Kompas.com - 17/05/2021, 18:49 WIB
Tim melakukan pengendalian dan pengawasan keselamatan serta keamanan transportasi laut di Kepulauan Seribu selama masa periode libur Idul Fitri 1442 H. Dok. Ditjen Perhubungan Laut KemenhubTim melakukan pengendalian dan pengawasan keselamatan serta keamanan transportasi laut di Kepulauan Seribu selama masa periode libur Idul Fitri 1442 H.

JAKARTA, KOMPAS.com - Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Syafrin Liputo memastikan keamanan pelayaran wisata dari Jakarta menuju Kepulauan Seribu dalam kondisi aman. Dia mengatakan tak ingin peristiwa terbaliknya kapal wisata seperti di Kedung Ombo, Boyolali, Jawa Tengah, terjadi di wilayah DKI Jakarta.

"Kami mengecek semua persiapan untuk pergerakan wisata di Marina (dermaga), kami berkaca dari pengalaman Kedung Ombo," ucap Syafrin saat dihubungi melalui telepon, Senin (17/5/2021).

Syafrin mengatakan, sudah mengecek aspek keselamatan pelayaran ke Kepulauan Seribu bersama Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT).

Baca juga: Terjadi Lonjakan Pengunjung, Kepulauan Seribu Juga Ditutup untuk Wisatawan

Dishub bersama KNKT melakukan inspeksi agar wisata ke Kepulauan Seribu yang mulai dibuka Selasa besok terpenuhi.

Tidak hanya pelayaran untuk wisata, Syafrin juga mengatakan pelayaran untuk hilir mudik warga juga harus terpantau aman.

"Hari ini dibuka lagi (pelayaran) karena ada aktivitas perkantoran," ucap dia.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Selain memastikan aspek keselamatan, Syafrin mengatakan jaminan pemenuhan protokol kesehatan dan ketersediaan tiket menjadi perhatian Dishub DKI Jakarta.

"Secara keseluruhan oke, ini kapal-kapal biasa digunakan (untuk berlayar ke Kepulauan Seribu), kapal fiber paling banyak," kata Syafrin.

Kecelakaan perahu wisata sebelumnya terjadi di Waduk Kedung Ombo, Dukuh Bulu Desa Wonoharjo, Kemusu, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah pada Sabtu lalu. Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Boyolali Susilo Hartono mengatakan, kecelakaan disebabkan oleh salah seorang penumpang yang hendak berswafoto.

Akibatnya, perahu yang ditumpang menjorok ke depan dan air masuk hingga kapal dengan 21 penumpang itu terbalik.



Video Rekomendasi

Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Keluh Pedagang Sepeda Saat Tren Gowes Menurun: Sepeda Murah Masih Terjual, Sepeda Mahal Sama Sekali Tidak Gerak

Keluh Pedagang Sepeda Saat Tren Gowes Menurun: Sepeda Murah Masih Terjual, Sepeda Mahal Sama Sekali Tidak Gerak

Megapolitan
Vaksinasi Covid-19 Lansia di Depok Lamban, Wali Kota: Banyak yang Takut karena 'Katanya, katanya'

Vaksinasi Covid-19 Lansia di Depok Lamban, Wali Kota: Banyak yang Takut karena "Katanya, katanya"

Megapolitan
Kisah Pemilihan Desain Lokomotif MRT, Hampir Berbentuk 'Jangkrik Tidur'

Kisah Pemilihan Desain Lokomotif MRT, Hampir Berbentuk "Jangkrik Tidur"

Megapolitan
Demi Cegah Kerumunan, Peserta Vaksinasi di Stadio Patriot Diharuskan Datang Sesuai Jadwal

Demi Cegah Kerumunan, Peserta Vaksinasi di Stadio Patriot Diharuskan Datang Sesuai Jadwal

Megapolitan
Pemakaman dengan Protap Covid-19 di DKI Naik Dua Kali Lipat dalam Seminggu

Pemakaman dengan Protap Covid-19 di DKI Naik Dua Kali Lipat dalam Seminggu

Megapolitan
Ketersediaan Tempat Tidur ICU Pasien Covid-19 di Jakbar Tersisa 10 Persen

Ketersediaan Tempat Tidur ICU Pasien Covid-19 di Jakbar Tersisa 10 Persen

Megapolitan
Pemerintah Kota Bekasi Ajak Warga untuk Vaksinasi Massal di Stadion Patriot

Pemerintah Kota Bekasi Ajak Warga untuk Vaksinasi Massal di Stadion Patriot

Megapolitan
Nekat WFO dari Batas Ketentuan, Perkantoran di Jakarta Akan Disanksi Rp 50 Juta

Nekat WFO dari Batas Ketentuan, Perkantoran di Jakarta Akan Disanksi Rp 50 Juta

Megapolitan
Polisi dan TNI Gencarkan Patroli Prokes di Jakarta Seiring Naiknya Kasus Covid-19

Polisi dan TNI Gencarkan Patroli Prokes di Jakarta Seiring Naiknya Kasus Covid-19

Megapolitan
Syarat dan Cara Pendaftaran Vaksinasi Masal di Stadion Patriot Bekasi

Syarat dan Cara Pendaftaran Vaksinasi Masal di Stadion Patriot Bekasi

Megapolitan
RSUD Depok: Seminggu Terakhir Jumlah Pasien Covid-19 Meningkat Tajam

RSUD Depok: Seminggu Terakhir Jumlah Pasien Covid-19 Meningkat Tajam

Megapolitan
Pasien Covid-19 Melonjak, IDI Jakarta Minta Pemerintah Lunasi Utang ke Rumah Sakit

Pasien Covid-19 Melonjak, IDI Jakarta Minta Pemerintah Lunasi Utang ke Rumah Sakit

Megapolitan
Kasus Covid-19 Melonjak, Anies Minta Warga Jakarta Habiskan Akhir Pekan di Rumah Saja

Kasus Covid-19 Melonjak, Anies Minta Warga Jakarta Habiskan Akhir Pekan di Rumah Saja

Megapolitan
Jakarta Darurat Covid-19, TNI-Polri Serahkan Data Kasus Positif ke Pemprov DKI Jakarta

Jakarta Darurat Covid-19, TNI-Polri Serahkan Data Kasus Positif ke Pemprov DKI Jakarta

Megapolitan
Meningkat Cepat, Keterisian RS di Depok untuk Pasien Covid-19 Sudah 80 Persen

Meningkat Cepat, Keterisian RS di Depok untuk Pasien Covid-19 Sudah 80 Persen

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X