Banjir Setinggi Dua Meter Sempat Merendam Permukiman Warga di Kampung Melayu

Kompas.com - 17/05/2021, 11:36 WIB
Banjir merupakan salah satu dampak dari cuaca ekstrem Banjir merupakan salah satu dampak dari cuaca ekstrem

JAKARTA, KOMPAS.com - Banjir setinggi dua meter sempat merendam permukiman warga di Kebon Pala, Kelurahan Kampung Melayu, Jatinegara, Jakarta Timur pada Senin (17/5/2021).

Salah satu warga bernama Joni (42) mengatakan, banjir tersebut disebabkan oleh luapan Kali Ciliwung.

Menurut Joni, banjir merendam permukiman warga RW 04 dan RW 05 sejak Senin pukul 02.00 WIB dan mencapai titik tertinggi yakni dua meter pada pukul 04.00 WIB.

Baca juga: Wagub DKI Minta Warga Kembali Tak Bawa Kerabat: Jakarta Sudah Padat

"Ketinggian air sekarang masih sekitar dua meter, apalagi di rumah warga yang ada bagian belakang (dekat bantaran Kali Ciliwung). Ini banjir karena air kiriman dari Depok semalam," kata Joni di Jatinegara, Jakarta Timur, Senin, dilansir dari Tribun Jakarta.

Joni menyampaikan, warga Kebon Pala sudah memprediksi terjadinya banjir pada Minggu malam karena menerima informasi ketinggian air di Pos Pantau Kota Depok yang berstatus siaga dua.

Kini, banjir yang merendam permukiman warga pun sudah mulai surut. Sementara itu, warga Kebon Pala memilih bertahan di rumah dibanding mengungsi akibat banjir.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Sekira pukul 08.00 WIB tadi air sudah mulai surut, tapi ini surutnya lama jadi ketinggian sekitar dua meter. Ini yang rumah panggung baru selesai dibangun saja bagian bawahnya terendam," ujar Joni. (Bima Putra)

Baca juga: Ini Dokumen yang Harus Disiapkan untuk Masuk Jakarta, Berlaku Mulai 18 Mei 2021

 

Artikel ini telah tayang di TribunJakarta.com dengan judul Baru Juga Lebaran, Warga Kebon Pala Sudah Kebanjiran 2 Meter, Rumah Panggung Ikut Terendam



Video Rekomendasi

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bruder Angelo Disidang karena Pencabulan Anak, Pengacara Korban: Ini Sejarah di Indonesia

Bruder Angelo Disidang karena Pencabulan Anak, Pengacara Korban: Ini Sejarah di Indonesia

Megapolitan
Pengelola Minimarket Minta Waktu Jalankan Seruan Gubernur soal Iklan Rokok

Pengelola Minimarket Minta Waktu Jalankan Seruan Gubernur soal Iklan Rokok

Megapolitan
KA Walahar, KA Jatiluhur, KA Siliwangi Kembali Beroperasi, Ini Syarat Calon Penumpang

KA Walahar, KA Jatiluhur, KA Siliwangi Kembali Beroperasi, Ini Syarat Calon Penumpang

Megapolitan
Kembali Beroperasi, Ini Jadwal KA Lokal Walahar, Jatiluhur, dan Siliwangi

Kembali Beroperasi, Ini Jadwal KA Lokal Walahar, Jatiluhur, dan Siliwangi

Megapolitan
Mobil VW Terbakar di Perempatan Ragunan

Mobil VW Terbakar di Perempatan Ragunan

Megapolitan
Satpol PP Jakpus Tertibkan 45 Lokasi yang Terpasang Iklan Rokok

Satpol PP Jakpus Tertibkan 45 Lokasi yang Terpasang Iklan Rokok

Megapolitan
Pengacara Korban Berharap Bruder Angelo Dihukum Maksimal

Pengacara Korban Berharap Bruder Angelo Dihukum Maksimal

Megapolitan
Cara Anies Antisipasi Gelombang Ketiga Covid-19 di Jakarta

Cara Anies Antisipasi Gelombang Ketiga Covid-19 di Jakarta

Megapolitan
Ini Lima Kawasan Prioritas Penataan Pemkot Jakbar

Ini Lima Kawasan Prioritas Penataan Pemkot Jakbar

Megapolitan
Produsen Tembakau Sintetis di Bogor Kemas Barang Siap Edar Dalam Bungkusan Pakan Burung

Produsen Tembakau Sintetis di Bogor Kemas Barang Siap Edar Dalam Bungkusan Pakan Burung

Megapolitan
Anies: 31.969 Jenazah Dimakamkan dengan Protokol Covid-19 Selama Pandemi

Anies: 31.969 Jenazah Dimakamkan dengan Protokol Covid-19 Selama Pandemi

Megapolitan
Data Kemendikbud: 25 Klaster Covid-19 Belajar Tatap Muka Ditemukan di Jakarta

Data Kemendikbud: 25 Klaster Covid-19 Belajar Tatap Muka Ditemukan di Jakarta

Megapolitan
Kasus Pelecehan Seksual Terhadap Bocah Perempuan di Duren Sawit Berujung Damai

Kasus Pelecehan Seksual Terhadap Bocah Perempuan di Duren Sawit Berujung Damai

Megapolitan
Upaya Pemkot Jakut Cegah Banjir, Pemetaan Titik Genangan hingga Siagakan Pompa Air

Upaya Pemkot Jakut Cegah Banjir, Pemetaan Titik Genangan hingga Siagakan Pompa Air

Megapolitan
Depok Dilanda Angin Puting Beliung, Pemkot Jaksel Bersiap Hadapi Cuaca Ekstrem

Depok Dilanda Angin Puting Beliung, Pemkot Jaksel Bersiap Hadapi Cuaca Ekstrem

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.