Kompas.com - 30/05/2021, 15:28 WIB
Warga Perumahan Griya Melati, Kelurahan Bubulak, Kota Bogor, Jawa Barat, menjalani test usap Covid-19, Senin (24/5/2021). Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 Kota Bogor melaporkan kasus Covid-19 di kompleks perumahan ini mencapai 58 orang. KOMPAS.com / KRISTIANTO PURNOMOWarga Perumahan Griya Melati, Kelurahan Bubulak, Kota Bogor, Jawa Barat, menjalani test usap Covid-19, Senin (24/5/2021). Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 Kota Bogor melaporkan kasus Covid-19 di kompleks perumahan ini mencapai 58 orang.

BOGOR, KOMPAS.com - Kasus Covid-19 di perumahan Griya Melati, Kelurahan Bubulak, Kota Bogor, Jawa Barat, bertambah.

Berdasarkan laporan terbaru Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 Kota Bogor, terdapat penambahan satu kasus baru. Sehingga, total jumlah warga Griya Melati yang terkonfirmasi positif kini mencapai 91 orang.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bogor Sri Nowo Retno menyampaikan, temuan satu kasus baru terdeteksi berdasarkan data dari new all record.

Awalnya, kata Retno, warga yang bersangkutan tidak melapor kepada Satgas Covid-19 Kota Bogor bahwa dirinya positif Covid-19.

Baca juga: Antisipasi Varian Baru, 30 Sampel Warga Griya Melati Bogor Dites Genome Sequencing

Retno menjelaskan, warga itu melakukan tes swab mandiri di salah satu rumah sakit. Lalu, sampelnya dikirim ke laboratorium yang hasilnya diketahui positif Covid-19.

"Awalnya pasien (warga) tersebut tidak melapor ke Satgas Covid-19 RW atau puskesmas. Sekarang yang bersangkutan sudah dihubungi dan ditracing," kata Retno, Minggu (30/5/2021).

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Ia menambahkan, saat ini Satgas Covid-19 Kota Bogor terus melakukan penelusuran kontak erat, termasuk melakukan evakuasi seluruh warga yang positif ke pusat isolasi di BPKP Ciawi, Bogor, Jawa Barat.

Baca juga: Kasus Covid-19 Griya Melati Bogor, Puluhan Warga Terpapar hingga Pemberlakuan Karantina Wilayah

Selain itu, sambung dia, petugas kesehatan juga terus mengebut pelaksanaan tes PCR terhadap seluruh warga perumahan Griya Melati untuk mengantisipasi penularan Covid-19 yang lebih meluas.

Semua kontak erat juga diwajibkan karantina selama lima hari dan dilakukan swab antigen dan PCR.

"Semua kontak erat wajib karantina lima hari, tidak aktivitas dulu. Kita lakukan swab juga untuk memastikan benar-benar negatif baru boleh aktivitas," tutur dia.



Video Rekomendasi

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ada 25 Klaster Covid-19 di Sekolah Tatap Muka di Jakarta, Pemprov DKI Disebut Terkesan Tak Siap

Ada 25 Klaster Covid-19 di Sekolah Tatap Muka di Jakarta, Pemprov DKI Disebut Terkesan Tak Siap

Megapolitan
Ada Kecelakaan Truk, Jalan Tol Jakarta-Cikampek Sempat Macet Total

Ada Kecelakaan Truk, Jalan Tol Jakarta-Cikampek Sempat Macet Total

Megapolitan
Aturan Makan di Restoran Jakarta Selama PPKM Level 3

Aturan Makan di Restoran Jakarta Selama PPKM Level 3

Megapolitan
Kepala KPLP dan Kasubag Umum Lapas Tangerang Kembali Diperiksa Terkait Kebakaran

Kepala KPLP dan Kasubag Umum Lapas Tangerang Kembali Diperiksa Terkait Kebakaran

Megapolitan
Simpang Mampang Depok Banjir sejak Dini Hari padahal Tidak Diguyur Hujan

Simpang Mampang Depok Banjir sejak Dini Hari padahal Tidak Diguyur Hujan

Megapolitan
Pemkot Bekasi Bakal Cairkan Insentif Nakes pada Oktober Mendatang

Pemkot Bekasi Bakal Cairkan Insentif Nakes pada Oktober Mendatang

Megapolitan
Cegah Klaster Covid-19, Sekolah di Kota Bekasi Wajib Semprot Disinfektan Tiap Selesai PTM

Cegah Klaster Covid-19, Sekolah di Kota Bekasi Wajib Semprot Disinfektan Tiap Selesai PTM

Megapolitan
Polisi Akan Gelar Perkara Kasus Kebakaran Lapas Tangerang untuk Tetapkan Tersangka Baru

Polisi Akan Gelar Perkara Kasus Kebakaran Lapas Tangerang untuk Tetapkan Tersangka Baru

Megapolitan
Polda Metro Jaya Akan Panggil Luhut B Pandjaitan Terkait Laporan terhadap Hariz Azhar dan Fatia Maulidiyanti

Polda Metro Jaya Akan Panggil Luhut B Pandjaitan Terkait Laporan terhadap Hariz Azhar dan Fatia Maulidiyanti

Megapolitan
Soal 25 Klaster Covid-19 akibat PTM di Jakarta, Pimpinan DPRD DKI: Tak Perlu Panik Berlebihan

Soal 25 Klaster Covid-19 akibat PTM di Jakarta, Pimpinan DPRD DKI: Tak Perlu Panik Berlebihan

Megapolitan
Seorang Napi Korban Kebakaran Lapas Tangerang Harus Jalani Beberapa Operasi Lagi, Dirawat di Ruang Bedah

Seorang Napi Korban Kebakaran Lapas Tangerang Harus Jalani Beberapa Operasi Lagi, Dirawat di Ruang Bedah

Megapolitan
Disdik DKI Kaget Dapat Kabar Ada 25 Klaster Covid-19 pada Sekolah Tatap Muka di Jakarta

Disdik DKI Kaget Dapat Kabar Ada 25 Klaster Covid-19 pada Sekolah Tatap Muka di Jakarta

Megapolitan
Pria Diduga Penebar Ranjau Paku di Kawasan Gatot Subroto Ditangkap

Pria Diduga Penebar Ranjau Paku di Kawasan Gatot Subroto Ditangkap

Megapolitan
1.226 PAUD dan TK di Kota Bekasi Gelar PTM Terbatas

1.226 PAUD dan TK di Kota Bekasi Gelar PTM Terbatas

Megapolitan
UPDATE: 20 Kasus Baru Covid-19 di Depok, 5 Pasien Wafat

UPDATE: 20 Kasus Baru Covid-19 di Depok, 5 Pasien Wafat

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.