Kompas.com - 11/05/2021, 13:39 WIB
Suasana Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta, Kota Tangerang, pada Rabu (5/5/2021). Hampir tak ada penumpang pesawat menjelang larangan mudik Lebaran diterapkan pada 6-17 Mei 2021. KOMPAS.com/MUHAMMAD NAUFALSuasana Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta, Kota Tangerang, pada Rabu (5/5/2021). Hampir tak ada penumpang pesawat menjelang larangan mudik Lebaran diterapkan pada 6-17 Mei 2021.

TANGERANG, KOMPAS.com - Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi meminta PT Angkasa Pura (AP) II meningkatkan layanan usai Lebaran 2021, khususnya hari Minggu (17/5/2021).

Menurut Budi, hari Minggu mendatang merupakan puncak arus balik mudik Lebaran 2021. Bandara Soekarno-Hatta yang berada di bawah PT AP II bakal mengalami peningkatan kedatangan penumpang pesawat pada hari itu.

"Rekan-rekan AP II, mulai tanggal 17 Mei (2021) itu akan terjadi kenaikan (kedatangan penumpang), layanan musti disiapkan dengan baik," kata Budi di Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta, Kota Tangerang, Selasa ini.

Baca juga: Lima Hari Larangan Mudik, 15.000 Penumpang Berangkat dari Bandara Soekarno-Hatta

"Hari Minggu, H+2 (Lebaran), merupakan puncak pertama (arus balik mudik Lebaran). Layanan harus ditingkatkan dengan baik," tambah dia.

Budi menambahkan, selama larangan mudik Lebaran 2021 diterapkan, pergerakan penumpang pesawat di Soekarno-Hatta memang menurun hingga 90 persen. Sejak hari pertama larangan mudik Lebaran pada 6 Mei 2021, rata-rata ada 7.000-8.000 pergerakan penumpang di bandara tersebut.

"Mulai tanggal 6 Mei 2021 terjadi penurunan yang signifikan, kurang lebih 90 persen. Sekarang rata-rata tiap hari 7000-8000 penumpang yang bergerak," ujar Budi.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Meski demikian, dia memastikan bahwa operasional bandara terbesar se-Indonesia itu tetap berjalan. Sebab, ada sejumlah orang yang memang diizinkan untuk menggunakan moda transportasi udara selama larangan mudik Lebaran 2021 berlaku.

"Walau kita tahu terjadi larangan mudik, kami memberikan kesempatan pergerakan pada mereka yang dikecualikan," kata dia.



Video Rekomendasi

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bruder Angelo Disidang karena Pencabulan Anak, Pengacara Korban: Ini Sejarah di Indonesia

Bruder Angelo Disidang karena Pencabulan Anak, Pengacara Korban: Ini Sejarah di Indonesia

Megapolitan
Pengelola Minimarket Minta Waktu Jalankan Seruan Gubernur soal Iklan Rokok

Pengelola Minimarket Minta Waktu Jalankan Seruan Gubernur soal Iklan Rokok

Megapolitan
KA Walahar, KA Jatiluhur, KA Siliwangi Kembali Beroperasi, Ini Syarat Calon Penumpang

KA Walahar, KA Jatiluhur, KA Siliwangi Kembali Beroperasi, Ini Syarat Calon Penumpang

Megapolitan
Kembali Beroperasi, Ini Jadwal KA Lokal Walahar, Jatiluhur, dan Siliwangi

Kembali Beroperasi, Ini Jadwal KA Lokal Walahar, Jatiluhur, dan Siliwangi

Megapolitan
Mobil VW Terbakar di Perempatan Ragunan

Mobil VW Terbakar di Perempatan Ragunan

Megapolitan
Satpol PP Jakpus Tertibkan 45 Lokasi yang Terpasang Iklan Rokok

Satpol PP Jakpus Tertibkan 45 Lokasi yang Terpasang Iklan Rokok

Megapolitan
Pengacara Korban Berharap Bruder Angelo Dihukum Maksimal

Pengacara Korban Berharap Bruder Angelo Dihukum Maksimal

Megapolitan
Cara Anies Antisipasi Gelombang Ketiga Covid-19 di Jakarta

Cara Anies Antisipasi Gelombang Ketiga Covid-19 di Jakarta

Megapolitan
Ini Lima Kawasan Prioritas Penataan Pemkot Jakbar

Ini Lima Kawasan Prioritas Penataan Pemkot Jakbar

Megapolitan
Produsen Tembakau Sintetis di Bogor Kemas Barang Siap Edar Dalam Bungkusan Pakan Burung

Produsen Tembakau Sintetis di Bogor Kemas Barang Siap Edar Dalam Bungkusan Pakan Burung

Megapolitan
Anies: 31.969 Jenazah Dimakamkan dengan Protokol Covid-19 Selama Pandemi

Anies: 31.969 Jenazah Dimakamkan dengan Protokol Covid-19 Selama Pandemi

Megapolitan
Data Kemendikbud: 25 Klaster Covid-19 Belajar Tatap Muka Ditemukan di Jakarta

Data Kemendikbud: 25 Klaster Covid-19 Belajar Tatap Muka Ditemukan di Jakarta

Megapolitan
Kasus Pelecehan Seksual Terhadap Bocah Perempuan di Duren Sawit Berujung Damai

Kasus Pelecehan Seksual Terhadap Bocah Perempuan di Duren Sawit Berujung Damai

Megapolitan
Upaya Pemkot Jakut Cegah Banjir, Pemetaan Titik Genangan hingga Siagakan Pompa Air

Upaya Pemkot Jakut Cegah Banjir, Pemetaan Titik Genangan hingga Siagakan Pompa Air

Megapolitan
Depok Dilanda Angin Puting Beliung, Pemkot Jaksel Bersiap Hadapi Cuaca Ekstrem

Depok Dilanda Angin Puting Beliung, Pemkot Jaksel Bersiap Hadapi Cuaca Ekstrem

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.