Klaster Pondok Pesantren di Bogor, Kini 65 Santri Positif Covid-19

Kompas.com - 07/06/2021, 20:41 WIB
Ilustrasi virus corona SHUTTERSTOCK/ker_viiIlustrasi virus corona

BOGOR, KOMPAS.com - Kasus Covid-19 di Pondok Pesantren (ponpes) Bina Madani, Kelurahan Harjasari, Kota Bogor, Jawa Barat, terus bertambah.

Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 Kota Bogor melaporkan, hingga Senin (7/6/2021), jumlah santri yang terkonfirmasi positif mencapai 65 orang.

Wakil Wali Kota Bogor Dedie Rachim mengatakan, penambahan kasus aktif di ponpes tersebut diketahui setelah Satgas Covid-19 menggelar tes usap (swab) PCR massal terhadap 454 orang, baik santri maupun pengurus pesantren, pada Minggu (6/6/2021).

"Hari ini kita mendapatkan update dari 454 orang yang sudah kita lakukan swab test PCR, ada 33 santri yang terkonfirmasi positif. Jadi menambah dari yang sebelumnya ada 32 santri," ungkap Dedie, di Balai Kota Bogor, Senin (7/6/2021).

Baca juga: 32 Santri di Bogor Positif Covid-19 Usai Mudik Lebaran

Dedie menambahkan, saat ini Satgas Covid-19 masih melakukan penelusuran (tracing) kontak erat dari kasus itu.

Dirinya menuturkan, puluhan santri yang terpapar Covid-19 akan menjalani karantina di pusat isolasi BPKP Ciawi, Bogor.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Dari total 65 kasus positif, saat ini sudah ada 56 orang yang dilakukan perawatan di BPKP Ciawi, 8 orang diisolasi di rumah, serta 1 orang masih di pesantren dan sedang dilakukan proses evakuasi," sebut Dedie.

Dengan penambahan kasus itu, ia memastikan Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor akan mengambil langkah menutup sementara Pondok Pesantren Bina Madani dari segala aktivitas termasuk kegiatan peribadatan yang melibatkan warga sekitar.

Baca juga: 32 Santri di Bogor Positif Covid-19, Keluarga Dilarang Berkunjung ke Ponpes

Dia juga menyinggung dengan adanya kasus ini berpengaruh besar terhadap proses uji coba pembelajaran tatap muka (PTM) yang saat ini sedang berlangsung.

"Sekarang terbukti kalau kita tidak hati-hati, tidak ada prokes ketat, risikonya ada paparan. Baik di jalan, kendaraan umum, tempat asal, dan lain-lain," jelas dia.

Halaman:


Video Rekomendasi

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

PKL hingga Pemilik Warung di Jabodetabek Bisa Dapat Bantuan Rp 1,2 Juta, Ini Syaratnya

PKL hingga Pemilik Warung di Jabodetabek Bisa Dapat Bantuan Rp 1,2 Juta, Ini Syaratnya

Megapolitan
Bocah Perempuan Dilaporkan Jadi Korban Pelecehan Seksual di Sekitar Rumahnya di Duren Sawit

Bocah Perempuan Dilaporkan Jadi Korban Pelecehan Seksual di Sekitar Rumahnya di Duren Sawit

Megapolitan
Pandemi Covid-19, Tingkat Pengangguran Terbuka di Jakarta Barat Naik Dua Kali Lipat

Pandemi Covid-19, Tingkat Pengangguran Terbuka di Jakarta Barat Naik Dua Kali Lipat

Megapolitan
Vaksinasi Covid-19 di Depok Sudah Capai 60 Persen Dosis Pertama

Vaksinasi Covid-19 di Depok Sudah Capai 60 Persen Dosis Pertama

Megapolitan
Ini Alasan Luhut Laporkan Fatia dari Kontras dan Haris Azhar Terkait Pencemaran Nama Baik

Ini Alasan Luhut Laporkan Fatia dari Kontras dan Haris Azhar Terkait Pencemaran Nama Baik

Megapolitan
100 Perempuan dan Anak Jadi Korban Kekerasan di Kota Tangerang pada Januari-September 2021

100 Perempuan dan Anak Jadi Korban Kekerasan di Kota Tangerang pada Januari-September 2021

Megapolitan
Pendapatan UMKM di Jakarta Barat Saat Pandemi Lebih Stabil Dibanding Pelaku Usaha Lain

Pendapatan UMKM di Jakarta Barat Saat Pandemi Lebih Stabil Dibanding Pelaku Usaha Lain

Megapolitan
Luhut B Pandjaitan Gugat Fatia dari Kontras dan Haris Azhar Rp 100 Miliar Terkait Tudingan 'Bermain' di Tambang di Papua

Luhut B Pandjaitan Gugat Fatia dari Kontras dan Haris Azhar Rp 100 Miliar Terkait Tudingan "Bermain" di Tambang di Papua

Megapolitan
Polisi Bubarkan Demo Pendukung Interpelasi Formula E di Depan Gedung DPRD DKI

Polisi Bubarkan Demo Pendukung Interpelasi Formula E di Depan Gedung DPRD DKI

Megapolitan
Gudang Tinta di Semanan Terbakar

Gudang Tinta di Semanan Terbakar

Megapolitan
Dituding Ingin Mengkriminalisasi Hariz Azhar dan Fatia, Luhut Binsar: Tak Ada Waktu Mikir ke Sana

Dituding Ingin Mengkriminalisasi Hariz Azhar dan Fatia, Luhut Binsar: Tak Ada Waktu Mikir ke Sana

Megapolitan
Duduk Perkara Luhut Laporkan Haris Azhar dan Fatia Kontras ke Polisi

Duduk Perkara Luhut Laporkan Haris Azhar dan Fatia Kontras ke Polisi

Megapolitan
Kebakaran Cahaya Swalayan Cilandak KKO Diduga akibat Korsleting Listrik

Kebakaran Cahaya Swalayan Cilandak KKO Diduga akibat Korsleting Listrik

Megapolitan
Luhut Binsar Laporkan Haris Azhar dan Fatia Kontras ke Polisi Terkait Pencemaran Nama Baik

Luhut Binsar Laporkan Haris Azhar dan Fatia Kontras ke Polisi Terkait Pencemaran Nama Baik

Megapolitan
Cara Dapatkan Bantuan Rp 1,2 Juta untuk Pedagang Kaki Lima hingga Pengusaha Warteg

Cara Dapatkan Bantuan Rp 1,2 Juta untuk Pedagang Kaki Lima hingga Pengusaha Warteg

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.