Kompas.com - 06/05/2021, 16:02 WIB
Marwan (kiri) bersama Kasatlantas Polres Tangerang Selatan AKP Bayu Marfiando saat penyerahan sepeda motor baru, Senin (26/4/2021). Dokumentasi Polres Tangerang SelatanMarwan (kiri) bersama Kasatlantas Polres Tangerang Selatan AKP Bayu Marfiando saat penyerahan sepeda motor baru, Senin (26/4/2021).

JAKARTA, KOMPAS.com - Setiap warga negara Indonesia yang melakukan pelanggaran sejatinya diberikan sanksi ataupun hukuman agar timbul efek jera.

Namun, hal ini tidak berlaku bagi dua pria yang baru saja dinobatkan sebagai duta.

Belum lama ini, tepatnya pada 27 April 2021 lalu, seorang pria bernama Marwan yang viral karena melakukan atraksi berbahaya sambil mengendarai sepeda motornya malah dinobatkan sebagai duta keselamatan lalu lintas.

Hal sama dialami oleh Nawir. Pemuda yang viral karena meminta seorang pengunjung masjid mencopot masker di tengah situasi pandemi Covid-19 ini malah didapuk sebagai duta protokol kesehatan.

Baca juga: Konflik Jemaah Dilarang Bermasker di Masjid Bekasi, Pemuda Arogan Jadi Duta Masker

Duta keselamatan lalu lintas

Gelar duta keselamatan lalu lintas ini diberikan kepada Marwan oleh Polres Tangerang Selatan.

Padahal, pria tersebut kedapatan mengendarai sepeda motornya sambil melepaskan tangan dan duduk bersila di Jalan Boulevard Bintaro, Tangerang Selatan.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Aksi ini direkam oleh pengguna jalan lain, diunggah ke internet dan menjadi viral.

Polisi langsung mengamankan Marwan dan melakukan penilangan. Namun, tidak lama berselang, ia malah dinobatkan sebagai duta.

"Perintah dari Bapak Kapolres untuk Bapak Marwan ini kami anugerahi Duta Keselamatan Berlalu Lintas," ujar Kasatlantas Polres Tangerang Selatan AKP Bayu Marfiando, Selasa (27/4/2021).

Baca juga: Saat Ditilang Polisi, Pengemudi Ini Mengaku Seorang Jenderal Kekaisaran Sunda Nusantara

Penobatan tersebut diharapkan bisa menjadi beban moral bagi Marwan sehingga ia tidak mengulangi aksi berbahaya di jalan raya.

"Harapannya ini menjadi beban beliau, agar tidak mengulangi lagi kegiatan tersebut dan ke depan akan menjadi teladan," imbuh Bayu.

Selain itu, polisi juga menghadiahi Marwan sepeda motor dengan alasan kondisi motor milik Marwan sudah tidak layak untuk digunakan mencari nafkah mengangkut rumput liar.

Duta protokol kesehatan

Penobatan Nawir sebagai duta protokol kesehatan bermula dari cekcoknya dengan seorang pengunjung Masjid Al Amanah, Bekasi, yang direkam dan menjadi viral.

Nawir viral karena bertindak arogan, membentak, bahkan mencopot masker yang dikenakan pengunjung masjid bernama Roni. Pada saat itu Roni mendatangi Masjid Al Amanah untuk menunaikan ibadah shalat.

Baca juga: Habis Viral, Pengemudi Motor yang Duduk Bersila Jadi Duta Keselamatan hingga Dapat Motor Baru

Banyak warganet yang menyaksikan video tersebut geram dan marah akan arogansi Nawir. Namun, kasus ini ternyata sudah selesai dan berakhir damai.

"Saya minta sahabat kami, netizen, untuk menerima kembali sahabat-sahabat kami ini, menjadi saudara kita. Islam itu indah, tidak ada ajaran-ajaran Islam untuk saling ribut," ujar Roni ketika menyambangi Al Amanah, Rabu (5/5/2021).

Roni kemudian memasang masker di wajah Nawir. Hal itu sekaligus simbolisasi atas penyerahan bantuan 2 dus masker unutk Masjid Al Amanah.

Penyerahan bantuan ini disaksikan langsung oleh petugas keamanan setempat dari instansi TNI dan Polri.

"Mas, ada dua pilihan. Mas Nawir memilih secara hukum, atau Mas Nawir akan menjadi duta masker prokes yang akan dijalankan di tidak hanya masjid, tapi Indonesia?" tanya Roni kepada Nawir.

Baca juga: Saat Roni Berbesar Hati Maafkan dan Minta Pemuda Arogan di Masjid Bekasi Jadi Duta Masker

"Duta prokes, sumpah demi Allah," jawab Nawir. Nawir kemudian menyatakan pula permintaan maafnya atas arogansi yang telah ia perlihatkan dalam konflik yang terjadi pada akhir April 2021 itu.

"Untuk semua masalah yang terjadi, alhamudlillah saya dan Pak Roni sudah menyelesaikannya di polsek dan kepada media," ujar pemuda itu.

"Adapun pembicaraan saya yang kemarin, arogansi, saya mohon maaf, karena saya juga manusia, yang penuh khilaf, saya mohon maaf kepada media dan para netizen," lanjut Nawir.

"Alhamdulillah, dipercaya jadi duta masker, jalankan sebaik mungkin supaya tak terulang lagi. Dan saya akan menjalankan sebaik mungkin prokes dari pemerintah," katanya.

(Penulis: Tria Sutrisna, Vitorio Mantalean/ Editor: Egidius Patnistik, Jessi Carina)



Video Rekomendasi

Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Senjakala Pasar Tanah Abang: Pengunjung Sepi, Kios Diobral Murah

Senjakala Pasar Tanah Abang: Pengunjung Sepi, Kios Diobral Murah

Megapolitan
UPDATE 28 Juli: Tambah 350 Kasus di Kota Tangerang, 6.796 Pasien Covid-19 Masih Dirawat

UPDATE 28 Juli: Tambah 350 Kasus di Kota Tangerang, 6.796 Pasien Covid-19 Masih Dirawat

Megapolitan
UPDATE 28 Juli: Pasien Covid-19 di Depok Turun Drastis, tapi Kasus Kematian Tinggi

UPDATE 28 Juli: Pasien Covid-19 di Depok Turun Drastis, tapi Kasus Kematian Tinggi

Megapolitan
Pemkot Jaktim Cari Cara Selesaikan Banjir akibat Luapan PHB Sulaeman di Cipinang Melayu

Pemkot Jaktim Cari Cara Selesaikan Banjir akibat Luapan PHB Sulaeman di Cipinang Melayu

Megapolitan
Prakiraan Cuaca BMKG Hari Ini: Jabodetabek Bebas Hujan, Suhu Udara Cukup Tinggi

Prakiraan Cuaca BMKG Hari Ini: Jabodetabek Bebas Hujan, Suhu Udara Cukup Tinggi

Megapolitan
Kecamatan Pulogadung Siapkan 7 Tempat Isolasi Pasien Covid-19

Kecamatan Pulogadung Siapkan 7 Tempat Isolasi Pasien Covid-19

Megapolitan
Pemprov DKI: Pelanggan Pangkas Rambut Wajib Miliki Sertifikat Vaksin

Pemprov DKI: Pelanggan Pangkas Rambut Wajib Miliki Sertifikat Vaksin

Megapolitan
Daftar Terbaru Hotel untuk Isolasi Mandiri Berbayar di Jakarta

Daftar Terbaru Hotel untuk Isolasi Mandiri Berbayar di Jakarta

Megapolitan
RedDoorz Sayangkan Peristiwa yang Menimpa Hotelnya di Ampera Raya

RedDoorz Sayangkan Peristiwa yang Menimpa Hotelnya di Ampera Raya

Megapolitan
Perumahan Beverly Hills Jababeka Jadi Tempat Isolasi Pekerja Industri yang Positif Covid-19

Perumahan Beverly Hills Jababeka Jadi Tempat Isolasi Pekerja Industri yang Positif Covid-19

Megapolitan
UPDATE 28 Juli: Kabupaten Bekasi Catat 285 Kasus Baru Covid-19, 6 Pasien Meninggal

UPDATE 28 Juli: Kabupaten Bekasi Catat 285 Kasus Baru Covid-19, 6 Pasien Meninggal

Megapolitan
Polisi: Tak Ditemukan Bukti Kuat Terkait Dugaan Kerumunan dan Praktik Prostitusi di RedDoorz Ampera Raya

Polisi: Tak Ditemukan Bukti Kuat Terkait Dugaan Kerumunan dan Praktik Prostitusi di RedDoorz Ampera Raya

Megapolitan
Vaksinasi Covid-19 Dosis Lengkap di Tangsel Baru Tercapai 14 Persen dari Target 1 Juta Penduduk

Vaksinasi Covid-19 Dosis Lengkap di Tangsel Baru Tercapai 14 Persen dari Target 1 Juta Penduduk

Megapolitan
UPDATE 28 Juli: Tambah 5.525 Kasus Covid-19 di Jakarta, 11.035 Pasien Sembuh

UPDATE 28 Juli: Tambah 5.525 Kasus Covid-19 di Jakarta, 11.035 Pasien Sembuh

Megapolitan
Penerima Bansos Kena Pungli, Mensos Risma: Kalau Urusan Itu Tak Selesai, Kapan Warga Sejahtera!

Penerima Bansos Kena Pungli, Mensos Risma: Kalau Urusan Itu Tak Selesai, Kapan Warga Sejahtera!

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X