Kompas.com - 27/05/2021, 15:08 WIB
Ilustrasi. KOMPAS.COM/HANDOUTIlustrasi.
|

TANGERANG SELATAN, KOMPAS.com - Kapala Organisasi Angkutan Darat (Organda) Tangerang Selatan Yusro Siregar (60) ditemukan tewas di kantor Uji KIR Dinas Perhubungan, Kamis (27/5/2021).

Kanitreskrim Polsek Cisauk Iptu Margana menjelaskan, Yusro ditemukan tak bernyawa oleh anak buahnya di dalam ruang kerjanya pada Kamis pagi sekitar pukul 07.30 WIB.

"Jam 07.30 WIB tadi pagi ditemukan sudah meninggal dunia. Posisi tidur miring di atas kasur yang biasa dia tempati," ujar Margana kepada Kompas.com, Kamis.

Menurut Margana, Yusro sudah tinggal di ruang kerjanya yang berada di kawasan Kantor Uji KIR Dinas Perhubungan Tangerang Selatan selama kurang lebih satu bulan terakhir.

Baca juga: Polres Tangsel Gagalkan Peredaran Narkoba Senilai Rp 2,64 Miliar Jaringan Aceh-Jabodetabek

Berdasarkan hasil pemeriksaan, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan di jasad Yusro. Kepala Organda Tangerang Selatan itu diduga meninggal dunia karena sakit yang dideritanya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Enggak ada tanda-tanda kekerasan. Kondisinya memang sudah meninggal lebih dari 24 jam. Terakhir ketemu orang hari Selasa, karena Rabu kemarin tanggal merah kan," kata Margana.

Saat ini, Margana menyebut jenazah Yusro sudah dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tangerang Selatan untuk divisum dan selanjutnya dimakamkan oleh pihak keluarga.

"Dari keterangan keluarga Pak Yusro tadi kan memang pernah menderita stroke. Jenazahnya dibawa ke RSUD Tangsel, hanya divisum luar saja, kemudian akan dimakamkan pihak keluarga," pungkasnya.



Video Rekomendasi

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

UPDATE 22 September: Tangsel Catat Penambahan 18 Kasus Covid-19

UPDATE 22 September: Tangsel Catat Penambahan 18 Kasus Covid-19

Megapolitan
Saat Biarawan Gereja yang Cabuli Anak Panti Akhirnya Diadili dan Proses Panjang di Baliknya

Saat Biarawan Gereja yang Cabuli Anak Panti Akhirnya Diadili dan Proses Panjang di Baliknya

Megapolitan
Prakiraan Cuaca Hari Ini: Sebagian Jabodetabek Hujan Ringan

Prakiraan Cuaca Hari Ini: Sebagian Jabodetabek Hujan Ringan

Megapolitan
Bruder Angelo Disidang karena Pencabulan Anak, Pengacara Korban: Ini Sejarah di Indonesia

Bruder Angelo Disidang karena Pencabulan Anak, Pengacara Korban: Ini Sejarah di Indonesia

Megapolitan
Pengelola Minimarket Minta Waktu Jalankan Seruan Gubernur soal Iklan Rokok

Pengelola Minimarket Minta Waktu Jalankan Seruan Gubernur soal Iklan Rokok

Megapolitan
KA Walahar, KA Jatiluhur, KA Siliwangi Kembali Beroperasi, Ini Syarat Calon Penumpang

KA Walahar, KA Jatiluhur, KA Siliwangi Kembali Beroperasi, Ini Syarat Calon Penumpang

Megapolitan
Kembali Beroperasi, Ini Jadwal KA Lokal Walahar, Jatiluhur, dan Siliwangi

Kembali Beroperasi, Ini Jadwal KA Lokal Walahar, Jatiluhur, dan Siliwangi

Megapolitan
Mobil VW Terbakar di Perempatan Ragunan

Mobil VW Terbakar di Perempatan Ragunan

Megapolitan
Satpol PP Jakpus Tertibkan 45 Lokasi yang Terpasang Iklan Rokok

Satpol PP Jakpus Tertibkan 45 Lokasi yang Terpasang Iklan Rokok

Megapolitan
Pengacara Korban Berharap Bruder Angelo Dihukum Maksimal

Pengacara Korban Berharap Bruder Angelo Dihukum Maksimal

Megapolitan
Cara Anies Antisipasi Gelombang Ketiga Covid-19 di Jakarta

Cara Anies Antisipasi Gelombang Ketiga Covid-19 di Jakarta

Megapolitan
Ini Lima Kawasan Prioritas Penataan Pemkot Jakbar

Ini Lima Kawasan Prioritas Penataan Pemkot Jakbar

Megapolitan
Produsen Tembakau Sintetis di Bogor Kemas Barang Siap Edar Dalam Bungkusan Pakan Burung

Produsen Tembakau Sintetis di Bogor Kemas Barang Siap Edar Dalam Bungkusan Pakan Burung

Megapolitan
Anies: 31.969 Jenazah Dimakamkan dengan Protokol Covid-19 Selama Pandemi

Anies: 31.969 Jenazah Dimakamkan dengan Protokol Covid-19 Selama Pandemi

Megapolitan
Data Kemendikbud: 25 Klaster Covid-19 Belajar Tatap Muka Ditemukan di Jakarta

Data Kemendikbud: 25 Klaster Covid-19 Belajar Tatap Muka Ditemukan di Jakarta

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.