Kompas.com - 07/06/2021, 17:41 WIB
Ratusan jemaah Muslim mengelilingi Ka'bah, bangunan berbentuk kubus di Masjid Al Haram, sembari menerapkan jaga jarak sosial untuk melindungi diri dari virus corona, di kota suci Muslim di Mekkah, Arab Saudi, Rabu, 29 Juli, 2020. AP/STRRatusan jemaah Muslim mengelilingi Ka'bah, bangunan berbentuk kubus di Masjid Al Haram, sembari menerapkan jaga jarak sosial untuk melindungi diri dari virus corona, di kota suci Muslim di Mekkah, Arab Saudi, Rabu, 29 Juli, 2020.

DEPOK, KOMPAS.com - Pasangan calon jemaah haji asal Depok, Jawa Barat, Ma'mun (62) dan Marhamah (62), mengaku ikhlas sekaligus tergelitik dengan keadaan yang lagi-lagi membuat mereka batal beribadah haji dalam dua tahun terakhir.

Kedua calon jemaah ini seharusnya berangkat menuju Mekkah, Arab Saudi sebagai rombongan haji di tahun 2020. Namun, situasi pandemi Covid-19 membuat Ma'mun dan Marhamah belum bisa memenuhi rukun Islam ke-5, setidaknya hingga 2022 nanti.

Marhamah mengaku sudah bermimpi dapat beribadah di depan Baitullah sejak pertama kali mendaftar haji pada 2011 lalu. Sebuah penantian panjang.

Baca juga: Dua Kali Haji Dibatalkan, Beberapa Calon Jemaah Meninggal Dunia

"Jadi dulu kami harus menunggu 10 tahun. Dulu katanya, calon jemaah yang didahulukan adalahyang berusia di atas 60 tahun. Kami pun menanti hingga usia kami mencapai 60 tahun. Alhamdulillah, di usia 61 tahun kami dapat panggilan," ujar Marhamah, Senin (7/6/2021).

Namun, saat panggilan datang, Marhamah dan suami justru harus kembali menunggu. Kondisi inilah yang membuat mereka merasa tergelitik.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Lucunya, saat ada isu haji dibuka 2021, calon jemaah yang boleh berangkat justru yang umurnya di bawah 60 tahun. Dulu enggak kebagian karena belum 60 tahun, sekarang enggak kebagian karena sudah 60 tahun, " lanjut Marhamah sambil terkekeh.

Baca juga: Pemberangkatan Batal, Sejumlah Calon Jemaah Haji di Tangsel Tarik Dana Pelunasan

Hingga akhirnya Indonesia tidak memberangkatkan haji sama sekali pada tahun ini, Marhamah pun mengaku ikhlas, apalagi dia sudah ditawari pengembalian dana haji.

"Dulu sempat ditawari ada yang mau refund apa enggak oleh KBIH, kasarnya dibatalin," ungkap Ma'mun yang tercatat sebagai calon jemaah haji KBIH Al-Karimiyah Sawangan, Depok, Jawa Barat.

Ma'mun tak memungkiri bahwa ia kaget dengan tawaran itu, tapi ia maklum karena bisa jadi ada jemaah yang berkeberatan jika harus menunggu setahun lagi.

"Tapi lebih kaget lagi saat ada kabar yang bilang bisa daftar haji lagi setelah pengembalian dana atau refund. Tapi waktu tunggunya 29 tahun," kata Ma'mun sambil tersenyum.

Menyikapi batalnya pemberangkatan haji tahun ini, keduanya mengaku ikhlas dan berharap masih memiliki umur panjang dan kesehatan, sehingga bisa berangkat haji tahun depan.



Video Rekomendasi

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Anies Datangi Rumah Duka Mertua SBY

Anies Datangi Rumah Duka Mertua SBY

Megapolitan
RS Hermina Depok Perkenalkan Aplikasi Emergency Button untuk Kondisi Gawat Darurat

RS Hermina Depok Perkenalkan Aplikasi Emergency Button untuk Kondisi Gawat Darurat

Megapolitan
LBH Masyarakat Akan Bertemu 9 Keluarga Napi Tewas di Lapas Tangerang yang Hendak Tuntut Pemerintah

LBH Masyarakat Akan Bertemu 9 Keluarga Napi Tewas di Lapas Tangerang yang Hendak Tuntut Pemerintah

Megapolitan
Anak Usia di Bawah 12 Tahun Boleh Masuk Mal, Wagub DKI: Tanda Pandemi di Jakarta Membaik

Anak Usia di Bawah 12 Tahun Boleh Masuk Mal, Wagub DKI: Tanda Pandemi di Jakarta Membaik

Megapolitan
Update 20 September: Penambahan Kasus Covid-19 di Jakarta di Bawah 100

Update 20 September: Penambahan Kasus Covid-19 di Jakarta di Bawah 100

Megapolitan
UPDATE 20 September: Tambah 5 Kasus, 31 Pasien Covid-19 Sembuh di Tangsel

UPDATE 20 September: Tambah 5 Kasus, 31 Pasien Covid-19 Sembuh di Tangsel

Megapolitan
Antisipasi Tumbang, Pepohonan di Jalan Tekno Widya Serpong Bakal Dipangkas

Antisipasi Tumbang, Pepohonan di Jalan Tekno Widya Serpong Bakal Dipangkas

Megapolitan
Mobil Tercebur ke Saluran Air di Pulomas, Sopir Mengaku Mengantuk

Mobil Tercebur ke Saluran Air di Pulomas, Sopir Mengaku Mengantuk

Megapolitan
Anies Dipanggil KPK, Wagub DKI: Kami Yakin Tidak Terlibat Korupsi Tanah Munjul

Anies Dipanggil KPK, Wagub DKI: Kami Yakin Tidak Terlibat Korupsi Tanah Munjul

Megapolitan
Kejaksaan Tahan 3 Tersangka Korupsi Anak Usaha Jakarta Tourisindo

Kejaksaan Tahan 3 Tersangka Korupsi Anak Usaha Jakarta Tourisindo

Megapolitan
Ungkap Kasus Pria Gantung Diri Saat Live TikTok, Polisi Tunggu Hasil Uji Lab

Ungkap Kasus Pria Gantung Diri Saat Live TikTok, Polisi Tunggu Hasil Uji Lab

Megapolitan
Proyek Normalisasi Ciliwung di Cawang Akan Bebaskan 300 Bidang Tanah di 4 RW

Proyek Normalisasi Ciliwung di Cawang Akan Bebaskan 300 Bidang Tanah di 4 RW

Megapolitan
Daftar 60 SMP di Kota Tangerang yang Mulai Gelar Belajar Tatap Muka Hari Ini

Daftar 60 SMP di Kota Tangerang yang Mulai Gelar Belajar Tatap Muka Hari Ini

Megapolitan
Saat Berbagai Tugu yang Dibangun Anies Tuai Polemik: Ujung-ujungnya Dibongkar dan Satu Mangkrak

Saat Berbagai Tugu yang Dibangun Anies Tuai Polemik: Ujung-ujungnya Dibongkar dan Satu Mangkrak

Megapolitan
Anggota DPRD DKI: Anies Lakukan Penyalahgunaan Wewenang demi Formula E

Anggota DPRD DKI: Anies Lakukan Penyalahgunaan Wewenang demi Formula E

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.