Terindikasi Hendak Mudik, Puluhan Kendaraan Diputar Balik di Gerbang Tol Bitung

Kompas.com - 06/05/2021, 16:13 WIB
Sejumlah kendaraan pribadi yang terindikasi hendak mudik Lebaran 2021 diberhentikan dan diperiksa petugas di Pos Penyekatan Gerbang Tol Betung, Kabupaten Tangerang, Kamis (6/5/2021). Dokumentasi Polres Tangerang SelatanSejumlah kendaraan pribadi yang terindikasi hendak mudik Lebaran 2021 diberhentikan dan diperiksa petugas di Pos Penyekatan Gerbang Tol Betung, Kabupaten Tangerang, Kamis (6/5/2021).
|

TANGERANG SELATAN, KOMPAS.com - Pos penyekatan di Gebang Tol Bitung, Kabupaten Tangerang, untuk mencegah pemudik mulai dioperasikan pada hari pertama masa larangan mudik Lebaran 2021, Kamis (6/5/2021).

Puluhan kendaraan pribadi yang terindikasi hendak melakukan aktivitas mudik pun diperiksa. Beberapa di antaranya bahkan dilarang melanjutkan perjalan dan diminta putar arah.

Kasatlantas Polres Tangerang Selatan AKP Bayu Marfiando menjelaskan, sudah lebih dari 50 kendaraan yang terindikasi akan mudik dan diminta putar balik oleh petugas gabungan hingga Kamis Sore.

Baca juga: 20 Kendaraan Disuruh Putar Balik dari Jatiuwung Kota Tangerang, Pengemudinya Bermasam Muka

"Yang diminta putar balik data sementara ini sudah ada lebih dari 50 kendaraan, kami akan cek lagi," ujar Bayu saat dihubungi Kompas.com, Kamis (6/5/2021).

"Saat kami tanyakan tidak bisa menunjukan syarat-syarat untuk bepergian seperti SIKM dan sebagainya. Akhirnya kita putar balikkan," sambungnya.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Menurut Bayu, puluhan kendaraan yang diberhentikan lalu diputar balik itu, terlihat mengangkut beberapa penumpang dan membawa sejumlah barang layaknya pemudik.

Baca juga: Warga Kota Tangerang Tak Perlu SIKM untuk Keliling Jabodetabek

Selain itu, lanjut dia, terdapat pula pengendara yang saat diberhentikan petugas langsung mengakui hendak mudik ke kampung halaman.

"Ada yang memang mengaku mau mudik. Tapi ada juga yang alasan kerja, setelah dilihat, terus ditambah lagi barang bawaannya, hampir bisa dipastikan mau mudik," kata Bayu.

Saat ini, petugas gabungan dari unsur TNI-Polri dan Pemerintah Kabupaten Tangerang masih akan terus melakukan pemantauan terhadap kendaraan yang melintas.

Baca juga: Buntut Pekerja Protes Penyekatan Jalur Mudik, Polisi Buka Tutup GT Cikarang Barat

"Harapan kami dengan pengecekan ini, masyarakat juga jadi jera ya untuk mencoba mudik ditengah larangan," pungkasnya.

Adapun ketentuan larangan mudik dan pengetatan perjalanan tertuang dalam Surat Edaran Satgas Penanganan Covid-19 Nomor 13 Tahun 2021.

Lewat surat edaran tersebut, pemerintah menetapkan larangan mudik lebaran 2021 mulai 6-17 Mei 2021. Dengan begitu, masyarakat dilarang mudik atau bepergian ke luar kota pada periode tersebut.

Selain itu, pemerintah juga memberlakukan pengetatan persyaratan pelaku perjalanan dalam negeri (PPDN) yang berlaku 22 April-5 Mei dan 18-24 Mei 2021.

Selama periode tersebut, warga masih tetap diperbolehkan bepergian keluar kota dengan melampirkan hasil tes Covid-19.



Video Rekomendasi

Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tinjau Operasi Prokes di Jaksel, Anies: Kita Peringatkan Semua untuk Taati Aturan

Tinjau Operasi Prokes di Jaksel, Anies: Kita Peringatkan Semua untuk Taati Aturan

Megapolitan
Dua Taman Akan Dibangun di Jakarta Barat, Rencananya Selesai November Tahun Ini

Dua Taman Akan Dibangun di Jakarta Barat, Rencananya Selesai November Tahun Ini

Megapolitan
Hari Ini, Angka Kematian Akibat Covid-19 di Jakarta Tertinggi Kedua Sejak Pandemi

Hari Ini, Angka Kematian Akibat Covid-19 di Jakarta Tertinggi Kedua Sejak Pandemi

Megapolitan
Sidak Malam ke Kemang, Anies: Kita Temukan Praktek Tidak Bertanggung Jawab

Sidak Malam ke Kemang, Anies: Kita Temukan Praktek Tidak Bertanggung Jawab

Megapolitan
PPDB Jakarta Jalur Zonasi untuk Jenjang SD Dibuka 21 Juni 2021

PPDB Jakarta Jalur Zonasi untuk Jenjang SD Dibuka 21 Juni 2021

Megapolitan
PPDB Jakarta Jenjang PAUD Dibuka Senin Depan

PPDB Jakarta Jenjang PAUD Dibuka Senin Depan

Megapolitan
Peserta Vaksinasi di Stadion Patriot Candrabhaga Berusia 18 Tahun ke Atas

Peserta Vaksinasi di Stadion Patriot Candrabhaga Berusia 18 Tahun ke Atas

Megapolitan
Penumpang Pajero Sport Buang Sampah ke Kali Jagakarsa Terancam Denda Rp 500.000

Penumpang Pajero Sport Buang Sampah ke Kali Jagakarsa Terancam Denda Rp 500.000

Megapolitan
Update 18 Juni: Kasus Baru Covid-19 di Kota Tangerang Bertambah 54

Update 18 Juni: Kasus Baru Covid-19 di Kota Tangerang Bertambah 54

Megapolitan
Odong-odong, Moda Transportasi Penghubung Kampung Pulo dengan Rusun Jatinegara Barat

Odong-odong, Moda Transportasi Penghubung Kampung Pulo dengan Rusun Jatinegara Barat

Megapolitan
Pemkot Jaksel Akan Kerja Sama dengan Polisi untuk Kejar Penumpang Pajero yang Buang Sampah ke Kali

Pemkot Jaksel Akan Kerja Sama dengan Polisi untuk Kejar Penumpang Pajero yang Buang Sampah ke Kali

Megapolitan
Motif Pengeroyokan di Taman Sari, Pelaku Curiga Korban Informan Polisi

Motif Pengeroyokan di Taman Sari, Pelaku Curiga Korban Informan Polisi

Megapolitan
Road Bike Dilarang Melintas JLNT Mulai Minggu Besok

Road Bike Dilarang Melintas JLNT Mulai Minggu Besok

Megapolitan
Anies: Malam Ini Kita Lakukan Operasi Pendisiplinan Tanpa Kompromi!

Anies: Malam Ini Kita Lakukan Operasi Pendisiplinan Tanpa Kompromi!

Megapolitan
Kasus Covid-19 Melonjak, Keuskupan Agung Jakarta Minta Paroki di Zona Merah Hentikan Misa Offline

Kasus Covid-19 Melonjak, Keuskupan Agung Jakarta Minta Paroki di Zona Merah Hentikan Misa Offline

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X