Kompas.com - 09/06/2021, 12:18 WIB
Kepala Dinas Kesehatan Kota Tangerang Liza Puspadewi ketika ditemui di RSUD Kota Tangerang, Selasa (12/1/2021) siang. KOMPAS.com/MUHAMMAD NAUFALKepala Dinas Kesehatan Kota Tangerang Liza Puspadewi ketika ditemui di RSUD Kota Tangerang, Selasa (12/1/2021) siang.

TANGERANG, KOMPAS.com - Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Tangerang Liza Puspadewi menyatakan, sebanyak 152.141 warga Kota Tangerang telah menerima vaksin Covid-19. Data tersebut merupakan jumlah kumulatif hingga Senin (7/6/2021).

"Berapa orang yang sudah tervaksinasi? Ini data kemarin Senin, (ada) 152.141 orang," kata Liza, Rabu (9/6/2021).

Penduduk Kota Tangerang saat ini sebanyak 2,2 juta orang.

Baca juga: Keterisian Tempat Tidur Pasien Covid-19 di Kota Tangerang Capai 53 Persen

Dia menyebutkan, dari 152 ribu orang itu, sebanyak 98.000 di antaranya telah menerima vaksin dosis kedua. Dinkes, lanjut Liza, tengah memprioritaskan vaksinasi Covid-19 bagi para warga lanjut usia (lansia).

Dari jumlah lansia di Kota Tangerang ada sebanyak 117.010 orang, jajarannya telah menyuntikkan vaksin kepada 51.269 orang. Lansia yang telah disuntik vaksin dua kali ada sebanyak 38.322 orang.

"Target lansia disuntik itu 70 persen dari totalnya. Tapi, kami mau nyuntik all lansia. Sekarang (lansia) yang sudah disuntik 43,8 persen," ucapnya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Liza menambahkan, jajarannya telah mengupayakan sejumlah cara untuk mempercepat vaksinasi lansia. Beberapa di antaranya, yaitu skema vaksinasi dari rumah ke rumah.

"Untuk lansia di atas 60 tahun, kami melakukan berbagai upaya bagaimana kita memvaksin. Sekarang, terpamungkas, door to door," urai dia.

"Benar-benar door to door bagainana kami meyakinkan keluarga, meyakinkan lansia, bahwa vaksinasi ini efektif untuk di masa pandemi ini," ujar dia.

Baca juga: UPDATE 8 Juni: Tambah 27 Kasus di Kota Tangerang, 227 Pasien Covid-19 Masih Dirawat

Liza mengatakan, saat ini warga di atas 50 tahun diizinkan untuk mengikuti vaksinasi Covid-19 golongan lansia. Hal tersebut juga dilakukan guna mempercepat capaian vaksinasi di Kota Tangerang.

"Menjelang Lebaran (2021), itu masih di atas 60 tahun. Setelah itu, kami turunkan ke 56 tahun ke atas. Minggu ini, 50 ke atas. Kami turunkan lagi," papar dia.

Kompas.com Berita Vaksinasi

Kita bisa akhiri pandemi Covid-19 jika kita bersatu melawannya. Sejarah membuktikan, vaksin beberapa kali telah menyelamatkan dunia dari pandemi.

Vaksin adalah salah satu temuan berharga dunia sains. Jangan ragu dan jangan takut ikut vaksinasi. Cek update vaksinasi.

Mari bantu tenaga kesehatan dan sesama kita yang terkena Covid-19. Klik di sini untuk donasi via Kitabisa.

Kita peduli, pandemi berakhir!



Video Rekomendasi

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Begal Motor Beraksi Dini Hari di Bintaro, Korban Alami Luka Bacok

Begal Motor Beraksi Dini Hari di Bintaro, Korban Alami Luka Bacok

Megapolitan
Anies Disuntik Vaksin Covid-19 AstraZeneca Dosis Kedua

Anies Disuntik Vaksin Covid-19 AstraZeneca Dosis Kedua

Megapolitan
3.362 Orang Kunjungi TMII, Taman Burung Paling Diminati

3.362 Orang Kunjungi TMII, Taman Burung Paling Diminati

Megapolitan
Kasus Aktif Covid-19 Jakarta Turun, Positivity Rate Sepekan Terakhir 1,3 Persen

Kasus Aktif Covid-19 Jakarta Turun, Positivity Rate Sepekan Terakhir 1,3 Persen

Megapolitan
Soal Penetapan Tersangka Korupsi Damkar Depok, Kejari Masih Lengkapi Alat Bukti

Soal Penetapan Tersangka Korupsi Damkar Depok, Kejari Masih Lengkapi Alat Bukti

Megapolitan
Viral Video Polisi Diduga Aniaya Pengendara Mobil, Kakorlantas: Pengendara dan Petugas Diperiksa

Viral Video Polisi Diduga Aniaya Pengendara Mobil, Kakorlantas: Pengendara dan Petugas Diperiksa

Megapolitan
Anies Pecat PNS DKI yang Korupsi Sumbangan Anak Yatim

Anies Pecat PNS DKI yang Korupsi Sumbangan Anak Yatim

Megapolitan
UPDATE 18 September: Kasus Covid-19 di Tangsel Bertambah 19

UPDATE 18 September: Kasus Covid-19 di Tangsel Bertambah 19

Megapolitan
UPDATE 18 September: Kasus Covid-19 di Kota Tangerang Bertambah 19

UPDATE 18 September: Kasus Covid-19 di Kota Tangerang Bertambah 19

Megapolitan
Hari Kedua Ganjil Genap di TMII, Masih Ada Kendaraan yang Diputar Balik

Hari Kedua Ganjil Genap di TMII, Masih Ada Kendaraan yang Diputar Balik

Megapolitan
Soal Penyebab Kecelakaan 'Adu Banteng' di Pinang, Polisi Masih Selidiki

Soal Penyebab Kecelakaan "Adu Banteng" di Pinang, Polisi Masih Selidiki

Megapolitan
Anies: Mari Kurangi Jejak Emisi Karbon dari Diri Kita Sendiri

Anies: Mari Kurangi Jejak Emisi Karbon dari Diri Kita Sendiri

Megapolitan
Motor 'Adu Banteng', Saksi Sebut Salah Satu Pengendara Menyalip di Tikungan

Motor "Adu Banteng", Saksi Sebut Salah Satu Pengendara Menyalip di Tikungan

Megapolitan
Terus Berkurang, Pasien Covid-19 di RS Wisma Atlet Sudah di Bawah 500 Orang

Terus Berkurang, Pasien Covid-19 di RS Wisma Atlet Sudah di Bawah 500 Orang

Megapolitan
Pemprov DKI Siapkan Sanksi bagi Toko yang Pajang Reklame Rokok

Pemprov DKI Siapkan Sanksi bagi Toko yang Pajang Reklame Rokok

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.