Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Usia Bukan Faktor Utama, Zonasi PPDB DKI Jakarta 2021 Utamakan Calon Siswa di Satu RT/RW

Kompas.com - 10/05/2021, 14:48 WIB
Theresia Ruth Simanjuntak

Penulis

JAKARTA, KOMPAS.com - Sistem Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) DKI Jakarta jalur zonasi untuk tahun ajaran 2021/2022 kini ditentukan dan dibagi menjadi tiga prioritas.

Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) DKI Nahdiana mengatakan letak rumah calon siswa menjadi prioritas dalam penentuan seleksi PPDB tahun ajaran baru nanti.

Adapun prioritas pertama adalah calon siswa yang rumahnya berada di RT yang sama dengan sekolah yang dituju.

"Maka prioritas di tahun ini berdasarkan evaluasi tahun lalu masukan masyarakat di tahun lalu, tahun ini yang berhimpitan (dekat) dengan sekolah, prioritas satu namanya, sama tuh lokasi (rumah calon siswa) RT nya sama dengan (RT lokasi) sekolah," kata Nahdiana dalam acara webinar virtual, Sabtu (8/5/2021).

Baca juga: PPDB Jakarta 2021: Syarat Usia Masuk Sekolah Mulai dari TK hingga SMA

Lalu, pada prioritas kedua, zonasi diperluas dengan RT irisan di sekitar sekolah berada atau masih satu RW dengan lokasi sekolah.

Apabila zonasi diperluas dan kapasitas sekolah tidak mencukupi, Nahdiana melanjutkan, maka seleksi akan menggunakan kriteria usia.

Ambil contoh, satu sekolah memiliki daya tampung PPDB 100 siswa.

Baca juga: Jadwal PPDB Jakarta 2021 Jalur Zonasi Tingkat SD, SMP, dan SMA

Jika daya tampung sudah terisi 50 siswa dari zonasi prioritas pertama, dan pendaftar zonasi prioritas kedua berjumlah 75 orang, maka penentuan 50 siswa yang lolos menggunakan kriteria usia.

"Kita berikan tanpa seleksi (usia), namun di sekolah tertentu, jumlah (daya tampung) anak sekolah tertentu (terbatas), maka (seleksi berdasarkan) usia akan dipakai," jelas Nahdiana.

Terakhir, prioritas ketiga. Opsi ini diperuntukkan bagi kelurahan yang tidak memiliki sekolah negeri.

Baca juga: PPDB Jakarta 2021, Calon Siswa KK Non-DKI Bisa Ikut Jalur Pindah Tugas Orangtua

Sebagai catatan, ada 168 kelurahan di Jakarta yang tidak memiliki sekolah menengah atas (SMA) atau sederajat.

Selain itu, ada 28 kelurahan di Ibu Kota yang tidak memiliki sekolah menengah pertama (SMP) atau sederajat.

Halaman:
Baca tentang
Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Operasi Pasar Beras Murah di Bekasi Diwarnai Kericuhan, Warga:Tidak Pernah Seperti Ini Sebelumnya!

Operasi Pasar Beras Murah di Bekasi Diwarnai Kericuhan, Warga:Tidak Pernah Seperti Ini Sebelumnya!

Megapolitan
Pedagang: Kalau Mau Harga Beras Turun, Semua Tergantung Pemerintah

Pedagang: Kalau Mau Harga Beras Turun, Semua Tergantung Pemerintah

Megapolitan
Aksi Mencurigakan, Maling Motor di Johar Baru Langsung Diciduk Polisi

Aksi Mencurigakan, Maling Motor di Johar Baru Langsung Diciduk Polisi

Megapolitan
Aprindo: Kami Tetap Jual Beras SPHP bersama Beras Premium di Ritel Modern Jabodetabek

Aprindo: Kami Tetap Jual Beras SPHP bersama Beras Premium di Ritel Modern Jabodetabek

Megapolitan
11 Remaja Ditangkap Saat Hendak Tawuran di Jakpus, Bawa Celurit Ukuran Besar

11 Remaja Ditangkap Saat Hendak Tawuran di Jakpus, Bawa Celurit Ukuran Besar

Megapolitan
Siasat Pencuri Mobil Berkedok Teman Kencan di Johar Baru: Curi Kunci di Kamar Kos, lalu Kabur ke Sukabumi

Siasat Pencuri Mobil Berkedok Teman Kencan di Johar Baru: Curi Kunci di Kamar Kos, lalu Kabur ke Sukabumi

Megapolitan
Polisi Buru Maling Motor Bersenjata Api di Palmerah

Polisi Buru Maling Motor Bersenjata Api di Palmerah

Megapolitan
Jambret di Sunter Terekam CCTV, Rampas Ponsel Warga di Depan Gerbang Jubilee School

Jambret di Sunter Terekam CCTV, Rampas Ponsel Warga di Depan Gerbang Jubilee School

Megapolitan
Tamara Tyasmara Laporkan Angger Dimas ke Polisi Terkait Kasus Penganiayaan

Tamara Tyasmara Laporkan Angger Dimas ke Polisi Terkait Kasus Penganiayaan

Megapolitan
Mau Tawuran, Pemakai Sekaligus Pengedar Sabu Tertangkap di Johar Baru

Mau Tawuran, Pemakai Sekaligus Pengedar Sabu Tertangkap di Johar Baru

Megapolitan
Kata Pedagang di Bekasi, Februari 2024 Jadi Puncak Tertinggi Kenaikan Harga Beras

Kata Pedagang di Bekasi, Februari 2024 Jadi Puncak Tertinggi Kenaikan Harga Beras

Megapolitan
Penyiram Air Keras di Johar Baru Beli HCL di 'Marketplace'

Penyiram Air Keras di Johar Baru Beli HCL di "Marketplace"

Megapolitan
Kronologi Penangkapan Buronan Asal China di PIK, Sempat Tunjukkan KTP dan Fasih Bahasa Indonesia

Kronologi Penangkapan Buronan Asal China di PIK, Sempat Tunjukkan KTP dan Fasih Bahasa Indonesia

Megapolitan
Cerita Madaris Putar Otak demi Punya Penghasilan Tambahan untuk Beli Pangan yang Harganya Melambung...

Cerita Madaris Putar Otak demi Punya Penghasilan Tambahan untuk Beli Pangan yang Harganya Melambung...

Megapolitan
Penyiram Air Keras di Johar Baru Tertangkap Setelah Buron 5 Bulan

Penyiram Air Keras di Johar Baru Tertangkap Setelah Buron 5 Bulan

Megapolitan
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com