Kompas.com - 11/05/2021, 15:50 WIB
Suasana sidang lanjutan John Kei di Pengadilan Negeri Jakarta Barat Rabu (11/5/2021). Kompas.com/Sonya Teresa Suasana sidang lanjutan John Kei di Pengadilan Negeri Jakarta Barat Rabu (11/5/2021).

JAKARTA, KOMPAS.com - Deniel Far-Far, pengacara dari John Refra alias John Kei dituntut 18 tahun penjara oleh jaksa penuntut umum di Pengadilan Negeri Jakarta Barat, Selasa (11/5/2021) atas kasus pembunuhan berencana dan pengeroyokkan.

"Menjatuhkan pidana terhadap terdakwa Deniel Hendrik Far-Far alias Deni Kei anak dari Lambertus Far-far dengan pidana penjara selama 18 tahun dikurangi selama terdakwa berada dalam tahanan dengan permintaan tetap ditahan," kata Jaksa di persidangan Selasa.

Menurut jaksa, hal-hal yang memberatkan adalah terdakwa sebagai advokat telah mencederai profesinya yang terhormat.

Baca juga: Sidang Tuntutan John Kei, Pengacara: Kami Harap Seringan-ringannya

Kemudian, perbuatan Deniel telah mengakibatkan satu orang luka berat dan satu orang meninggal dunia.

Deniel juga menimbulkan duka bagi keluarga korban dan meresahkan masyarakat. Selain itu, Deniel dianggap berbelit-belit dalam memberikan keterangan.

"Hal-hal yang meringankan terdakwa bersikap sopan, terdakwa adalah tulang punggung keluarga dan belum pernah dihukum," kata jaksa.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Deniel dituntut melanggar Pasal 340 KUHP tentang Pembunuhan Berencana. Pasal tersebut dijadikan pasal utama dalam tuntutan terhadap Deniel.

Selain itu, Pasal 338 KUHP tentang Pembunuhan, 351 KUHP tentang penganiayaan, 170 tentang pengeroyoja yang menyebabkan korban meninggal dunia, dan Pasal 2 Ayat 1 UU Darurat RI Tahun 1951 tetang Kepemilikan Senjata Api dan Senjata Tajam.

Jaksa juga membacakan tuntutannya atas enam orang anak buah John Kei dalam sidang hari ini.

Baca juga: John Kei: Saya Minta Dibebaskan, Saya Tak Tahu Masalah Ini

Lima orang anak buah John, yakni Henra Yanto, Bony Hasferus, Semuel Rahanbinan dan Yeremias dituntut 16 tahun hukuman penjara.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Anies: Jakarta Masuki Fase Genting Penyebaran Covid-19

Anies: Jakarta Masuki Fase Genting Penyebaran Covid-19

Megapolitan
UPDATE: Tambah 178 Kasus Covid-19 di Kabupaten Bekasi, 865 Pasien Masih Dirawat

UPDATE: Tambah 178 Kasus Covid-19 di Kabupaten Bekasi, 865 Pasien Masih Dirawat

Megapolitan
Para Sopir Mengaku Tak Ada Lagi Pungli di Pelabuhan Tanjung Priok, tapi Antre Lama Bongkar Muat

Para Sopir Mengaku Tak Ada Lagi Pungli di Pelabuhan Tanjung Priok, tapi Antre Lama Bongkar Muat

Megapolitan
[POPULER JABODETABEK] Anji Ditangkap Polisi Terkait Narkoba | Lonjakan Kasus Covid-19 Jakarta

[POPULER JABODETABEK] Anji Ditangkap Polisi Terkait Narkoba | Lonjakan Kasus Covid-19 Jakarta

Megapolitan
UPDATE: Tambah 633 Kasus Covid-19 di Kota Bekasi, 6 Pasien Meninggal

UPDATE: Tambah 633 Kasus Covid-19 di Kota Bekasi, 6 Pasien Meninggal

Megapolitan
UPDATE: 350 Kasus Baru Covid-19 di Depok, Tertinggi dalam 3 Bulan

UPDATE: 350 Kasus Baru Covid-19 di Depok, Tertinggi dalam 3 Bulan

Megapolitan
PPDB Jenjang SD Kota Tangerang Dibuka, Simak Tata Cara hingga Syarat Lengkapnya

PPDB Jenjang SD Kota Tangerang Dibuka, Simak Tata Cara hingga Syarat Lengkapnya

Megapolitan
Prakiraan Cuaca BMKG Senin: Sebagian Jabodetabek Mulai Hujan Nanti Malam

Prakiraan Cuaca BMKG Senin: Sebagian Jabodetabek Mulai Hujan Nanti Malam

Megapolitan
Lonjakan Kasus Covid-19 Juga Terjadi di Depok, Jumlah Pasien Bertambah Cepat

Lonjakan Kasus Covid-19 Juga Terjadi di Depok, Jumlah Pasien Bertambah Cepat

Megapolitan
Hadapi Lonjakan Kasus Covid-19, Pemprov DKI Jakarta Tambah Fasilitas Isolasi Terkendali

Hadapi Lonjakan Kasus Covid-19, Pemprov DKI Jakarta Tambah Fasilitas Isolasi Terkendali

Megapolitan
PPDB Jenjang SD di Kota Tangerang Dibuka, Berikut Jadwal Lengkap dan Syarat Umum

PPDB Jenjang SD di Kota Tangerang Dibuka, Berikut Jadwal Lengkap dan Syarat Umum

Megapolitan
Cegah Pungli, Pelindo II Akan Lakukan Pengawasan secara Berkelanjutan

Cegah Pungli, Pelindo II Akan Lakukan Pengawasan secara Berkelanjutan

Megapolitan
Persatuan Sopir Truk Berharap Penanganan Pungli Tidak Sesaat

Persatuan Sopir Truk Berharap Penanganan Pungli Tidak Sesaat

Megapolitan
Kasus Covid-19 di Jakarta Melonjak Lagi, Dinkes Sebut 'Deja Vu' Tahun Lalu

Kasus Covid-19 di Jakarta Melonjak Lagi, Dinkes Sebut "Deja Vu" Tahun Lalu

Megapolitan
Pemkot Bogor Hibahkan Lahan untuk Pembangunan GKI Yasmin

Pemkot Bogor Hibahkan Lahan untuk Pembangunan GKI Yasmin

Megapolitan

Video Rekomendasi

komentar di artikel lainnya
Close Ads X