Warga 82 RW Zona Merah di Jakarta Diminta Shalat Id di Rumah, Ini Daftarnya

Kompas.com - 13/05/2021, 06:07 WIB
Umat muslim melaksanakan shalat Idul Adha di Jalan Pramuka Raya, Cempaka Putih, Jakarta Timur, Jumat (31/7/2020). Umat muslim menggelar shalat Idul Adha secara berjamaah dengan menerapkan protokol kesehatan seperti jaga jarak serta wajib mengenakan masker guna mencegah penyebaran COVID-19. KOMPAS.com/GARRY LOTULUNGUmat muslim melaksanakan shalat Idul Adha di Jalan Pramuka Raya, Cempaka Putih, Jakarta Timur, Jumat (31/7/2020). Umat muslim menggelar shalat Idul Adha secara berjamaah dengan menerapkan protokol kesehatan seperti jaga jarak serta wajib mengenakan masker guna mencegah penyebaran COVID-19.

JAKARTA, KOMPAS.com - Dewan Masjid Indonesia (DMI) DKI Jakarta menyatakan bahwa masyarakat yang tinggal di zona merah COVID-19 di Jakarta tidak diperkenankan menggelar Shalat Idul Fitri 1442 Hijriah secara berjamaah, baik di masjid atau lapangan atau tempat lainnya.

"Untuk yang di zona merah Shalat Id-nya tetaplah untuk di rumah saja," kata Ketua DMI DKI Jakarta KH Makmun Al Ayyubi saat dihubungi di Jakarta, Rabu (12/5/2021), seperti dikutip Antara.

Hal tersebut sesuai dengan seruan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dalam rangka memutus penyebaran virus Covid-19.

Baca juga: Anies Imbau Warga Jakarta Shalat Id di Rumah

"Seruan itu coba dibaca. Jadi zona merah dari awal enggak boleh, Shalat Jumatan dan sebagainya enggak boleh," kata Makmun.

Jikapun nantinya ada jamaah yang tetap memaksa, Makmun menyebutkan hal tersebut menjadi kewenangan sepenuhnya dari para petugas yang mengawasi jalannya peribadatan.

Menurut dia, perlu kerja sama semua pihak agar pelaksanaan Shalat Id berjalan lancar dan aman dari penyebaran COVID-19.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Berdasarkan data dari laman resmi corona.jakarta.go.id, Rabu, hingga saat ini masih ada sebanyak 82 RW yang masuk zona merah di Ibu Kota, yakni:

Baca juga: Anies Bersyukur Malam Takbiran di Jakarta Berjalan Aman dan Tanpa Kerumunan

? KEL. BUNGUR, RW 001
? KEL. CEMPAKA PUTIH TIMUR, RW 004
? KEL. CIPETE SELATAN, RW 002
? KEL. CIPINANG MELAYU, RW 002
? KEL. DURI PULO, RW 004
? KEL. JOGLO, RW 006
? KEL. JOGLO, RW 001
? KEL. JOGLO, RW 008
? KEL. JOGLO, RW 002
? KEL. JOGLO, RW 004
? KEL. JOGLO, RW 003
? KEL. KALIBATA, RW 008
? KEL. KALIBATA, RW 002
? KEL. KALIBATA, RW 005
? KEL. KALIBATA, RW 004
? KEL. KALIBATA, RW 003
? KEL. KARET, RW 007
? KEL. KARET, RW 005
? KEL. KARET, RW 004
? KEL. KARET, RW 002
? KEL. KARET KUNINGAN, RW 001
? KEL. KARET KUNINGAN, RW 007
? KEL. KARET KUNINGAN, RW 002
? KEL. KARET KUNINGAN, RW 005
? KEL. KARET KUNINGAN, RW 004
? KEL. KARET KUNINGAN, RW 006
? KEL. KARTINI, RW 007
? KEL. KAYU MANIS, RW 002
? KEL. KEBON MANGGIS, RW 003
? KEL. KEBON SIRIH, RW 008
? KEL. KELAPA GADING BARAT, RW 017
? KEL. MAKASAR, RW 003
? KEL. MALAKA JAYA, RW 006
? KEL. MALAKA SARI, RW 009
? KEL. MANGGA BESAR, RW 001
? KEL. MANGGA DUA SELATAN, RW 007
? KEL. MELAWAI, RW 002
? KEL. MELAWAI, RW 001
? KEL. MENTENG, RW 008
? KEL. MENTENG, RW 009
? KEL. PANCORAN, RW 003
? KEL. PANCORAN, RW 006
? KEL. PASAR BARU, RW 004
? KEL. PASAR MINGGU, RW 006
? KEL. PASAR MINGGU, RW 003
? KEL. PASAR MINGGU, RW 004
? KEL. PASAR MINGGU, RW 001
? KEL. PEGANGSAAN, RW 008
? KEL. PEGANGSAAN, RW 006
? KEL. PEGANGSAAN, RW 007
? KEL. PELA MAMPANG, RW 002
? KEL. PELA MAMPANG, RW 001
? KEL. PELA MAMPANG, RW 007
? KEL. PELA MAMPANG, RW 003
? KEL. PONDOK LABU, RW 003
? KEL. PULAU HARAPAN, RW 001
? KEL. PULAU TIDUNG, RW 004
? KEL. RAGUNAN, RW 005
? KEL. RAWA BARAT, RW 001
? KEL. RAWA BARAT, RW 005
? KEL. RAWA JATI, RW 011
? KEL. RAWA JATI, RW 003
? KEL. RAWA JATI, RW 009
? KEL. RAWA JATI, RW 010
? KEL. RAWASARI, RW 003
? KEL. SENEN, RW 005
? KEL. SERDANG, RW 004
? KEL. SLIPI, RW 003
? KEL. SRENGSENG, RW 002
? KEL. SRENGSENG, RW 001
? KEL. SRENGSENG, RW 006
? KEL. SRENGSENG, RW 003
? KEL. SRENGSENG, RW 008
? KEL. SUNTER JAYA, RW 007
? KEL. SUNTER JAYA, RW 006
? KEL. SUNTER JAYA, RW 005
? KEL. TEGAL PARANG, RW 005
? KEL. TEGAL PARANG, RW 004
? KEL. TEGAL PARANG, RW 002
? KEL. TEGAL PARANG, RW 001
? KEL. TEGAL PARANG, RW 003
? KEL. UTAN PANJANG, RW 004

Gubernur Anies sebelumnya kembali mengajak warga DKI Jakarta untuk melaksanakan Shalat Idul Fitri 1442 Hijriah di rumah guna menekan penyebaran kasus Covid-19.

"Besok sesuai dengan anjuran usahakan untuk di rumah," kata Anies di Bundaran Hotel Indonesia (HI), Jakarta Pusat, Rabu (12/5/2021), seperti dikutip Antara.

Baca juga: Anies: Terima Kasih Warga Jabodetabek yang Memilih Tidak Mudik

Namun apabila kondisi rumah tidak memungkinkan untuk shalat Id, Anies meminta warga untuk memilih lokasi Shalat Id yang terdekat dari rumah.

"Bila tidak memungkinkan Shalat Id di rumah baru melakukan shalat Id di luar dan itu pun kami garis bawahi dikerjakan di masjid atau lapangan di dekat rumah," tambahnya.

Anies mengatakan, pemilihan Shalat Id di lokasi terdekat dari rumah akan sangat membantu satgas penanganan COVID-19 untuk pelacakan kontak (tracing).

"Jangan berpergian jauh, jangan mencari lokasi yang jauh, kerjakan di tempat yang dekat. Dengan begitu kita bisa mencegah terjadinya penularan yang lintas wilayah yang pasti akan menyulitkan dari sisi tracing dan lain-lain," pungkasnya.



Sumber Antara
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

[POPULER JABODETABEK] Anji Ditangkap Polisi Terkait Narkoba | Lonjakan Kasus Covid-19 Jakarta

[POPULER JABODETABEK] Anji Ditangkap Polisi Terkait Narkoba | Lonjakan Kasus Covid-19 Jakarta

Megapolitan
UPDATE: Tambah 633 Kasus Covid-19 di Kota Bekasi, 6 Pasien Meninggal

UPDATE: Tambah 633 Kasus Covid-19 di Kota Bekasi, 6 Pasien Meninggal

Megapolitan
UPDATE: 350 Kasus Baru Covid-19 di Depok, Tertinggi dalam 3 Bulan

UPDATE: 350 Kasus Baru Covid-19 di Depok, Tertinggi dalam 3 Bulan

Megapolitan
PPDB Jenjang SD Kota Tangerang Dibuka, Simak Tata Cara hingga Syarat Lengkapnya

PPDB Jenjang SD Kota Tangerang Dibuka, Simak Tata Cara hingga Syarat Lengkapnya

Megapolitan
Prakiraan Cuaca BMKG Senin: Sebagian Jabodetabek Mulai Hujan Nanti Malam

Prakiraan Cuaca BMKG Senin: Sebagian Jabodetabek Mulai Hujan Nanti Malam

Megapolitan
Lonjakan Kasus Covid-19 Juga Terjadi di Depok, Jumlah Pasien Bertambah Cepat

Lonjakan Kasus Covid-19 Juga Terjadi di Depok, Jumlah Pasien Bertambah Cepat

Megapolitan
Hadapi Lonjakan Kasus Covid-19, Pemprov DKI Jakarta Tambah Fasilitas Isolasi Terkendali

Hadapi Lonjakan Kasus Covid-19, Pemprov DKI Jakarta Tambah Fasilitas Isolasi Terkendali

Megapolitan
PPDB Jenjang SD di Kota Tangerang Dibuka, Berikut Jadwal Lengkap dan Syarat Umum

PPDB Jenjang SD di Kota Tangerang Dibuka, Berikut Jadwal Lengkap dan Syarat Umum

Megapolitan
Cegah Pungli, Pelindo II Akan Lakukan Pengawasan secara Berkelanjutan

Cegah Pungli, Pelindo II Akan Lakukan Pengawasan secara Berkelanjutan

Megapolitan
Persatuan Sopir Truk Berharap Penanganan Pungli Tidak Sesaat

Persatuan Sopir Truk Berharap Penanganan Pungli Tidak Sesaat

Megapolitan
Kasus Covid-19 di Jakarta Melonjak Lagi, Dinkes Sebut 'Deja Vu' Tahun Lalu

Kasus Covid-19 di Jakarta Melonjak Lagi, Dinkes Sebut "Deja Vu" Tahun Lalu

Megapolitan
Pemkot Bogor Hibahkan Lahan untuk Pembangunan GKI Yasmin

Pemkot Bogor Hibahkan Lahan untuk Pembangunan GKI Yasmin

Megapolitan
Lonjakan Kasus Covid-19 di Jakarta, Anies: Kita Hadapi Gelombang Baru

Lonjakan Kasus Covid-19 di Jakarta, Anies: Kita Hadapi Gelombang Baru

Megapolitan
Polisi Sebut Temukan Beragam Jenis Narkoba Saat Penangkapan Anji

Polisi Sebut Temukan Beragam Jenis Narkoba Saat Penangkapan Anji

Megapolitan
Cegah Pungli di Tanjung Priok, Penyelenggara Jasa Pelabuhan Diminta Perketat Pengawasan

Cegah Pungli di Tanjung Priok, Penyelenggara Jasa Pelabuhan Diminta Perketat Pengawasan

Megapolitan

Video Rekomendasi

komentar di artikel lainnya
Close Ads X