Kompas.com - 20/05/2021, 15:42 WIB
Siswa sekolah inklusi Lazuardi Kamila GIS Solo mempraktikan cara mencuci tangan yang benar saat aksi peduli hidup bersih di halaman sekolah setempat, Solo, Jawa Tengah, Selasa (3/3/2020). Aksi tersebut diisi dengan sosialisasi tentang virus corona dan ajakan hidup sehat dengan mencuci tangan. ANTARA FOTO/MAULANA SURYASiswa sekolah inklusi Lazuardi Kamila GIS Solo mempraktikan cara mencuci tangan yang benar saat aksi peduli hidup bersih di halaman sekolah setempat, Solo, Jawa Tengah, Selasa (3/3/2020). Aksi tersebut diisi dengan sosialisasi tentang virus corona dan ajakan hidup sehat dengan mencuci tangan.

TANGERANG, KOMPAS.com - Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang meresmikan 79 sekolah inklusi untuk anak berkebutuhan khusus (ABK) di Kota Tangerang, tepat pada Hari Kebangkitan Nasional, Kamis (20/5/2021).

Sekolah inklusi merupakan salah satu bentuk pemerataan dan perwujudan pendidikan tanpa diskriminasi. Di sekolah itu, ABK dan anak-anak pada umumnya dapat memperoleh pendidikan yang sama.

Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah menyatakan, 79 sekolah inklusi itu terdiri dari 35 sekolah dasar (SD), 13 sekolah menengah pertama (SMP), dan 13 taman kanak-kanak (TK).

Baca juga: Sekolah Inklusi, Jangan Ada Bullying di antara Kita...

"Hari ini, Pemkot melalui Dinas Pendidikan meresmikan sekolah inklusi di Kota Tangerang, ada 53 SD, 13 SMP, dan 13 TK, bersamaan dengan Hari Kebangkitan Nasional," kata Arief, Kamis.

Arief menyebutkan, pihaknya hendak mendorong standar pendidikan yang sama antar-ABK dan anak-anak lainnya.

Menurut dia, hal itu sebagai bentuk perhatian terhadap ABK dengan segala kelebihan serta kekurangannya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Agar terus bisa menggali dan juga mendorong potensi terbaik untuk anak-anak maupun lingkungan sekitar," papar dia.

Dia menambahkan, ada dua macam skema pembelajaran untuk sekolah inklusi, yakni kelas pembelajaran bersama dan pembelajaran khusus. Di kelas pembelajaran bersama, ABK bakal belajar bersama dengan murid lainnya.

Di kelas pembelajaran khusus, hanya ada ABK bersama dengan seorang guru pendamping.



Video Rekomendasi

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Vaksinasi Covid-19 Dosis Dua di Tangsel Baru 39,9 Persen dari Target

Vaksinasi Covid-19 Dosis Dua di Tangsel Baru 39,9 Persen dari Target

Megapolitan
[POPULER JABODETABEK] Cara Dapatkan Bantuan Rp 1,2 Juta untuk PKL | Luhut Polisikan Haris Azhar

[POPULER JABODETABEK] Cara Dapatkan Bantuan Rp 1,2 Juta untuk PKL | Luhut Polisikan Haris Azhar

Megapolitan
UPDATE 22 September: Tambah 11 Kasus di Kota Tangerang, 171 Pasien Covid-19 Masih Dirawat

UPDATE 22 September: Tambah 11 Kasus di Kota Tangerang, 171 Pasien Covid-19 Masih Dirawat

Megapolitan
BNN Sebut Ada 753 Pengguna Narkoba Aktif di Kota Tangerang, Kemungkinan Lebih Banyak

BNN Sebut Ada 753 Pengguna Narkoba Aktif di Kota Tangerang, Kemungkinan Lebih Banyak

Megapolitan
Pemkot Tangsel Targetkan Pemotongan Tiang di Tengah Jalan WR Supratman Rampung Dua Pekan

Pemkot Tangsel Targetkan Pemotongan Tiang di Tengah Jalan WR Supratman Rampung Dua Pekan

Megapolitan
UPDATE 22 September: Tangsel Catat Penambahan 18 Kasus Covid-19

UPDATE 22 September: Tangsel Catat Penambahan 18 Kasus Covid-19

Megapolitan
Saat Biarawan Gereja yang Cabuli Anak Panti Akhirnya Diadili dan Proses Panjang di Baliknya

Saat Biarawan Gereja yang Cabuli Anak Panti Akhirnya Diadili dan Proses Panjang di Baliknya

Megapolitan
Prakiraan Cuaca Hari Ini: Sebagian Jabodetabek Hujan Ringan

Prakiraan Cuaca Hari Ini: Sebagian Jabodetabek Hujan Ringan

Megapolitan
Bruder Angelo Disidang karena Pencabulan Anak, Pengacara Korban: Ini Sejarah di Indonesia

Bruder Angelo Disidang karena Pencabulan Anak, Pengacara Korban: Ini Sejarah di Indonesia

Megapolitan
Pengelola Minimarket Minta Waktu Jalankan Seruan Gubernur soal Iklan Rokok

Pengelola Minimarket Minta Waktu Jalankan Seruan Gubernur soal Iklan Rokok

Megapolitan
KA Walahar, KA Jatiluhur, KA Siliwangi Kembali Beroperasi, Ini Syarat Calon Penumpang

KA Walahar, KA Jatiluhur, KA Siliwangi Kembali Beroperasi, Ini Syarat Calon Penumpang

Megapolitan
Kembali Beroperasi, Ini Jadwal KA Lokal Walahar, Jatiluhur, dan Siliwangi

Kembali Beroperasi, Ini Jadwal KA Lokal Walahar, Jatiluhur, dan Siliwangi

Megapolitan
Mobil VW Terbakar di Perempatan Ragunan

Mobil VW Terbakar di Perempatan Ragunan

Megapolitan
Satpol PP Jakpus Tertibkan 45 Lokasi yang Terpasang Iklan Rokok

Satpol PP Jakpus Tertibkan 45 Lokasi yang Terpasang Iklan Rokok

Megapolitan
Pengacara Korban Berharap Bruder Angelo Dihukum Maksimal

Pengacara Korban Berharap Bruder Angelo Dihukum Maksimal

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.