Antrean Order BTS Meal, Layanan Drive Thru McDonalds Kembangan Ditutup 3x24 Jam

Kompas.com - 09/06/2021, 16:44 WIB
Promo menu BTS Meal di gerai McDonald's Jalan Slamet Riyadi Solo, Jawa Tengah yang membuat kerumunan, Rabu (9/6/2021). KOMPAS.com/LABIB ZAMANIPromo menu BTS Meal di gerai McDonald's Jalan Slamet Riyadi Solo, Jawa Tengah yang membuat kerumunan, Rabu (9/6/2021).

JAKARTA, KOMPAS.com - Satpol PP Jakarta Barat telah menyegel layanan drive thru di McDonalds Kembangan, Jakarta Barat selama 3 x 24 jam, Rabu (9/6/2021).

"Jadi sementara 3 hari ya ditutup jalur drive thru-nya. Ini akan kami tutup 3 harinya, ya," kata petugas Satpol PP dalam video yang diterima Kompas.com, Rabu.

Sementara itu, layanan pesanan ojek online (ojol) di seluruh McDonalds di Jakarta Barat, kata Kasatpol PP Jakarta Barat Tamo Sijabat, juga telah ditutup.

"(Di antaranya) di Kembangan dua, di Kebon Jeruk dua, di Palmerah satu," kata Tamo.

Baca juga: Soal Kerumunan Pembeli BTS Meal, Wagub DKI Bilang Tak Akan Segan Beri Sanksi

Namun, lama penutupan layanan pesanan ojol, kata Tamo, bervariasi, dari 1x24 jam hingga 3x24 jam.

Pantauan Kompas.com, pada pukul 11.00 WIB, antrean pesanan ojol di Mcdonalds Palmerah, Jakarta Barat, terlihat panjang.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Selain itu, antrean juga mengular di konter drive thru.

"Iya tadi panjang tapi udah gitu bubar begitu aja," kata salah satu pegawai McDonalds, Palmerah.

Antrean panjang masih terlihat hingga sekitar pukul 12.00 WIB. Sekitar pukul 14.00 WIB, antrean sudah tak lagi ada.

Kepala Satpol PP DKI Jakarta Arifin sebelumnya mengaku bahwa pihaknya sudah menyegel lima gerai McDonald's yang ada di Jakarta Pusat karena timbulnya kerumunan yang disebabkan antrean pembelian menu BTS Meal.

"Di Jakarta Pusat ada lima lokasi. Itu ditindak, ditutup 1x24 jam sesuai ketentuan," kata Arifin saat dihubungi melalui telepon.

Baca juga: 5 Gerai McDonalds Disegel akibat Kerumunan Antrean Pembeli BTS Meal

Untuk wilayah lainnya, Arifin mengatakan belum ada laporan terkait dengan kerumunan yang terjadi akibat antrean pembelian menu BTS Meal.

Arifin mengatakan, Satpol PP DKI Jakarta terus mendata pelanggaran protokol kesehatan yang terjadi di gerai McDonald's akibat antusias pengemar boyband asal Korea Selatan, BTS.

Dia memastikan, apabila terjadi pelanggaran protokol kesehatan, maka Satpol PP DKI Jakarta tidak akan segan melakukan penindakan sesuai tingkat pelanggaran yang ada.

"Jadi saya sudah arahkan anggota, kalau tempat-tempat itu melanggar ya dilakukan penindakan," ucap dia.

Baca juga: BTS Meal Dirilis, Antrean Sopir Ojol Mengular di McDonalds Kemang, Tunggu Lebih dari Sejam

Arifin juga mengajak warga Jakarta yang melihat tindakan-tindakan melanggar protokol kesehatan.

Sehingga kerumunan dan pelanggaran protokol yang terjadi bisa ditindak tegas oleh petugas Satpol PP.

"Jika terbukti (melanggar protokol kesehatan) ada penindakan," ucap Arifin.

McDonald's baru saja mengeluarkan menu khusus BTS Meal yang diperjualbelikan mulai hari ini pukul 11.00 WIB.

BTS Meal terdiri dari sembilan potong Chicken McNugget, medium french fries, minuman, dan saus spesial yang disukai para member BTS.



Video Rekomendasi

26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Selain Pasar Swalayan, Toko Parfum hingga Toko Handphone di Cilandak KKO Terbakar

Selain Pasar Swalayan, Toko Parfum hingga Toko Handphone di Cilandak KKO Terbakar

Megapolitan
Sejumlah Titik di Bintaro Gelap dan Rawan Pembegalan, Polisi Minta Penerangan Jalan Ditambah

Sejumlah Titik di Bintaro Gelap dan Rawan Pembegalan, Polisi Minta Penerangan Jalan Ditambah

Megapolitan
Pohon Tumbang di Stasiun Depok, Perjalanan KRL Terganggu

Pohon Tumbang di Stasiun Depok, Perjalanan KRL Terganggu

Megapolitan
UPDATE 21 September: Bertambah 20 Kasus Covid-19 di Tangsel

UPDATE 21 September: Bertambah 20 Kasus Covid-19 di Tangsel

Megapolitan
Pasar Swalayan Terbakar, Arus Lalu Lintas Jalan Cilandak KKO Lumpuh Total

Pasar Swalayan Terbakar, Arus Lalu Lintas Jalan Cilandak KKO Lumpuh Total

Megapolitan
Jambret Pesepeda di Taman Sari Sudah Enam Kali Beraksi

Jambret Pesepeda di Taman Sari Sudah Enam Kali Beraksi

Megapolitan
Terlibat Tawuran Antargeng, Tiga Remaja di Bekasi Diamankan Polisi

Terlibat Tawuran Antargeng, Tiga Remaja di Bekasi Diamankan Polisi

Megapolitan
Wagub DKI Minta Masyarakat Waspada Gelombang Ketiga Covid-19

Wagub DKI Minta Masyarakat Waspada Gelombang Ketiga Covid-19

Megapolitan
Pasar Swalayan di Cilandak KKO Terbakar

Pasar Swalayan di Cilandak KKO Terbakar

Megapolitan
Vaksinasi Covid-19 Malam Hari, Sasar Pegawai yang Susah Tinggalkan Pekerjaan di Siang Hari

Vaksinasi Covid-19 Malam Hari, Sasar Pegawai yang Susah Tinggalkan Pekerjaan di Siang Hari

Megapolitan
Hujan Lebat dan Angin Kencang di Depok, Pohon-pohon Tumbang, Papan Reklame Roboh

Hujan Lebat dan Angin Kencang di Depok, Pohon-pohon Tumbang, Papan Reklame Roboh

Megapolitan
Minim Penerangan Jadi Alasan Begal Incar Korban di Kawasan Bintaro

Minim Penerangan Jadi Alasan Begal Incar Korban di Kawasan Bintaro

Megapolitan
Hujan Deras dan Angin Kencang di Depok, Pohon Tumbang Timpa Pagar dan Mobil

Hujan Deras dan Angin Kencang di Depok, Pohon Tumbang Timpa Pagar dan Mobil

Megapolitan
22 Reklame Rokok di Jakarta Timur Telah Ditertibkan

22 Reklame Rokok di Jakarta Timur Telah Ditertibkan

Megapolitan
Tertabrak Bus Saat Sedang Belok, Pengendara Motor Tewas di Kalideres

Tertabrak Bus Saat Sedang Belok, Pengendara Motor Tewas di Kalideres

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.