Antisipasi Lonjakan Pasien Covid-19, RS Wisma Atlet Siapkan 8.000 Tempat Tidur

Kompas.com - 24/05/2021, 20:14 WIB
Koordinator Rumah Sakit Darurat Covid-19 Wisma Atlet Mayor Jenderal dr Tugas Ratmono saat memberi keterangan di RS Wisma Atlet Kemayoran, Jakpus, Senin (24/5/2021). KOMPAS.com/IhsanuddinKoordinator Rumah Sakit Darurat Covid-19 Wisma Atlet Mayor Jenderal dr Tugas Ratmono saat memberi keterangan di RS Wisma Atlet Kemayoran, Jakpus, Senin (24/5/2021).
Penulis Ihsanuddin
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Rumah Sakit Darurat Covid-19 Wisma Atlet Jakarta menyiapkan 8.000 tempat tidur guna mengantisipasi lonjakan pasien pasca-libur Idul Fitri.

Antisipasi ini dilakukan berkaca pada momen sebelumnya di mana jumlah pasien melonjak drastis usai libur panjang.

"Kalau ada peningkatan (pasien), kapasitas bisa kami tingkatkan sampai 8.000-an tempat tidur," kata Koordinator Rumah Sakit Darurat Covid-19 Wisma Atlet Mayor Jenderal dr Tugas Ratmono, Senin (24/5/2021).

Baca juga: Pasien Covid-19 di RS Wisma Atlet Kemayoran Didominasi Klaster Keluarga dan Pemudik

Tugas mengatakan, saat ini sudah terjadi tren kenaikan jumlah pasien meski jumlahnya tidak drastis.

Dalam sepekan, tingkat keterisian RS Wisma Atlet bertambah 6 persen.

Pada Senin (24/5/2021) pagi ini, ada 1.305 pasien Covid-19 yang dirawat di RS Wisma Atlet, yang didominasi klaster keluarga dan pemudik.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Jumlah itu sekitar 21,77 persen dari total kapasitas di empat tower di RS Wisma Atlet Kemayoran yang memiliki 5.994 tempat tidur.

Baca juga: Pasien Covid-19 di RS Wisma Atlet Terus Meningkat, Warga Jakarta Jangan Lengah

Namun, Tugas menilai bukan tidak mungkin jumlah pasien akan terus bertambah dalam beberapa hari ke depan.

"Kami bahkan pernah sampai 84 persen (tingkat keterisiannya) pada 24 Januari, usai libur tahun baru," kata dia.

Oleh karena itu, pihaknya sudah menyiapkan tower tambahan di Wisma Atlet Pademangan, Jakarta Utara, yang bisa menampung hingga 2.000-an pasien.

Dengan demikian, total kapasitas di RS Wisma Atlet bisa mencapai 8.000 tempat tidur.

"Tapi mudah-mudahan tak sampai sebanyak itu pasiennya," kata dia.

Baca juga: Pasien Terus Bertambah, Kini Ada 1.305 Orang Dirawat di Wisma Atlet

Guna mencegah pasien terus bertambah, Tugas mengingatkan warga untuk tidak lengah dalam menegakkan protokol kesehatan untuk pencegahan Covid-19.

"Kalau di luar sana tidak mencegah, RS bisa dipenuhi pasien. Ini penting kita harus terus memakai masker jaga jarak, cuci tangan, menghindari kerumunan, mengurangi mobilitas," ujarnya.



Video Rekomendasi

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

[Hak Jawab] Alvin Lim Klarifikasi Tuduhan Penculikan Anak dan Pencurian Ponsel

[Hak Jawab] Alvin Lim Klarifikasi Tuduhan Penculikan Anak dan Pencurian Ponsel

Megapolitan
2 Mayat Ditemukan dalam Rumah di Sukmajaya Depok, Polisi Sebut Nihil Tanda Kekerasan

2 Mayat Ditemukan dalam Rumah di Sukmajaya Depok, Polisi Sebut Nihil Tanda Kekerasan

Megapolitan
Ganjil-genap Margonda Depok, Dishub Berencana Sekat Kendaraan di 3 Titik Ini

Ganjil-genap Margonda Depok, Dishub Berencana Sekat Kendaraan di 3 Titik Ini

Megapolitan
Polisi Selidiki Dugaan Pungli terhadap PKL di Puri Beta Ciledug

Polisi Selidiki Dugaan Pungli terhadap PKL di Puri Beta Ciledug

Megapolitan
PNS DKI yang Korupsi Sumbangan Anak Yatim Tolak Disebut Dipecat, Pengacara: Yang Benar Diberhentikan Tak Hormat

PNS DKI yang Korupsi Sumbangan Anak Yatim Tolak Disebut Dipecat, Pengacara: Yang Benar Diberhentikan Tak Hormat

Megapolitan
Foto Viral Bayi Dicat Silver di Pamulang, Satpol PP Bakal Bertindak

Foto Viral Bayi Dicat Silver di Pamulang, Satpol PP Bakal Bertindak

Megapolitan
266 Pemotor yang Gunakan Knalpot Bising Ditindak Polisi Saat Crowd Free Night Semalam

266 Pemotor yang Gunakan Knalpot Bising Ditindak Polisi Saat Crowd Free Night Semalam

Megapolitan
Dishub Akui Ganjil Genap Margonda Dapat Bebani Area Lain di Depok hingga 30 Persen

Dishub Akui Ganjil Genap Margonda Dapat Bebani Area Lain di Depok hingga 30 Persen

Megapolitan
Pemkot Depok Gelar Sekolah Tatap Muka Mulai 4 Oktober, Akan Swab Rutin secara Acak

Pemkot Depok Gelar Sekolah Tatap Muka Mulai 4 Oktober, Akan Swab Rutin secara Acak

Megapolitan
Ganjil Genap Diprediksi Akan Perlancar Jalan Margonda Depok hingga 50 Persen di Akhir Pekan

Ganjil Genap Diprediksi Akan Perlancar Jalan Margonda Depok hingga 50 Persen di Akhir Pekan

Megapolitan
Ganjil Genap di Margonda Depok Hanya Diterapkan dari Flyover UI sampai Simpang Ramanda

Ganjil Genap di Margonda Depok Hanya Diterapkan dari Flyover UI sampai Simpang Ramanda

Megapolitan
Perseteruan Warga dengan 16 Sekuriti di Kembangan, Polisi Tetapkan Satu Tersangka

Perseteruan Warga dengan 16 Sekuriti di Kembangan, Polisi Tetapkan Satu Tersangka

Megapolitan
Video Viral Aksi Pencurian di Pondok Aren, Pelaku Gasak Suvenir dan 15 Hoverboard

Video Viral Aksi Pencurian di Pondok Aren, Pelaku Gasak Suvenir dan 15 Hoverboard

Megapolitan
3 Mobil Terlibat Kecelakaan Beruntun di Tol Dalam Kota, Berawal dari Pindah Lajur

3 Mobil Terlibat Kecelakaan Beruntun di Tol Dalam Kota, Berawal dari Pindah Lajur

Megapolitan
Kasus Penembakan di Tangerang, Polisi Sebut Tak Ada Saksi yang Lihat Langsung Kejadian

Kasus Penembakan di Tangerang, Polisi Sebut Tak Ada Saksi yang Lihat Langsung Kejadian

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.