Bentrokan Ormas di Depan Mapolres Bekasi Kota, Polisi Sebut Tak Ada yang Diamankan

Kompas.com - 09/06/2021, 12:18 WIB
Viral video di media sosial memperlihatkan sejumlah polisi mebubarkan kelompok organisasi masyarakat (ormas), hingga membuang tembakan peringatan. Aksi itu terjadi di depan Mapolres Metro Bekasi Kota, Jalan Pramuka, Bekasi Selatan, Jawa Barat, Selasa (8/6/2021). Tangkapan layar instagram @infobekasiViral video di media sosial memperlihatkan sejumlah polisi mebubarkan kelompok organisasi masyarakat (ormas), hingga membuang tembakan peringatan. Aksi itu terjadi di depan Mapolres Metro Bekasi Kota, Jalan Pramuka, Bekasi Selatan, Jawa Barat, Selasa (8/6/2021).

JAKARTA, KOMPAS.com - Kasubag Humas Polres Bekasi Kota Kompol Erna Ruswing Andari menyebutkan, tidak ada anggota organisasi masyarakat (ormas) yang diamankan saat bentrok di depan Mapolres Metro Bekasi Kota.

Diketahui, dua ormas yang berselisih adalah Pemuda Batak Bersatu (PBB) dengan Gerakan Masyarakat Aqidah (Gempa).

Bentrokan itu mulanya terjadi di kawasan Narogong pada Selasa (8/6/2021) malam.

"Tidak ada (anggota ormas) yang diamankan," ujar Erna saat dihubungi, Rabu (9/6/2021).

Baca juga: 2 Ormas Bentrok di Depan Mapolres Metro Bekasi Kota, Dipicu Persoalan Utang

Menurut Erna, beberapa anggota ormas itu hanya diajak untuk mediasi guna menyelesaikan persoalan yang menjadi pemicu keributan.

"Cuma diajak mediasi saja karena kesalahpahaman, itu sudah selesai," kata Erna.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Sebelumnya, video viral di media sosial memperlihatkan sejumlah polisi membubarkan kelompok ormas hingga membuang tembakan peringatan.

Baca juga: Warga Depok kepada Pemimpinnya: Mau sampai Kapan Bangun Margonda Doang?

Dalam keterangan video yang diunggah di salah satu akun Instagram, dua kelompok ormas itu berkumpul setelah sebelumnya berselisih di wilayah Narogong.

Erna mengatakan, polisi membubarkan dua ormas yang berselisih karena persoalan utang.

"Itu PBB, Pemuda Batak Bersatu tidak ada masalah sama Gempa. Gara-gara utang saja. Ini sudah beres," kata Erna.



Video Rekomendasi

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

UPDATE: Tambah 14 Kasus di Kota Tangerang, 99 Pasien Covid-19 Masih Dirawat

UPDATE: Tambah 14 Kasus di Kota Tangerang, 99 Pasien Covid-19 Masih Dirawat

Megapolitan
[POPULER JABODETABEK] Polisi Tidur di Pulomas Dibongkar | Cuaca Ekstrem di Jakarta pada 26-27 September

[POPULER JABODETABEK] Polisi Tidur di Pulomas Dibongkar | Cuaca Ekstrem di Jakarta pada 26-27 September

Megapolitan
UPDATE: Tambah 57 Kasus di Depok, 627 Pasien Covid-19 Masih Dirawat

UPDATE: Tambah 57 Kasus di Depok, 627 Pasien Covid-19 Masih Dirawat

Megapolitan
Prakiraan Cuaca BMKG Senin: Jabodetabek Hujan, Waspada Angin Kencang

Prakiraan Cuaca BMKG Senin: Jabodetabek Hujan, Waspada Angin Kencang

Megapolitan
Pemkot Depok Sudah Buat Kajian Penerapan Ganjil Genap, Ini Hasilnya

Pemkot Depok Sudah Buat Kajian Penerapan Ganjil Genap, Ini Hasilnya

Megapolitan
Melawan Saat Dirampok, Remaja di Tambun Utara Tewas

Melawan Saat Dirampok, Remaja di Tambun Utara Tewas

Megapolitan
Menengok Bangunan Baru Stasiun Manggarai, Menhub BIlang Mirip Stasiun di Jepang

Menengok Bangunan Baru Stasiun Manggarai, Menhub BIlang Mirip Stasiun di Jepang

Megapolitan
Jalur Baru di Stasiun Manggarai Diprediksi Tingkatkan Pergerakan Penumpang

Jalur Baru di Stasiun Manggarai Diprediksi Tingkatkan Pergerakan Penumpang

Megapolitan
Hujan Deras dan Angin Kencang di Depok, Pohon Tumbang dan Atap Beterbangan

Hujan Deras dan Angin Kencang di Depok, Pohon Tumbang dan Atap Beterbangan

Megapolitan
Seluruh SMP Negeri dan Swasta di Kota Tangerang Akan Gelar PTM pada 4 Oktober

Seluruh SMP Negeri dan Swasta di Kota Tangerang Akan Gelar PTM pada 4 Oktober

Megapolitan
Gapura Batas Tangsel-Jakarta Jadi Korban Coretan Vandalisme, Ini Respons Wali Kota Benyamin

Gapura Batas Tangsel-Jakarta Jadi Korban Coretan Vandalisme, Ini Respons Wali Kota Benyamin

Megapolitan
Bayi 10 Bulan yang Dicat Silver dan Diajak Mengemis di Pamulang Dijemput Kemensos

Bayi 10 Bulan yang Dicat Silver dan Diajak Mengemis di Pamulang Dijemput Kemensos

Megapolitan
Beroperasi sampai Dini Hari dan Gelar Karaoke, Kafe di Blok M Ditutup 7 Hari serta Didenda Rp 50 Juta

Beroperasi sampai Dini Hari dan Gelar Karaoke, Kafe di Blok M Ditutup 7 Hari serta Didenda Rp 50 Juta

Megapolitan
Angin Kencang, Pohon Tumbang Timpa Mobil Berisi 4 Orang di Cilodong Depok

Angin Kencang, Pohon Tumbang Timpa Mobil Berisi 4 Orang di Cilodong Depok

Megapolitan
Pengoperasian Gedung Baru Stasiun Manggarai, Jalur KRL Bogor-Jakarta Kota Disesuaikan

Pengoperasian Gedung Baru Stasiun Manggarai, Jalur KRL Bogor-Jakarta Kota Disesuaikan

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.