5 Bus Berangkat dari Terminal Kalideres untuk Melayani Perjalanan Non-Mudik

Kompas.com - 06/05/2021, 20:56 WIB
Suasana terminal bus Kalideres, Rabu (5/5/2021). Kompas.com/Sonya Teresa Suasana terminal bus Kalideres, Rabu (5/5/2021).

JAKARTA, KOMPAS.com - Lima bus antar-kota antar-provinsi (AKAP) berangkat dari Terminal Kalideres, pada Kamis (6/5/2021).

Seluruh bus tersebut beroperasi untuk mengangkut penumpang dengan perjalanan non-mudik. Total penumpang yang berangkat dengan lima bus tersebut adalah 22 orang.

Adapun, bus yang dapat beroperasi di Terminal Kalideres pada masa larangan mudik berjumlah 18.

Baca juga: Terminal Pulo Gebang Tak Batasi Keberangkatan Bus Berstiker Khusus Selama Periode Larangan Mudik

"Lima bus berangkat hari ini, yang pertama mengangkut dua penumpang, yang kedua delapan penumpang, yang ketiga sembilan penumpang," ungkap Kepala Terminal Kalideres Revi Zulkarnaen, saat dihubungi, Kamis.

"Lalu keempat dua penumpang, yang kelima satu penumpang," imbuh Revi.

Menurut Revi, penumpang yang berangkat adalah mereka yang memiliki kebutuhan perjalanan dinas, sakit, dan ada kerabat yang meninggal dunia.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Tapi paling banyak itu yang perjalanan dinas," kata Revi.

Baca juga: Travel Gelap Bikin Resah Sejumlah Sopir Bus Terminal Kalideres

Dijelaskan Revi, terdapat sepuluh orang calon penumpang yang gagal berangkat dari Terminal Kalideres.

"Ada 10 yang nggak bisa berangkat itu gara-gara persyaratan nggak lengkap, jadi disuruh kembali lg," jelas Revi.

Revi menyatakan, kondisi Terminal Kalideres di hari pertama diberlakukannya larangan mudik ini terbilang sepi.

Adapun, Terminal Kalideres adalah satu dari dua Terminal Bus di Jakarta yang melayani perjalanan non-mudik di masa larangan mudik 6-17 Mei 2021.

Selain Terminal Kalideres, penumpang yang hendak melakukan perjalanan mendesak non-mudik dapat mengakses Terminal Pulogebang.



Video Rekomendasi

Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Karpet Merah untuk Road Bike dan Keinginan Polri Bongkar Jalur Sepeda Sudirman-Thamrin

Karpet Merah untuk Road Bike dan Keinginan Polri Bongkar Jalur Sepeda Sudirman-Thamrin

Megapolitan
Fakta Kasus Anji: Impor Ganja dari Amerika hingga Permohonan Maaf

Fakta Kasus Anji: Impor Ganja dari Amerika hingga Permohonan Maaf

Megapolitan
Daftar Lengkap Hotel dan Tempat Isolasi Mandiri Pasien Covid-19 di Jakarta

Daftar Lengkap Hotel dan Tempat Isolasi Mandiri Pasien Covid-19 di Jakarta

Megapolitan
PPDB Kota Tangerang Jenjang SD Jalur Zonasi Dibuka Pukul 08.00 WIB, Simak Syarat dan Prosedurnya

PPDB Kota Tangerang Jenjang SD Jalur Zonasi Dibuka Pukul 08.00 WIB, Simak Syarat dan Prosedurnya

Megapolitan
Kamis Ini Jadwal Lapor Diri PPDB Jakarta 2021 Jalur Afirmasi Jenjang SMP dan SMA

Kamis Ini Jadwal Lapor Diri PPDB Jakarta 2021 Jalur Afirmasi Jenjang SMP dan SMA

Megapolitan
UPDATE: Tambah 53 Kasus di Kota Tangerang, 446 Pasien Covid-19 Masih Dirawat

UPDATE: Tambah 53 Kasus di Kota Tangerang, 446 Pasien Covid-19 Masih Dirawat

Megapolitan
Fakta Penangkapan Polisi Gadungan, Berawal Penindakan Pelat Nomor hingga Simpan KTA Palsu

Fakta Penangkapan Polisi Gadungan, Berawal Penindakan Pelat Nomor hingga Simpan KTA Palsu

Megapolitan
Kamis Ini, Rizieq Shihab Akan Sampaikan Duplik Kasus Tes Usap RS Ummi

Kamis Ini, Rizieq Shihab Akan Sampaikan Duplik Kasus Tes Usap RS Ummi

Megapolitan
Perjalanan Panjang MRT Jakarta, Dicetuskan Habibie dan Dieksekusi Jokowi-Ahok

Perjalanan Panjang MRT Jakarta, Dicetuskan Habibie dan Dieksekusi Jokowi-Ahok

Megapolitan
UPDATE: Tambah 663 Kasus Covid-19 di Kota Bekasi, 1.378 Pasien Masih Dirawat

UPDATE: Tambah 663 Kasus Covid-19 di Kota Bekasi, 1.378 Pasien Masih Dirawat

Megapolitan
UPDATE: Tambah 303 Kasus Covid-19 di Depok, 5 Pasien Meninggal

UPDATE: Tambah 303 Kasus Covid-19 di Depok, 5 Pasien Meninggal

Megapolitan
Prakiraan Cuaca BMKG Kamis: Sebagian Jabodetabek Berpotensi Hujan

Prakiraan Cuaca BMKG Kamis: Sebagian Jabodetabek Berpotensi Hujan

Megapolitan
Pabrik Percetakan di Kawasan Industri Pulogadung Terbakar

Pabrik Percetakan di Kawasan Industri Pulogadung Terbakar

Megapolitan
Kebanjiran Saat Isolasi Mandiri, Pasutri Pasien Covid-19 di Bekasi Dievakuasi

Kebanjiran Saat Isolasi Mandiri, Pasutri Pasien Covid-19 di Bekasi Dievakuasi

Megapolitan
Gandeng Ritase, PT APSD Bakal Digitalisasi Pengelolaan Gudang di Bandara

Gandeng Ritase, PT APSD Bakal Digitalisasi Pengelolaan Gudang di Bandara

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X