Kompas.com - 12/05/2021, 10:22 WIB
Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah saat ditemui di RSUD Kota Tangerang, Selasa (12/1/2021) siang. KOMPAS.com/MUHAMMAD NAUFALWali Kota Tangerang Arief R Wismansyah saat ditemui di RSUD Kota Tangerang, Selasa (12/1/2021) siang.
|

TANGERANG, KOMPAS.com - Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah mengimbau agar warga di Kota Tangerang tidak mengadakan takbiran keliling saat malam Lebaran 2021.

Adapun imbauan itu tercantum dalam surat edaran (SE) Wali Kota Tangerang Nomor 180/1770-Bag.Hkm/2021 yang diterbitkan pada Selasa (11/5/2021).

Arief menyatakan, tujuan imbauan itu agar tidak terjadi penyebaran Covid-19 di Kota Tangerang.

"Kami mengimbau warga di Kota Tangerang untuk tidak takbiran keliling," kata Arief melalui sambungan telepon, Rabu (12/5/2021).

Baca juga: Baznas Kota Tangerang Terima Pembayaran Zakat hingga Rabu Malam

Meski demikian, kata Arief, jajarannya akan menyiapkan rangkaian takbiran virtual usai waktu shalat isya pada hari Rabu malam.

"Ini saya mau bikin takbiran virtual, (waktunya) abis (shalat) isya," tutur dia.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Dalam SE Wali Kota Tangerang Nomor 180/1770-Bag.Hkm/2021 juga tercantum aturan lain perihal pelaksanaan takbiran saat malam Lebaran 2021.

Aturan itu menyatakan, pelaksanaan takbiran di masjid atau mushala dipersilahkan.

Namun, takbiran dilakukan secara terbatas dengan kapasitas maksimal 10 persen dari total kapasitas masjid atau mushala dan wajib menerapkan protokol kesehatan secara ketat.

Tak hanya di Kota Tangerang, takbiran keliling juga dilarang dilaksanakan di DKI Jakarta.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan meminta acara malam takbiran menyabut Hari Raya Idul Fitri 1442 Hijriah digelar secara virtual.

Baca juga: Transjakarta Siapkan 11 Layanan Tambahan 14-16 Mei

Dia mengatakan, takbiran keliling tidak diizinkan. Kalaupun takbiran digelar secara langsung atau tidak virtual, tidak boleh berpindah-pindah tempat, hanya di masjid atau mushala, dengan kapasitas terbatas.

"Kegiatan takbiran dilakukan secara virtual dan dilakukan di masjid setempat dengan kapasitas 10 persen, maksimal," kata Anies di Balai Kota DKI Jakarta, Senin (10/5/2021).

Anies mengemukakan, orang yang nekat menggelar takbiran keliling akan terkena razia aparat Polda Metro Jaya.

"Akan ada filterasi dan ada crowd free management antara jam 18.00-22.00," kata Anies.



Video Rekomendasi

Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Prakiraan Cuaca BMKG Hari Ini: Jabodetabek Bebas Hujan, Suhu Udara Cukup Tinggi

Prakiraan Cuaca BMKG Hari Ini: Jabodetabek Bebas Hujan, Suhu Udara Cukup Tinggi

Megapolitan
Kecamatan Pulogadung Siapkan 7 Tempat Isolasi Pasien Covid-19

Kecamatan Pulogadung Siapkan 7 Tempat Isolasi Pasien Covid-19

Megapolitan
Pemprov DKI: Pelanggan Pangkas Rambut Wajib Miliki Sertifikat Vaksin

Pemprov DKI: Pelanggan Pangkas Rambut Wajib Miliki Sertifikat Vaksin

Megapolitan
Daftar Terbaru Hotel untuk Isolasi Mandiri Berbayar di Jakarta

Daftar Terbaru Hotel untuk Isolasi Mandiri Berbayar di Jakarta

Megapolitan
RedDoorz Sayangkan Peristiwa yang Menimpa Hotelnya di Ampera Raya

RedDoorz Sayangkan Peristiwa yang Menimpa Hotelnya di Ampera Raya

Megapolitan
Perumahan Beverly Hills Jababeka Jadi Tempat Isolasi Pekerja Industri yang Positif Covid-19

Perumahan Beverly Hills Jababeka Jadi Tempat Isolasi Pekerja Industri yang Positif Covid-19

Megapolitan
UPDATE 28 Juli: Kabupaten Bekasi Catat 285 Kasus Baru Covid-19, 6 Pasien Meninggal

UPDATE 28 Juli: Kabupaten Bekasi Catat 285 Kasus Baru Covid-19, 6 Pasien Meninggal

Megapolitan
Polisi: Tak Ditemukan Bukti Kuat Terkait Dugaan Kerumunan dan Praktik Prostitusi di RedDoorz Ampera Raya

Polisi: Tak Ditemukan Bukti Kuat Terkait Dugaan Kerumunan dan Praktik Prostitusi di RedDoorz Ampera Raya

Megapolitan
Vaksinasi Covid-19 Dosis Lengkap di Tangsel Baru Tercapai 14 Persen dari Target 1 Juta Penduduk

Vaksinasi Covid-19 Dosis Lengkap di Tangsel Baru Tercapai 14 Persen dari Target 1 Juta Penduduk

Megapolitan
UPDATE 28 Juli: Tambah 5.525 Kasus Covid-19 di Jakarta, 11.035 Pasien Sembuh

UPDATE 28 Juli: Tambah 5.525 Kasus Covid-19 di Jakarta, 11.035 Pasien Sembuh

Megapolitan
Penerima Bansos Kena Pungli, Mensos Risma: Kalau Urusan Itu Tak Selesai, Kapan Warga Sejahtera!

Penerima Bansos Kena Pungli, Mensos Risma: Kalau Urusan Itu Tak Selesai, Kapan Warga Sejahtera!

Megapolitan
Update 28 Juli: Kasus Baru Covid-19 di Tangsel Bertambah 606

Update 28 Juli: Kasus Baru Covid-19 di Tangsel Bertambah 606

Megapolitan
Pemkot Bogor Kejar Target Vaksinasi Covid-19 Sebanyak 15.000 Orang per Hari

Pemkot Bogor Kejar Target Vaksinasi Covid-19 Sebanyak 15.000 Orang per Hari

Megapolitan
Plasma Konvalesen Keruh, Sejumlah Penyintas Covid-19 di Kota Tangerang Gagal Jadi Donor

Plasma Konvalesen Keruh, Sejumlah Penyintas Covid-19 di Kota Tangerang Gagal Jadi Donor

Megapolitan
Kendaraan Dinas Terminal Pulogebang Disulap Jadi Angkutan Jenazah dan Pasien Covid-19

Kendaraan Dinas Terminal Pulogebang Disulap Jadi Angkutan Jenazah dan Pasien Covid-19

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X