Kasus Aktif Covid-19 Ada 9.646 tetapi Tempat Tidur Isolasi Terisi 1.735, Ini Penjelasan Dinkes DKI

Kompas.com - 23/05/2021, 18:47 WIB
Petugas medis menjemput warga positif COVID-19 di Jalan As-Syafiiyah, Cipayung, Jakarta, Jumat (21/5/2021). Klaster halal bihalal di Cipayung bertambah sebanyak 32 orang, dari 51 orang menjadi 83 orang terpapar COVID-19 perhari ini dan sebanyak 17 orang bergejala ringan dibawa ke Wisma Atlet, tiga orang bergejala sedang dibawa ke RSUD Ciracas dan 12 orang OTG isolasi mandiri. ANTARA FOTO/Asprilla Dwi Adha/rwa. ANTARA FOTO/ASPRILLA DWI ADHAPetugas medis menjemput warga positif COVID-19 di Jalan As-Syafiiyah, Cipayung, Jakarta, Jumat (21/5/2021). Klaster halal bihalal di Cipayung bertambah sebanyak 32 orang, dari 51 orang menjadi 83 orang terpapar COVID-19 perhari ini dan sebanyak 17 orang bergejala ringan dibawa ke Wisma Atlet, tiga orang bergejala sedang dibawa ke RSUD Ciracas dan 12 orang OTG isolasi mandiri. ANTARA FOTO/Asprilla Dwi Adha/rwa.
|
Editor Krisiandi

JAKARTA, KOMPAS.com - Kepala Bidang Pencegahan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan DKI Jakarta Dwi Oktavia menjelaskan terkait tak sebandingnya jumlah kasus aktif dan tingkat keterisian tempat tidur isolasi di rumah sakit rujukan Covid-19 di Jakarta.

Dia menjelaskan kasus Covid-19 yang kini meningkat tidak hanya diisolasi di rumah sakit rujukan Covid-19 di Jakarta, melainkan juga diisolasi di banyak tempat.

"Isolasi itu kan berarti semua yang ada di Wisma Atlet, hotel isolasi dan rumah sakit," kata Dwi saat dihubungi melalui telepon, Minggu (23/5/2021).

Baca juga: 88 Napi di Lapas Rajabasa Lampung Positif Covid-19, Diduga Ini Sumber Penularannya

Dwi mengatakan pasien yang dirujuk ke 106 Rumah Sakit Rujukan Covid-19 yang disediakan Pemprov DKI Jakarta merupakan klasifikasi pasien Covid-19 dengan kategori gejala sedang hingga berat.

Sehingga tidak semua pasien diminta untuk langsung ke rumah sakit, tergantung dari kondisi pasien yang terpapar.

"Jadi yang ke rumah sakit itu gejala sedang dan berat saja," ucap dia.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Selain dirujuk ke tempat isolasi yang sudah disiapkan, Dwi juga menjelaskan ada beberapa pasien Covid-19 yang diperbolehkan untuk isolasi mandiri di rumah.

Namun isolasi mandiri sangat tidak dianjurkan, terutama bagi mereka yang tinggal di rumah yang tak memenuhi standar isolasi untuk pasien Covid-19

"Kalau isolasi di rumah tergantung penilaiannya Satgas setempat kan ya, rumahnya layak atau enggak untuk isolasi. Kalau di rumah dia punya rumah kamar terpisah yang memadai untuk isolasi yang masih memungkinkan," kata dia.

Sedangkan untuk yang tidak memiliki rumah yang memadai, Pemprov DKI berusaha semaksimal mungkin untuk menyediakan tempat isolasi mandiri.

Baca juga: Usai Bakar dan Bongkar Makam Pasien Covid-19, Warga: Kami Tetap Minta Dipindahkan

"Karena kan bisa jadi lebih banyak warga yang rumahnya mungkin tidak ideal untuk isolasi di rumah, jadi harus ditaruh di tempat isolasi," kata dia.

Diketahui data terakhir yang diunggah Pemprov DKI Jakarta per tanggal 16 Mei 2021 tingkat keterisian tempat tidur isolasi di 106 Rumah Sakit Rujukan Covid-19 mencapai 1.735 tempat tidur dari jumlah yang disediakan sebanyak 6.626 tempat tidur.

Untuk tempat tidur ICU terpakai 339 dari tempat tidur yang disediakan sebanyak 1.007. Sedangkan Per 22 Mei 2021, kasus aktif Covid-19 di Jakarta menembus angka 9.646 kasus.



Video Rekomendasi

Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Vaksinasi Covid-19 di Jakarta Bakal Jalan Terus walau Sudah Penuhi Target

Vaksinasi Covid-19 di Jakarta Bakal Jalan Terus walau Sudah Penuhi Target

Megapolitan
Pemprov DKI Sudah Vaksinasi 7,5 Juta Warga, 40 Persennya Ber-KTP Luar Jakarta

Pemprov DKI Sudah Vaksinasi 7,5 Juta Warga, 40 Persennya Ber-KTP Luar Jakarta

Megapolitan
Anies: Banyak Kegiatan Keagamaan Akan Digelar, Syaratnya Harus Vaksin Dulu

Anies: Banyak Kegiatan Keagamaan Akan Digelar, Syaratnya Harus Vaksin Dulu

Megapolitan
Kasus Covid-19 pada Anak Naik Pesat, Pemkot Bekasi Akan Gencarkan Vaksinasi

Kasus Covid-19 pada Anak Naik Pesat, Pemkot Bekasi Akan Gencarkan Vaksinasi

Megapolitan
Tambah 235, Total Kasus Covid-19 di Kota Bogor Capai 32.875

Tambah 235, Total Kasus Covid-19 di Kota Bogor Capai 32.875

Megapolitan
Pemprov DKI Wacanakan Vaksinasi Covid-19 Jadi Syarat Masuk Tempat Hiburan

Pemprov DKI Wacanakan Vaksinasi Covid-19 Jadi Syarat Masuk Tempat Hiburan

Megapolitan
Tabrak Motor lalu Jatuh ke Kolong Truk, Pemotor di Bogor Tewas

Tabrak Motor lalu Jatuh ke Kolong Truk, Pemotor di Bogor Tewas

Megapolitan
Cerita Pedagang Bunga di Tangsel, Penjualan Kembang Sepi, tapi Banyak Pesanan Karangan Dukacita

Cerita Pedagang Bunga di Tangsel, Penjualan Kembang Sepi, tapi Banyak Pesanan Karangan Dukacita

Megapolitan
Joe Biden Prediksi Jakarta Tenggelam 10 Tahun Lagi, Ini Tanggapan Wagub DKI

Joe Biden Prediksi Jakarta Tenggelam 10 Tahun Lagi, Ini Tanggapan Wagub DKI

Megapolitan
Pemkot Bogor Siapkan Isi Ulang Oksigen di Tiap Kecamatan untuk Warga Isoman

Pemkot Bogor Siapkan Isi Ulang Oksigen di Tiap Kecamatan untuk Warga Isoman

Megapolitan
Besok, 500 Santri di Pamulang Akan Divaksinasi Covid-19

Besok, 500 Santri di Pamulang Akan Divaksinasi Covid-19

Megapolitan
Polisi Panggil Pemilik Mobil yang Diduga Halangi Ambulans Saat Jemput Pasien Kritis

Polisi Panggil Pemilik Mobil yang Diduga Halangi Ambulans Saat Jemput Pasien Kritis

Megapolitan
3.327 Kasus Baru Covid-19 di Jakarta Hari Ini, Positivity Rate Masih di Atas Standar Aman

3.327 Kasus Baru Covid-19 di Jakarta Hari Ini, Positivity Rate Masih di Atas Standar Aman

Megapolitan
Berkas Kasus Video Syur Gisel dan Nobu Belum Rampung, Kejati: Masih di Polda Metro

Berkas Kasus Video Syur Gisel dan Nobu Belum Rampung, Kejati: Masih di Polda Metro

Megapolitan
Bukti Vaksinasi Covid-19 Akan Jadi Syarat Pelonggaran Aktivitas Publik di Jakarta

Bukti Vaksinasi Covid-19 Akan Jadi Syarat Pelonggaran Aktivitas Publik di Jakarta

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X