Soal PTM, Pemkot Tangerang Masih Pantau Perkembangan Kasus Covid-19

Kompas.com - 20/05/2021, 16:55 WIB
Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah saat ditemui di RSUD Kota Tangerang, Selasa (12/1/2021) siang. KOMPAS.com/MUHAMMAD NAUFALWali Kota Tangerang Arief R Wismansyah saat ditemui di RSUD Kota Tangerang, Selasa (12/1/2021) siang.

TANGERANG, KOMPAS.com - Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang, Banten, masih memantau perkembangan kasus Covid-19 di sebelum menetapkan penerapan pembelajaran tatap muka (PTM) untuk jenjang SD dan SMP di Kota Tangerang.

Hal tersebut dikemukakan Wali Kota Tangerang, Arief R Wismansyah, usai rapat bersama Gubernur Banten, Wahidin Halim.

"Belum dapat gambaran dari Gubernur kaitan proses belajar tatap muka di tahun ajaran baru," ujar Arief, Kamis (20/5/2021).

"Kami masih lihat dinamika angka kasus Covid-19 pada hari ke depan ini," sambung dia.

Baca juga: Sejumlah Skema Disiapkan Pemkot Tangerang Sebelum Gelar PTM Juli 2021

Arief menyebutkan, banyak warga Kota Tangerang yang baru saja melakukan mudik Lebaran 2021. Hal tersebut dapat menjadi salah satu faktor meningkatnya angka kasus Covid-19 di Kota Tangerang dan membuat penerapan PTM di Kota Tangerang tidak bisa dilaksanakan.

Namun, Arief mengaku Pemkot Tangerang tengah melakukan tracing secara masif untuk mencegah penyebaran virus corona.

"Ada beberapa titik yang kami lakukan swab antigen terus dan saat ini masih kami lakukan skrining," kata dia.

Arief berharap, warga Kota Tangerang mematuhi protokol kesehatan agar tidak terpapar virus corona.

Dia juga mengimbau kepada warga yang baru saja kembali dari luar negeri untuk melakukan tes Covid-19.

"Periksakan diri terutama warga yang dari luar kota," ucap Arief.

Pemkot Tangerang sebelumnya merencanakan akan menerapkan PTM pada Juli 2021. Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Tangerang, Jamaludin menyebutkan, pihaknya memberlakukan hal tersebut usai Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) mengizinkan sekolah menerapkan PTM.

"Iya, kami bulan Juli (2021) ada PTM, sesuai instruksi Pak Menteri (Dikbud)," kata Jamaludin pada 1 April lalu.

Menurut dia saat itu, Disdik Kota Tangerang telah berdiskusi dengan kepala sekolah SD dan SMP se-Kota Tangerang terkait PTM. Hasil diskusi, masing-masing sekolah telah menyiapkan sarana dan prasarana untuk menunjang PTM untuk semester mendatang.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ditanya Soal Tunjangan Operasional, Wagub DKI Jawab dengan Pamer WTP 4 Kali

Ditanya Soal Tunjangan Operasional, Wagub DKI Jawab dengan Pamer WTP 4 Kali

Megapolitan
Krisis Air di Jakarta Utara, Wagub DKI: Ini Ibukota, Tidak Boleh Ada Warga yang Kesulitan Air

Krisis Air di Jakarta Utara, Wagub DKI: Ini Ibukota, Tidak Boleh Ada Warga yang Kesulitan Air

Megapolitan
Terobos Lampu Merah Lalu Tabrak Mobil di Pondok Indah, Pengendara Motor Tewas di Tempat

Terobos Lampu Merah Lalu Tabrak Mobil di Pondok Indah, Pengendara Motor Tewas di Tempat

Megapolitan
Cegah Praktik Judi saat Street Race Ancol, Polda Metro Jaya Siapkan Doorprize

Cegah Praktik Judi saat Street Race Ancol, Polda Metro Jaya Siapkan Doorprize

Megapolitan
Polsek Matraman Beri Uang untuk Tarik Minat Anak-anak Usia 6-11 Tahun Vaksinasi Covid-19

Polsek Matraman Beri Uang untuk Tarik Minat Anak-anak Usia 6-11 Tahun Vaksinasi Covid-19

Megapolitan
Street Race di Ancol Rencananya Hendak Digelar 2 Kali Dalam Sepekan

Street Race di Ancol Rencananya Hendak Digelar 2 Kali Dalam Sepekan

Megapolitan
Wagub DKI: Vaksinasi Booster di Jakarta Capai 143.020

Wagub DKI: Vaksinasi Booster di Jakarta Capai 143.020

Megapolitan
Animo Street Race Ancol Tinggi, Masih Ada yang Mau Daftar Saat Kapasitas Peserta Penuh

Animo Street Race Ancol Tinggi, Masih Ada yang Mau Daftar Saat Kapasitas Peserta Penuh

Megapolitan
Tarif KRL Akan Naik, YLKI Sebut Masyarakat Setuju asal Ada Peningkatan Pelayanan

Tarif KRL Akan Naik, YLKI Sebut Masyarakat Setuju asal Ada Peningkatan Pelayanan

Megapolitan
Transmisi Lokal Omicron di Jakarta Tembus 153 Kasus, Wagub DKI Minta Warga Hati-hati

Transmisi Lokal Omicron di Jakarta Tembus 153 Kasus, Wagub DKI Minta Warga Hati-hati

Megapolitan
Bertambah Lagi, Kasus Covid-19 Selama PTM di Jakarta Ditemukan di 15 Sekolah

Bertambah Lagi, Kasus Covid-19 Selama PTM di Jakarta Ditemukan di 15 Sekolah

Megapolitan
Pedagang Belum Mengetahui Rencana Revitalisasi di Pasar Induk Kramatjati

Pedagang Belum Mengetahui Rencana Revitalisasi di Pasar Induk Kramatjati

Megapolitan
Setelah Ancol, Street Race Rencananya Digelar di Serpong Tangsel

Setelah Ancol, Street Race Rencananya Digelar di Serpong Tangsel

Megapolitan
Ini 8 Kelas yang Bertanding di Ajang Street Race Ancol

Ini 8 Kelas yang Bertanding di Ajang Street Race Ancol

Megapolitan
Penyesuaian Tarif KRL Jabodetabek untuk Keadilan

Penyesuaian Tarif KRL Jabodetabek untuk Keadilan

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.