Heboh Antrean Order BTS Meal, Polisi Turun Tangan hingga Puluhan Gerai McDonald's Disegel

Kompas.com - 10/06/2021, 07:39 WIB
Antrean ojek online yang menerima pesanan menu BTS Meal di gerai McDonald's (McD) City Plaza (Ciplaz) Depok, Jawa Barat, Rabu (8/6/2021). KOMPAS.com / VITORIO MANTALEANAntrean ojek online yang menerima pesanan menu BTS Meal di gerai McDonald's (McD) City Plaza (Ciplaz) Depok, Jawa Barat, Rabu (8/6/2021).
Penulis Ihsanuddin
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Menu BTS Meal yang diluncurkan pada Rabu (9/6/2021) kemarin memunculkan kerumunan di sejumlah gerai McDonald's.

Polisi pun sampai turun tangan membubarkan kerumunan.

Puluhan gerai McDonald's dikenai sanksi penyegelan karena telah menimbulkan kerumunan di tengah pandemi Covid-19.

Baca juga: Kerumunan Order BTS Meal di Jakarta: 20 Gerai McDonalds Ditutup, 12 Kena Sanksi Tertulis

Adapun BTS Meal merupakan produk kolaborasi antara McDonald dan BTS, boyband asal Korea Selatan.

Paket BTS Meal terdiri dari sembilan pcs Chicken McNugget, kentang, cola, dengan dua saus yaitu sweet chilli dan saus cajun.

Banyak yang memburu menu ini lantaran kemasan khusus yang dihadirkan dalam warna ungu yang merupakan warna khas BTS, disertai logo BTS yang tercetak di atasnya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Begitu produk ini diluncurkan pukul 11.00 WIB kemarin, para fans BTS langsung ramai-ramai memesan. Kebanyakan menggunakan jasa ojek online.

Kerumunan pun tak terhindarkan.

Baca juga: McDonalds Berlakukan Buka Tutup Order BTS Meal

Di McDonald's Stasiun Gambir misalnya, jumlah pengemudi ojek online yang datang untuk mengambil pesanan mencapai lebih dari 100 orang.

"Itu 100 orang yang ada di sana, sementara di aplikasinya itu tercatat ada 200 orderan. Artinya ada lagi yang masih di jalan dan akan bertambah ramai," ujar Kapolsek Gambir AKBP Kade Budiyarta, kemarin.

Akibat banyaknya pengemudi ojol, maka aturan terkait penerapan jaga jarak pun sulit diterapkan.

Para pengemudi ojol justru berkerumun yang bisa menjadi potensi penyebaran Covid-19.

Akhirnya, polisi bersama jajaran TNI dan Satpol PP pun turun tangan membubarkan kerumunan itu.

"Kami minta mereka bubar langsung menuju area parkir," ujar Kade.

Baca juga: 5 Gerai McD di Jakpus Disegel Gara-gara Promo BTS Meal, Bakal Didenda Rp 50 Juta jika Kerumunan Terulang

Setelah membubarkan antrean, petugas lalu meminta pihak McDonald's menghentikan operasi. Petugas memberikan sanksi penyegelan 1x24 jam.

"Dari aplikasi online-nya juga ditutup sehingga rekan-rekan driver online tidak merasa dirugikan," ujar Kade.

32 gerai di Jakarta kena sanksi

McDonald's Stasiun Gambir hanya salah satu dari sekian banyak gerai yang dikenai sanksi.

Di Jakarta saja, ada 32 Gerai McDonald's yang diberi sanksi akibat kerumunan antrean order BTS Meal.

"Jadi karena ada kerumunan yang luar biasa, maka Satpol PP mengambil tindakan langkah-langkah melakukan penyegelan dan (dibantu) TNI, Polri, Satgas dan ditutup sementara 1x24 jam," kata Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria, kemarin.

Baca juga: Polisi Bakal Panggil Pengelola McD Buntut Kerumunan Promo BTS Meal

Riza memberikan daftar gerai McDonald's yang ditutup akibat kerumunan yang ditimbulkan.

Dari 32 gerai yang diberikan penindakan, 20 gerai ditutup sementara dan 12 gerai lainnya diberikan sanksi tertulis.

Berikut sejumlah gerai McDonald's yang diberikan sanksi oleh Pemprov DKI Jakarta:

JAKARTA BARAT

1. McDonald's Jalan Panjang Kelurahan Kebon jeruk (ditutup 1x24 jam)

2. McDonald's Green Garden Kebon Jeruk (ditutup 1x24 jam)

Halaman:


Video Rekomendasi

Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

UPDATE 26 Juli: Kabupaten Bekasi Catat 281 Kasus Baru Covid-19, 515 Pasien Sembuh

UPDATE 26 Juli: Kabupaten Bekasi Catat 281 Kasus Baru Covid-19, 515 Pasien Sembuh

Megapolitan
Hingga Lusa, Sudah Ada Antrean Jenazah Pasien Covid-19 yang Akan Dikremasi di TPU Tegal Alur

Hingga Lusa, Sudah Ada Antrean Jenazah Pasien Covid-19 yang Akan Dikremasi di TPU Tegal Alur

Megapolitan
Baru Beroperasi, Krematorium di TPU Tegal Alur Layani Banyak Jenazah hingga Antre Berhari-hari

Baru Beroperasi, Krematorium di TPU Tegal Alur Layani Banyak Jenazah hingga Antre Berhari-hari

Megapolitan
Penumpang dari Bandara Soekarno-Hatta Tak Lagi Wajib Bawa STRP, Ini Aturan Terbarunya

Penumpang dari Bandara Soekarno-Hatta Tak Lagi Wajib Bawa STRP, Ini Aturan Terbarunya

Megapolitan
Aturan Makan 20 Menit Dianggap Lucu, Komunitas Warteg: Kalau Tersedak Bagaimana?

Aturan Makan 20 Menit Dianggap Lucu, Komunitas Warteg: Kalau Tersedak Bagaimana?

Megapolitan
Ajak Warga Ikut Vaksinasi Covid-19, Anies: Vaksin Terbukti Turunkan Risiko Kematian

Ajak Warga Ikut Vaksinasi Covid-19, Anies: Vaksin Terbukti Turunkan Risiko Kematian

Megapolitan
Survei Soal Bansos Tunai di Jakarta, Sebagian Besar Bilang Rp 600.000 Hanya Cukup untuk Seminggu

Survei Soal Bansos Tunai di Jakarta, Sebagian Besar Bilang Rp 600.000 Hanya Cukup untuk Seminggu

Megapolitan
Hippindo Berharap Pemerintah Bantu Pedagang Ritel Dapat Pinjaman Lunak

Hippindo Berharap Pemerintah Bantu Pedagang Ritel Dapat Pinjaman Lunak

Megapolitan
Sudinhub Jakarta Timur Tindak 14 Bus AKAP karena Langgar PPKM

Sudinhub Jakarta Timur Tindak 14 Bus AKAP karena Langgar PPKM

Megapolitan
UPDATE 26 Juli: Ada 2.662 Kasus Baru Covid-19 di Jakarta, 14.666 Pasien Sembuh

UPDATE 26 Juli: Ada 2.662 Kasus Baru Covid-19 di Jakarta, 14.666 Pasien Sembuh

Megapolitan
Kecelakaan di Kemayoran, Polisi Tetapkan Pengendara Harley sebagai Tersangka

Kecelakaan di Kemayoran, Polisi Tetapkan Pengendara Harley sebagai Tersangka

Megapolitan
Cat Tabung Karbon Dioksida lalu Dijual sebagai Tabung Oksigen, Penimbun Alkes Ditangkap di Jakbar

Cat Tabung Karbon Dioksida lalu Dijual sebagai Tabung Oksigen, Penimbun Alkes Ditangkap di Jakbar

Megapolitan
Wakil Wali Kota Bekasi: Banyak Laporan ke Saya Terkait Pemotongan Bansos Tunai...

Wakil Wali Kota Bekasi: Banyak Laporan ke Saya Terkait Pemotongan Bansos Tunai...

Megapolitan
Wagub DKI: 40 Persen Peserta Vaksinasi Covid-19 di Jakarta dari Luar Ibu Kota

Wagub DKI: 40 Persen Peserta Vaksinasi Covid-19 di Jakarta dari Luar Ibu Kota

Megapolitan
Dengan Semringah, Anies Kabarkan RS di Jakarta Mulai Lengang

Dengan Semringah, Anies Kabarkan RS di Jakarta Mulai Lengang

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X