Sempat Gangguan Sinyal akibat Sambaran Petir, Perjalanan KRL di Stasiun UI Berangsur Normal

Kompas.com - 05/05/2021, 19:18 WIB
Ilustrasi sejumlah calon penumpang berjalan di peron menuju rangkaian kereta rel listrik (KRL) Commuterline. ANTARA FOTO/ADITYA PRADANA PUTRAIlustrasi sejumlah calon penumpang berjalan di peron menuju rangkaian kereta rel listrik (KRL) Commuterline.
|

DEPOK, KOMPAS.com - Perjalanan kereta rel listrik (KRL) di Jalur Jakarta - Bogor yang sempat mengalami gangguan, mulai berangsur normal, Rabu (5/5/2021).

Gangguan itu disebabkan adanya masalah persinyalan di perlintasan Stasiun Pasar Minggu-Stasiun Universitas Indonesia (UI) yang tersambar petir. Kondisi tersebut membuat perjalanan KRL terhenti sementara

VP Corporate Secretary PT Kereta Api Indonesia (KAI) Commuter Anne Purba menjelaskan, gangguan sinyal di Stasiun UI akibat sambaran petir itu tersebut terjadi sejak pukul 17.45 WIB.

Baca juga: Ini Perubahan Jadwal Keberangkatan Awal dan Akhir KRL Commuter Line

"Iya benar, sedang ada perbaikan di Stasiun UI sedang kami koordinasikan," ujar Anne kepada Kompas.com, Rabu.

Setelah itu, PT KAI pun kemudian berupaya menangani gangguan sinyal yang membuat perjalanan KRL di jalur KRl Jakarta-Bogor tersendat.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Perbaikan sinyal di Stasiun UI yang terdampak sambaran petir itu baru selesai dilakukan sekitar pukul 18.11 WIB. KRL pun mulai bisa melanjutkan perjalanan secara bertahap.

"Kendala tersebut kemudian telah selesai ditangani petugas pada pukul 18.11 WIB," kata Anne.

Meski begitu, Anne mengakui masih terjadi antrean KRL karena sempat terhenti akibat gangguan sinyal yang terjadi. Hingga kini, PT KAI Commuter masih berusaha mengurai antrean perjalanan KRL yang akan melintas di jalur perlintasan tersebut.

"Saat ini KAI Commuter Commuter masih berusaha mengurai antrean Perjalanan KRL yang akan melintas di lokasi," kata Anne.



Video Rekomendasi

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Anies Datangi Rumah Duka Mertua SBY

Anies Datangi Rumah Duka Mertua SBY

Megapolitan
RS Hermina Depok Perkenalkan Aplikasi Emergency Button untuk Kondisi Gawat Darurat

RS Hermina Depok Perkenalkan Aplikasi Emergency Button untuk Kondisi Gawat Darurat

Megapolitan
LBH Masyarakat Akan Bertemu 9 Keluarga Napi Tewas di Lapas Tangerang yang Hendak Tuntut Pemerintah

LBH Masyarakat Akan Bertemu 9 Keluarga Napi Tewas di Lapas Tangerang yang Hendak Tuntut Pemerintah

Megapolitan
Anak Usia di Bawah 12 Tahun Boleh Masuk Mal, Wagub DKI: Tanda Pandemi di Jakarta Membaik

Anak Usia di Bawah 12 Tahun Boleh Masuk Mal, Wagub DKI: Tanda Pandemi di Jakarta Membaik

Megapolitan
Update 20 September: Penambahan Kasus Covid-19 di Jakarta di Bawah 100

Update 20 September: Penambahan Kasus Covid-19 di Jakarta di Bawah 100

Megapolitan
UPDATE 20 September: Tambah 5 Kasus, 31 Pasien Covid-19 Sembuh di Tangsel

UPDATE 20 September: Tambah 5 Kasus, 31 Pasien Covid-19 Sembuh di Tangsel

Megapolitan
Antisipasi Tumbang, Pepohonan di Jalan Tekno Widya Serpong Bakal Dipangkas

Antisipasi Tumbang, Pepohonan di Jalan Tekno Widya Serpong Bakal Dipangkas

Megapolitan
Mobil Tercebur ke Saluran Air di Pulomas, Sopir Mengaku Mengantuk

Mobil Tercebur ke Saluran Air di Pulomas, Sopir Mengaku Mengantuk

Megapolitan
Anies Dipanggil KPK, Wagub DKI: Kami Yakin Tidak Terlibat Korupsi Tanah Munjul

Anies Dipanggil KPK, Wagub DKI: Kami Yakin Tidak Terlibat Korupsi Tanah Munjul

Megapolitan
Kejaksaan Tahan 3 Tersangka Korupsi Anak Usaha Jakarta Tourisindo

Kejaksaan Tahan 3 Tersangka Korupsi Anak Usaha Jakarta Tourisindo

Megapolitan
Ungkap Kasus Pria Gantung Diri Saat Live TikTok, Polisi Tunggu Hasil Uji Lab

Ungkap Kasus Pria Gantung Diri Saat Live TikTok, Polisi Tunggu Hasil Uji Lab

Megapolitan
Proyek Normalisasi Ciliwung di Cawang Akan Bebaskan 300 Bidang Tanah di 4 RW

Proyek Normalisasi Ciliwung di Cawang Akan Bebaskan 300 Bidang Tanah di 4 RW

Megapolitan
Daftar 60 SMP di Kota Tangerang yang Mulai Gelar Belajar Tatap Muka Hari Ini

Daftar 60 SMP di Kota Tangerang yang Mulai Gelar Belajar Tatap Muka Hari Ini

Megapolitan
Saat Berbagai Tugu yang Dibangun Anies Tuai Polemik: Ujung-ujungnya Dibongkar dan Satu Mangkrak

Saat Berbagai Tugu yang Dibangun Anies Tuai Polemik: Ujung-ujungnya Dibongkar dan Satu Mangkrak

Megapolitan
Anggota DPRD DKI: Anies Lakukan Penyalahgunaan Wewenang demi Formula E

Anggota DPRD DKI: Anies Lakukan Penyalahgunaan Wewenang demi Formula E

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.