24 jam di jalur-jalur tikus untuk mengantisipasi pergerakan warga yang hendak mudik.

"Penyekatan ini akan dilakukan 24 jam. Untuk jalan-jalan kecil kita akan pantau juga," imbuhnya.

(Penulis: Suhaiela Bahfein/ Editor: Hilda B Alexander)



Video Rekomendasi

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Seorang Remaja Tenggelam di Kali Teluk Gong

Seorang Remaja Tenggelam di Kali Teluk Gong

Megapolitan
Anak Penyanyi Lawas Dilaporkan Penipuan, Modusnya Menggantikan PNS yang Dipecat dan Meninggal karena Covid-19

Anak Penyanyi Lawas Dilaporkan Penipuan, Modusnya Menggantikan PNS yang Dipecat dan Meninggal karena Covid-19

Megapolitan
BPN Kota Bogor Siapkan Layanan Berbasis Digital untuk Permudah Masyarakat Urus Sertifikat Tanah

BPN Kota Bogor Siapkan Layanan Berbasis Digital untuk Permudah Masyarakat Urus Sertifikat Tanah

Megapolitan
Perluas Pangsa Pasar, Pemkot Bekasi Permudah Proses Sertifikasi Halal untuk UMKM

Perluas Pangsa Pasar, Pemkot Bekasi Permudah Proses Sertifikasi Halal untuk UMKM

Megapolitan
Catat, Ini Titik Rawan Ranjau Paku di Jakarta Selatan

Catat, Ini Titik Rawan Ranjau Paku di Jakarta Selatan

Megapolitan
RPTRA di Jakarta Pusat Kurang Perawatan akibat Anggaran Dipangkas untuk Penanganan Covid-19

RPTRA di Jakarta Pusat Kurang Perawatan akibat Anggaran Dipangkas untuk Penanganan Covid-19

Megapolitan
Panel Tiang Listrik di Jalan WR Supratman Ciputat Terbakar

Panel Tiang Listrik di Jalan WR Supratman Ciputat Terbakar

Megapolitan
Video Dugaan Pungli di Pasar Kramatjati Viral, Pengelola Pasang Imbauan

Video Dugaan Pungli di Pasar Kramatjati Viral, Pengelola Pasang Imbauan

Megapolitan
Pemkot Bekasi Segera Pindahkan Makam yang Tertimbun Sampah

Pemkot Bekasi Segera Pindahkan Makam yang Tertimbun Sampah

Megapolitan
Tebar Ranjau Paku di Jalan Gatot Soebroto, Penambal Ban Manfaatkan Situasi PPKM Level 3

Tebar Ranjau Paku di Jalan Gatot Soebroto, Penambal Ban Manfaatkan Situasi PPKM Level 3

Megapolitan
Ratusan Makam di Bekasi Hilang Tertimbun Sampah

Ratusan Makam di Bekasi Hilang Tertimbun Sampah

Megapolitan
Anak Penyanyi Lawas Dilaporkan Penipuan Modus Penerimaan PNS, Para Korban Rugi Rp 9,7 M

Anak Penyanyi Lawas Dilaporkan Penipuan Modus Penerimaan PNS, Para Korban Rugi Rp 9,7 M

Megapolitan
Dari Berbagi Seporsi Nasi, Berujung Gerakan yang Menginspirasi

Dari Berbagi Seporsi Nasi, Berujung Gerakan yang Menginspirasi

Megapolitan
Akan Ada 148 SMP di Kota Tangerang yang Gelar PTM Pekan Depan

Akan Ada 148 SMP di Kota Tangerang yang Gelar PTM Pekan Depan

Megapolitan
PTM Jenjang SD di Kota Tangerang Dibatalkan, Dindik: Jangan Sampai Ada Klaster Covid-19

PTM Jenjang SD di Kota Tangerang Dibatalkan, Dindik: Jangan Sampai Ada Klaster Covid-19

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.