Terus Bertambah, Warga Griya Melati Bogor yang Positif Covid-19 Kini 90 Orang

Kompas.com - 28/05/2021, 22:30 WIB
Warga Perumahan Griya Melati, Kelurahan Bubulak, Kota Bogor, Jawa Barat, menjalani test usap Covid-19, Senin (24/5/2021). Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 Kota Bogor melaporkan kasus Covid-19 di kompleks perumahan ini mencapai 58 orang. KOMPAS.com / KRISTIANTO PURNOMOWarga Perumahan Griya Melati, Kelurahan Bubulak, Kota Bogor, Jawa Barat, menjalani test usap Covid-19, Senin (24/5/2021). Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 Kota Bogor melaporkan kasus Covid-19 di kompleks perumahan ini mencapai 58 orang.

BOGOR, KOMPAS.com - Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 Kota Bogor, Jawa Barat, melaporkan data terbaru, Jumat (28/5/2021), sebanyak 90 warga di perumahan Griya Melati, Kelurahan Bubulak, terkonfirmasi positif Covid-19.

Jumlah warga yang terpapar Covid-19 di perumahan itu bertambah lima kasus dari hari sebelumnya, Kamis (27/5/2021), sebanyak 85 orang.

Penambahan tersebut sekaligus mencatatkan sebagai kasus Covid-19 terbanyak yang menulari warga di satu perumahan.

"Ada penambahan lima orang hari ini. Total 90 warga Griya Melati yang positif Covid-19," kata Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bogor Sri Nowo Retno, saat dikonfirmasi.

Baca juga: Pasca-Lebaran 2021, Terbentuk Klaster Mudik di Jakarta hingga Bogor

Retno menambahkan, Satgas Covid-19 Kota Bogor telah meminta warga Griya Melati yang positif untuk dievakuasi dan menjalani karantina di pusat isolasi Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP), Ciawi, Bogor, Jawa Barat.

Hal tersebut dilakukan agar penyebaran virus Corona di Griya Melati tidak meluas dan memapari warga lainnya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Belum semua dibawa ke BPKP Ciawi, masih ada yang isolasi mandiri di rumah," sebut Retno.

Baca juga: Akibat Klaster Lebaran, Cilangkap Jadi Kelurahan Tertinggi Kasus Covid-19 Aktif di Jakarta

Ia melanjutkan, Dinkes Kota Bogor telah mengirim 30 sampel warga Griya Melati yang terkonfirmasi positif Covid-19 ke laboratorium Penelitian dan Pengembangan Kesehatan (Litbangkes) Kementerian Kesehatan untuk dilakukan proses genome sequencing.

Tes genome sequencing tersebut dilakukan untuk mengetahui apakah ada indikasi varian baru virus Corona yang memapari warga Griya Melati mengingat penularannya yang relatif cepat.

Retno menyebut, 30 sampel warga yang dikirim itu memiliki nilai CT value rendah di bawah 30 berdasarkan hasil tes usap (swab) PCR.

"Total 30 sampel yang kita kirim ke Litbangkes, CT value-nya di bawah 30. Kita masih tunggu hasilnya seperti apa," pungkasnya.



Video Rekomendasi

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Soal Kemungkinan Mediasi dengan Haris Azhar dan Fatia, Luhut: Jalani Saja...

Soal Kemungkinan Mediasi dengan Haris Azhar dan Fatia, Luhut: Jalani Saja...

Megapolitan
Daftar 48 SMP di Kota Tangerang yang Gelar PTM Mulai Hari Ini

Daftar 48 SMP di Kota Tangerang yang Gelar PTM Mulai Hari Ini

Megapolitan
Laporkan Haris Azhar dan Fatia, Luhut Bantah Terlibat Bisnis Tambang di Papua

Laporkan Haris Azhar dan Fatia, Luhut Bantah Terlibat Bisnis Tambang di Papua

Megapolitan
Besok, DPRD DKI Gelar Rapat Paripurna Persetujuan Interpelasi Terkait Formula E

Besok, DPRD DKI Gelar Rapat Paripurna Persetujuan Interpelasi Terkait Formula E

Megapolitan
Dipanggil Polisi, Luhut Serahkan Barang Bukti Terkait Laporannya terhadap Haris Azhar dan Fatia Kontras

Dipanggil Polisi, Luhut Serahkan Barang Bukti Terkait Laporannya terhadap Haris Azhar dan Fatia Kontras

Megapolitan
Ada Demo di Depan Gedung KPK, Polisi Siagakan 600 Personel dan Kendaraan Taktis

Ada Demo di Depan Gedung KPK, Polisi Siagakan 600 Personel dan Kendaraan Taktis

Megapolitan
Pembangunan Saluran Air di Klender Dimulai Hari Ini, Kendaraan Bisa Lewat Jalur Transjakarta

Pembangunan Saluran Air di Klender Dimulai Hari Ini, Kendaraan Bisa Lewat Jalur Transjakarta

Megapolitan
Bocah Perempuan 5 Tahun di Ciracas Dianiaya Ibu Tirinya Sendiri, Ayah Lapor Polisi

Bocah Perempuan 5 Tahun di Ciracas Dianiaya Ibu Tirinya Sendiri, Ayah Lapor Polisi

Megapolitan
Luhut Penuhi Panggilan Polisi untuk Klarifikasi Laporan terhadap Haris Azhar dan Fatia Kontras

Luhut Penuhi Panggilan Polisi untuk Klarifikasi Laporan terhadap Haris Azhar dan Fatia Kontras

Megapolitan
Masih Ada 27 Persen Warga Jakpus yang Belum Divaksin Covid-19

Masih Ada 27 Persen Warga Jakpus yang Belum Divaksin Covid-19

Megapolitan
Vaksinasi Covid-19 Dosis Dua di Tangsel Baru 41,6 Persen dari Target 1 Juta Penduduk

Vaksinasi Covid-19 Dosis Dua di Tangsel Baru 41,6 Persen dari Target 1 Juta Penduduk

Megapolitan
Senin Ini, Luhut Pandjaitan Diminta Keterangan Terkait Laporan terhadap Haris Azhar dan Fatia Kontras

Senin Ini, Luhut Pandjaitan Diminta Keterangan Terkait Laporan terhadap Haris Azhar dan Fatia Kontras

Megapolitan
Pegawai KPI Korban Pelecehan Jalani Pemeriksaan Psikologi di LPSK

Pegawai KPI Korban Pelecehan Jalani Pemeriksaan Psikologi di LPSK

Megapolitan
5 Lokasi SIM Keliling di Jakarta Senin Ini

5 Lokasi SIM Keliling di Jakarta Senin Ini

Megapolitan
Anies Ibaratkan Terkendalinya Covid-19 di Jakarta seperti Film 'Avengers'

Anies Ibaratkan Terkendalinya Covid-19 di Jakarta seperti Film "Avengers"

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.