2.000 Warga Pra Lansia di Kota Bogor Ditargetkan Bebas Buta Aksara Al Quran

Kompas.com - 05/05/2021, 20:42 WIB
Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto bersama Kapolresta Bogor Kota Kombes Susatyo Purnomo Condro saat meninjau situasi di kawasan Pasar Kebon Kembang, Kota Bogor, Jawa Barat, Selasa (4/5/2021). Pemkot Bogor memberlakukan rekayasa lalu lintas untuk mengantisipasi membludaknya pengunjung pasar jelang Lebaran. KOMPAS.COM/RAMDHAN TRIYADI BEMPAHWali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto bersama Kapolresta Bogor Kota Kombes Susatyo Purnomo Condro saat meninjau situasi di kawasan Pasar Kebon Kembang, Kota Bogor, Jawa Barat, Selasa (4/5/2021). Pemkot Bogor memberlakukan rekayasa lalu lintas untuk mengantisipasi membludaknya pengunjung pasar jelang Lebaran.

BOGOR, KOMPAS.com - Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor menargetkan 2.000 warganya yang masuk kategori pra lansia dapat terbebas dari buta aksara Al Quran.

Untuk mencapai target tersebut, Pemkot Bogor meluncurkan program Bogor Mengaji untuk mengentaskan buta baca Al Quran di masyarakat.

Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto mengatakan, program Bogor Mengaji akan berjalan selama enam bulan ke depan. Dari 68 kelurahan, kata Bima, ada kurang lebih 30 warga pra lansia yang akan diajar mengaji dan membaca Al Quran.

Baca juga: Ini Tiga Cara yang Bisa Diikuti supaya Khatam Al Quran di Bulan Ramadhan

“Insya Allah kita mulai ikhtiar untuk bersama-sama memperbaiki bacaan Al Quran kita semua. Tradisi tadarus dan qataman di Bogor sudah ada sejak lama. Alangkah baiknya kita menyempurnakan lafas, termasuk juga bagi kita para pimpinan sampai semua warga,” ucap Bima, Rabu (5/5/2021).

Bima menambahkan, program tersebut merupakan salah satu upaya Pemkot Bogor dalam mengentaskan buta aksara Al Quran. Setidaknya, ada 83 pembimbing yang terlibat dalam program itu. 

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Bima berharap, program tersebut dapat terus berjalan dan pesertanya juga semakin bertambah.

“Bogor Mengaji ini pertama kali diluncurkan untuk memberantas buta Al Quran.  Honor guru mengajinya juga didapat dari sumbangan infak. Kami optimistis angkatan pertama Bogor Mengaji ini dapat berjalan lancar,” tuturnya.

Baca juga: Ketika Para Penyandang Tunanetra Mengaji dengan Metode Braile...

Selain itu, sambung Bima, Pemkot Bogor juga bekerjasama dengan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan untuk memberikan insentif kepada guru mengaji.

Ia menyebut, sasaran Pemkot Bogor adalah guru mengaji yang tidak memiliki pekerjaan tetap. Setidaknya ada 2.800 guru ngaji yang mendapat insentif itu.

“Kita berikan insentif dalam bentuk ATM yang di dalamnya ada fasilitas BPJS Ketenagakerjaan.  Untuk BPJS Ketenagakerjaan bagi guru mengaji ini baru pertama kali diluncurkan,” paparnya.

Sementara itu, Kepala Kantor Cabang BPJS Ketenagakerjaan Bogor, Mias Muchtar mengatakan, Kota Bogor menjadi daerah percontohan untuk pendaftaran BPJS Ketenagakerjaan bagi guru mengaji.

Selain itu  para guru mengaji di Kota Bogor yang sudah terdaftar dalam program BPJS Ketenagakerjaan bisa lebih tenang beraktifitas karena mendapatkan beberapa manfaat, di antaranya jaminan risiko kecelakaan kerja dan kematian selama aktivitas mengajar.

“Yang didaftarkan sebanyak 2.800 orang. Mereka telah terdaftar dan terlindungi. Untuk iuran bisa didapatkan dari mana saja, termasuk dari Baznas memberikan iuran,” bebernya.

"Jadi para pengajar lebih terlindungi dan mendapat manfaatnya," pungkas dia.



Video Rekomendasi

Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tinjau Operasi Prokes di Jaksel, Anies: Kita Peringatkan Semua untuk Taati Aturan

Tinjau Operasi Prokes di Jaksel, Anies: Kita Peringatkan Semua untuk Taati Aturan

Megapolitan
Dua Taman Akan Dibangun di Jakarta Barat, Rencananya Selesai November Tahun Ini

Dua Taman Akan Dibangun di Jakarta Barat, Rencananya Selesai November Tahun Ini

Megapolitan
Hari Ini, Angka Kematian Akibat Covid-19 di Jakarta Tertinggi Kedua Sejak Pandemi

Hari Ini, Angka Kematian Akibat Covid-19 di Jakarta Tertinggi Kedua Sejak Pandemi

Megapolitan
Sidak Malam ke Kemang, Anies: Kita Temukan Praktek Tidak Bertanggung Jawab

Sidak Malam ke Kemang, Anies: Kita Temukan Praktek Tidak Bertanggung Jawab

Megapolitan
PPDB Jakarta Jalur Zonasi untuk Jenjang SD Dibuka 21 Juni 2021

PPDB Jakarta Jalur Zonasi untuk Jenjang SD Dibuka 21 Juni 2021

Megapolitan
PPDB Jakarta Jenjang PAUD Dibuka Senin Depan

PPDB Jakarta Jenjang PAUD Dibuka Senin Depan

Megapolitan
Peserta Vaksinasi di Stadion Patriot Candrabhaga Berusia 18 Tahun ke Atas

Peserta Vaksinasi di Stadion Patriot Candrabhaga Berusia 18 Tahun ke Atas

Megapolitan
Penumpang Pajero Sport Buang Sampah ke Kali Jagakarsa Terancam Denda Rp 500.000

Penumpang Pajero Sport Buang Sampah ke Kali Jagakarsa Terancam Denda Rp 500.000

Megapolitan
Update 18 Juni: Kasus Baru Covid-19 di Kota Tangerang Bertambah 54

Update 18 Juni: Kasus Baru Covid-19 di Kota Tangerang Bertambah 54

Megapolitan
Odong-odong, Moda Transportasi Penghubung Kampung Pulo dengan Rusun Jatinegara Barat

Odong-odong, Moda Transportasi Penghubung Kampung Pulo dengan Rusun Jatinegara Barat

Megapolitan
Pemkot Jaksel Akan Kerja Sama dengan Polisi untuk Kejar Penumpang Pajero yang Buang Sampah ke Kali

Pemkot Jaksel Akan Kerja Sama dengan Polisi untuk Kejar Penumpang Pajero yang Buang Sampah ke Kali

Megapolitan
Motif Pengeroyokan di Taman Sari, Pelaku Curiga Korban Informan Polisi

Motif Pengeroyokan di Taman Sari, Pelaku Curiga Korban Informan Polisi

Megapolitan
Road Bike Dilarang Melintas JLNT Mulai Minggu Besok

Road Bike Dilarang Melintas JLNT Mulai Minggu Besok

Megapolitan
Anies: Malam Ini Kita Lakukan Operasi Pendisiplinan Tanpa Kompromi!

Anies: Malam Ini Kita Lakukan Operasi Pendisiplinan Tanpa Kompromi!

Megapolitan
Kasus Covid-19 Melonjak, Keuskupan Agung Jakarta Minta Paroki di Zona Merah Hentikan Misa Offline

Kasus Covid-19 Melonjak, Keuskupan Agung Jakarta Minta Paroki di Zona Merah Hentikan Misa Offline

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X