Kompas.com - 04/06/2021, 11:26 WIB
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan saat konferensi pers di Kantor Kementerian Perhubungan Republik Indonesia, Jumat (4/6/2021) KOMPAS.com/SINGGIH WIRYONOGubernur DKI Jakarta Anies Baswedan saat konferensi pers di Kantor Kementerian Perhubungan Republik Indonesia, Jumat (4/6/2021)

JAKARTA, KOMPAS.com - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan berharap setiap perusahaan dan perkantoran di DKI Jakarta dapat memberikan insentif kepada karyawan yang berangkat ke kantor dengan menggunakan sepeda.

"Kami berharap perusahaan, kantor-kantor, memberikan insentif bagi mereka yang naik sepeda," ucap Anies saat ditemui di Kantor Kementerian Perhubungan, Jumat (4/6/2021).

Beberapa contoh insentif yang dapat diberikan, kata Anies, antara lain kemudahan kredit sepeda, atau juga bisa berupa subsidi premi asuransi.

Baca juga: Minta Pengendara Bermotor Hormati Pesepeda, Anies: Naik Sepeda Lebih Berisiko

Tidak hanya itu, Anies juga berharap perusahaan dapat memberikan berbagai kemudahan di kantor agar karyawannya beralih transportasi menggunakan sepeda.

"Diberikan kemudahan di dalam mereka berkegiatan di kantor sehingga ada insentif tambahan untuk mau menggunakan sepeda," ucap dia.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Selain itu Anies juga meminta agar disediakan tempat berbilas atau shower dan tempat parkir sepeda minimal 10 persen dari kapasitas parkir yang tersedia.

Baca juga: Perkantoran dan Pusat Perbelanjaan di Jakarta Wajib Sediakan Fasilitas Parkir Sepeda Saat PPKM Mikro

Anies juga berharap agar setiap karyawan bisa menyediakan sepeda di kantor untuk kegiatan rutin mereka seperti pergi makan siang atau menuju tempat rapat di dekat kantor.

"Kalaupun belum bisa naik sepeda ke kantor, paling tidak di kantor ada sepeda untuk datang ke pertemuan-pertemuan," tutur dia.

Kebijakan tersebut, kata Anies, sangat penting untuk membangun kota yang lebih bersih dari polusi dan masyarakat yang sehat dari pesepeda.

"Jadi kita berkepentingan sama-sama untuk membuat warga lebih sehat, kotanya lebih bersih, dan nantinya kita akan merasakan suasana kota urban yang secara umum kondisinya lebih sehat," ucap Anies.



Video Rekomendasi

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Munculnya Dugaan Pembunuhan dalam Kasus Pria Gantung Diri Saat 'Live' di TikTok hingga Jawaban Polisi

Munculnya Dugaan Pembunuhan dalam Kasus Pria Gantung Diri Saat "Live" di TikTok hingga Jawaban Polisi

Megapolitan
Tambah 19 Kasus Covid-19 di Kota Tangerang, 217 Pasien Dirawat

Tambah 19 Kasus Covid-19 di Kota Tangerang, 217 Pasien Dirawat

Megapolitan
Asap Tebal Mengepul di Area TPU Pondok Kelapa, Berasal dari Pembakaran Sampah

Asap Tebal Mengepul di Area TPU Pondok Kelapa, Berasal dari Pembakaran Sampah

Megapolitan
Kasus Covid-19 Turun, Wagub DKI Klaim Tak Ada Lagi Antrean Pasien di IGD RS di Jakarta

Kasus Covid-19 Turun, Wagub DKI Klaim Tak Ada Lagi Antrean Pasien di IGD RS di Jakarta

Megapolitan
Vaksinasi Covid-19 Dosis Dua di Tangsel Baru 38,7 Persen dari Target

Vaksinasi Covid-19 Dosis Dua di Tangsel Baru 38,7 Persen dari Target

Megapolitan
Pabrik Sablon di Cengkareng Dilanda Kebakaran, 14 Unit Damkar Dikerahkan

Pabrik Sablon di Cengkareng Dilanda Kebakaran, 14 Unit Damkar Dikerahkan

Megapolitan
Aksi Pembegalan Terjadi Lagi di Bintaro, Dua Pengemudi Ojol Dibacok

Aksi Pembegalan Terjadi Lagi di Bintaro, Dua Pengemudi Ojol Dibacok

Megapolitan
Tangsel Catat Penambahan 12 Kasus Covid-19, 13 Pasien Sembuh

Tangsel Catat Penambahan 12 Kasus Covid-19, 13 Pasien Sembuh

Megapolitan
Pemuda yang Tenggelam di Kali Hitam Ditemukan Tewas, Diduga Tercebur karena Mabuk

Pemuda yang Tenggelam di Kali Hitam Ditemukan Tewas, Diduga Tercebur karena Mabuk

Megapolitan
Jakarta Tambah 155 Kasus Baru Covid-19, Positivity Rate Sepekan Terakhir 1,2 Persen

Jakarta Tambah 155 Kasus Baru Covid-19, Positivity Rate Sepekan Terakhir 1,2 Persen

Megapolitan
Soal 'Commitment Fee' Formula E di Jakarta yang Mahal, Wagub DKI Sebut Itu Sesuai Aturan

Soal "Commitment Fee" Formula E di Jakarta yang Mahal, Wagub DKI Sebut Itu Sesuai Aturan

Megapolitan
Polisi: Korban Penembakan di Pinang Tangerang Ahli Pengobatan Alternatif dan Ketua Majelis Taklim

Polisi: Korban Penembakan di Pinang Tangerang Ahli Pengobatan Alternatif dan Ketua Majelis Taklim

Megapolitan
Tersangka pada Kasus Korupsi Damkar Depok Diharapkan Bukan sebagai Tumbal

Tersangka pada Kasus Korupsi Damkar Depok Diharapkan Bukan sebagai Tumbal

Megapolitan
Polisi Uji Proyektil pada Kasus Penembakan di Pinang, Kota Tangerang

Polisi Uji Proyektil pada Kasus Penembakan di Pinang, Kota Tangerang

Megapolitan
Pengacara Sebut Pria yang Gantung Diri Saat 'Live' di Tiktok Diduga Dibunuh, Polisi: Belum Mengarah ke Sana

Pengacara Sebut Pria yang Gantung Diri Saat 'Live' di Tiktok Diduga Dibunuh, Polisi: Belum Mengarah ke Sana

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.