Kompas.com - 01/06/2021, 19:21 WIB
Sebuah video viral di media sosial memperlihatkan sebuah mobil diamuk massa di pintu Tol Ciledug 2, Pesanggrahan, Jakarta Selatan. TANGKAPAN LAYARSebuah video viral di media sosial memperlihatkan sebuah mobil diamuk massa di pintu Tol Ciledug 2, Pesanggrahan, Jakarta Selatan.

JAKARTA, KOMPAS.com - Sebuah video viral di media sosial memperlihatkan sebuah mobil diamuk massa di pintu Tol Ciledug 2, Pesanggrahan, Jakarta Selatan.

Dalam video yang diunggah, pengendara mobil disebut pelaku tabrak lari.

Kaca hingga badan mobil tampak rusak akibat diamuk massa. Disebutkan juga pelaku telah diamankan polisi.

Kanit Laka Lantas Polres Jakarta Selatan AKP Suharno mengonfirmasi adanya peristiwa tabrak lari itu.

Baca juga: Pasien Rumah Lawan Covid-19 Tangsel Meningkat, 50 Persen ART Baru Mudik Lebaran

"Sebetulnya itu tabrak lari, terus dikejar sama orang-orang, pas di tol diamuk massa," kata Suharno, Selasa (1/6/2021).

Suharno mengatakan, amuk massa terjadi pada Selasa ini, pukul 00.10 WIB.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Sebelum diamuk massa, mobil Toyota Fortuner B 1218 PJS yang dikendarai JAH menabrak dua motor dan satu gerobak.

Baca juga: Beberapa Hal yang Perlu Diketahui Seputar Berlakunya PPKM Mikro di DKI Mulai 1 Juni

Namun, polisi hanya mencatat satu identitas korban, yakni RAP yang mengendarai motor Yamaha N-max dan ditabrak pelaku di Jalan Ciledug Raya, Pesanggrahan.

"Korban berinisial RAP, mengalami luka pada bagian tangan kanan, kaki kanan, dan bibir," ujar Suharno.

Korban kemudian dilarikan ke RS Sari Asih Ciledug untuk berobat.

Suharno juga memastikan, pelaku tidak dalam keadaan mabuk kala mengendarai mobil.



Video Rekomendasi

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

UPDATE 22 September: Tambah 11 Kasus di Kota Tangerang, 171 Pasien Covid-19 Masih Dirawat

UPDATE 22 September: Tambah 11 Kasus di Kota Tangerang, 171 Pasien Covid-19 Masih Dirawat

Megapolitan
BNN Sebut Ada 753 Pengguna Narkoba Aktif di Kota Tangerang, Kemungkinan Lebih Banyak

BNN Sebut Ada 753 Pengguna Narkoba Aktif di Kota Tangerang, Kemungkinan Lebih Banyak

Megapolitan
Pemkot Tangsel Targetkan Pemotongan Tiang di Tengah Jalan WR Supratman Rampung Dua Pekan

Pemkot Tangsel Targetkan Pemotongan Tiang di Tengah Jalan WR Supratman Rampung Dua Pekan

Megapolitan
UPDATE 22 September: Tangsel Catat Penambahan 18 Kasus Covid-19

UPDATE 22 September: Tangsel Catat Penambahan 18 Kasus Covid-19

Megapolitan
Saat Biarawan Gereja yang Cabuli Anak Panti Akhirnya Diadili dan Proses Panjang di Baliknya

Saat Biarawan Gereja yang Cabuli Anak Panti Akhirnya Diadili dan Proses Panjang di Baliknya

Megapolitan
Prakiraan Cuaca Hari Ini: Sebagian Jabodetabek Hujan Ringan

Prakiraan Cuaca Hari Ini: Sebagian Jabodetabek Hujan Ringan

Megapolitan
Bruder Angelo Disidang karena Pencabulan Anak, Pengacara Korban: Ini Sejarah di Indonesia

Bruder Angelo Disidang karena Pencabulan Anak, Pengacara Korban: Ini Sejarah di Indonesia

Megapolitan
Pengelola Minimarket Minta Waktu Jalankan Seruan Gubernur soal Iklan Rokok

Pengelola Minimarket Minta Waktu Jalankan Seruan Gubernur soal Iklan Rokok

Megapolitan
KA Walahar, KA Jatiluhur, KA Siliwangi Kembali Beroperasi, Ini Syarat Calon Penumpang

KA Walahar, KA Jatiluhur, KA Siliwangi Kembali Beroperasi, Ini Syarat Calon Penumpang

Megapolitan
Kembali Beroperasi, Ini Jadwal KA Lokal Walahar, Jatiluhur, dan Siliwangi

Kembali Beroperasi, Ini Jadwal KA Lokal Walahar, Jatiluhur, dan Siliwangi

Megapolitan
Mobil VW Terbakar di Perempatan Ragunan

Mobil VW Terbakar di Perempatan Ragunan

Megapolitan
Satpol PP Jakpus Tertibkan 45 Lokasi yang Terpasang Iklan Rokok

Satpol PP Jakpus Tertibkan 45 Lokasi yang Terpasang Iklan Rokok

Megapolitan
Pengacara Korban Berharap Bruder Angelo Dihukum Maksimal

Pengacara Korban Berharap Bruder Angelo Dihukum Maksimal

Megapolitan
Cara Anies Antisipasi Gelombang Ketiga Covid-19 di Jakarta

Cara Anies Antisipasi Gelombang Ketiga Covid-19 di Jakarta

Megapolitan
Ini Lima Kawasan Prioritas Penataan Pemkot Jakbar

Ini Lima Kawasan Prioritas Penataan Pemkot Jakbar

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.