Kompas.com - 14/05/2021, 15:51 WIB
Pengunjung yang hendak masuk ke Taman Impian Jaya Ancol di Jakarta Utara, Jumat (14/5/2021). Foto diambil di Pintu Barat Ancol. KOMPAS.COM/ IRA GITAPengunjung yang hendak masuk ke Taman Impian Jaya Ancol di Jakarta Utara, Jumat (14/5/2021). Foto diambil di Pintu Barat Ancol.

JAKARTA, KOMPAS.com - Pengunjung yang hendak masuk ke kawasan wisata Taman Impian Jaya Ancol di Jakarta Utara membeludak pada Lebaran hari kedua, Jumat (14/5/2021).

Sekitar pukul 14.30 WIB antrean panjang kendaraan roda empat dan roda dua mengular di area Pintu Barat Ancol. Sementara Pintu Timur Ancol ditutup sementara karena pengunjung di dalam Ancol sudah memenuhi kapasitas yang diizinkan di tengah pandemi Covid-19 ini.

"Ditutup, sudah enggak bisa masuk, kapasitas cuma 30 persen," kata seorang polisi yang berjaga di depan batas penyekatan.

Baca juga: Mulai Jumat Ini, Taman Impian Jaya Ancol Dibuka untuk Pengunjung Ber-KTP Jakarta

Para pengendara kemudian diarahkan ke flyover Kemayoran agar tidak menimbulkan kemacetan.

Seorang petugas yang berjaga di jalan di depan Pintu Carnaval mengatakan bahwa pintu akan dilakukan buka tutup setiap satu jam.

"Akan dibuka satu jam Pak, karena kami kan membatasi, dan orang keluar masuk, jadi kalau mau tunggu satu jam ya," kata dia kepada salah satu calon mengunjung yang mengantre.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Seorang pengunjung, Rosa (26) mengaku sudah membeli tiket secara online tetapi belum bisa masuk karena pintu masuk masih ditutup.

"Sudah beli tiket online, ya udah nunggu ajalah daripada mubazir," ujar Rossa.



Video Rekomendasi

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Masih Pandemi, 974 WNA Masuk Indonesia lewat Bandara Soekarno-Hatta dalam 3 Hari

Masih Pandemi, 974 WNA Masuk Indonesia lewat Bandara Soekarno-Hatta dalam 3 Hari

Megapolitan
Bongkar Paket dari Belgia, Polisi Temukan 5.052 Butir Ekstasi

Bongkar Paket dari Belgia, Polisi Temukan 5.052 Butir Ekstasi

Megapolitan
Tumpukan Sampah Tersangkut di Jembatan, Warga Cipayung Jaya Depok Khawatir Banjir

Tumpukan Sampah Tersangkut di Jembatan, Warga Cipayung Jaya Depok Khawatir Banjir

Megapolitan
Sebuah Mobil Tabrak 3 Motor di BSD, Tangsel

Sebuah Mobil Tabrak 3 Motor di BSD, Tangsel

Megapolitan
Hari Ini, Tujuh Petugas Lapas Kelas 1 Tangerang Diperiksa terkait Kebakaran

Hari Ini, Tujuh Petugas Lapas Kelas 1 Tangerang Diperiksa terkait Kebakaran

Megapolitan
Kelanjutan Bansos Tunai Tak Jelas, Wagub DKI: Tanggungjawab Pemerintah Pusat

Kelanjutan Bansos Tunai Tak Jelas, Wagub DKI: Tanggungjawab Pemerintah Pusat

Megapolitan
Manajer Holywings Kemang Ditetapkan sebagai Tersangka

Manajer Holywings Kemang Ditetapkan sebagai Tersangka

Megapolitan
2 Kurir Narkoba Ditangkap, 2.199 Butir Ekstasi Diamankan

2 Kurir Narkoba Ditangkap, 2.199 Butir Ekstasi Diamankan

Megapolitan
Dukung PTM Terbatas, Orangtua Murid di Bekasi Sumbang Disinfektan ke Sekolah

Dukung PTM Terbatas, Orangtua Murid di Bekasi Sumbang Disinfektan ke Sekolah

Megapolitan
Ganjil Genap di Jalan Menuju Tempat Wisata, Wagub DKI: Agar Tak Terjadi Kerumunan

Ganjil Genap di Jalan Menuju Tempat Wisata, Wagub DKI: Agar Tak Terjadi Kerumunan

Megapolitan
Gagal Menjambret Ponsel, Dua Pelaku Tertangkap Warga

Gagal Menjambret Ponsel, Dua Pelaku Tertangkap Warga

Megapolitan
Soal Perpres Pendanaan Pesantren, Pilar: Harus Hati-hati

Soal Perpres Pendanaan Pesantren, Pilar: Harus Hati-hati

Megapolitan
330 Pekerja di Jakarta Barat Melapor Telah Terkena PHK

330 Pekerja di Jakarta Barat Melapor Telah Terkena PHK

Megapolitan
Anies Tak Banding Vonis Soal Polusi Udara, Penggugat Berharap Itu Bukan Hanya Wacana Politik

Anies Tak Banding Vonis Soal Polusi Udara, Penggugat Berharap Itu Bukan Hanya Wacana Politik

Megapolitan
Wakil Wali Kota Tangsel Minta Kasus Pencurian Kabel di Labkesda Segera Ditindaklanjuti

Wakil Wali Kota Tangsel Minta Kasus Pencurian Kabel di Labkesda Segera Ditindaklanjuti

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.