Kompas.com - 11/06/2021, 15:46 WIB
Seorang tenaga kesehatan mendistribusikan makanan kepada pasien COVID-19 di Rumah Lawan COVID-19 (RLC), Tangerang Selatan, Banten, Jumat (19/3/2021). Per Jumat (19/3), jumlah pasien COVID-19 yang dirawat di tempat isolasi berkonsep Tenda Glamour Camping (Glamping) tersebut yakni sebanyak 95 orang dari total kapasitas 150 orang. ANTARA FOTO/Fauzan/wsj. ANTARA FOTO/FAUZANSeorang tenaga kesehatan mendistribusikan makanan kepada pasien COVID-19 di Rumah Lawan COVID-19 (RLC), Tangerang Selatan, Banten, Jumat (19/3/2021). Per Jumat (19/3), jumlah pasien COVID-19 yang dirawat di tempat isolasi berkonsep Tenda Glamour Camping (Glamping) tersebut yakni sebanyak 95 orang dari total kapasitas 150 orang. ANTARA FOTO/Fauzan/wsj.

TANGSEL, KOMPAS.com - Jumlah pasien Covid-19 yang menjalani perawatan di Rumah Lawan Covid-19 melonjak. Ketersediaan tempat tidur di pusat karantina di Kota Tangerang Selatan (Tangsel ) itu pun kian menipis.

Wali Kota Tangsel Benyamin Davnie menjelaskan, terdapat sekitar 137 pasien Covid-19 bergejala ringan yang menjalani karantina di Rumah Lawan Covid-19 hingga Kamis (10/6/2021).

Jumlah itu melonjak dibandingkan periode sebelum Hari Raya Idul Fitri 1442 Hijriah yang jumlahnya tidak lebih dari 30 pasien.

Baca juga: Efek Libur Lebaran, Pasien di Rumah Lawan Covid-19 Tangsel Melonjak

"Kurang lebih ada 137 yang terisi, dari awalnya yang hanya di bawah 30 (sebelum Lebaran). Ini ada lonjakan yang cukup besar," ujar Benyamin, Jumat (11/6/2021).

Para pasien Covid-19 bergejala ringan itu ditempatkan di zona 2 Rumah Lawan Covid-19 yang memiliki kapasitas 150 tempat tidur. Area zona 1 pusat karantina yang mampu menampung 150 pasien itu sedang dalam proses renovasi.

Dengan begitu, hanya tersisa kurang lebih 13 tempat tidur isolasi untuk pasien terkonfirmasi positif Covid-19 gejala ringan.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Benyamin mengemukakan, pihaknya tengah mengebut penyelesaian renovasi zona 1 Rumah Lawan Covid-19. Dengan demikian, kapasitas 150 tempat tidur di lokasi tersebut bisa dimanfaatkan di tengah meningkatnya kasus Covid-19.

"Mudah-mudahan renovasi perbaikan-perbaikan bisa dikebut dan saya kira selesai lah sebentar lagi. Kami bisa tangani itu," ujar dia.

Kasus Covid-19 di Tangerang Selatan, Banten, hingga kini masih terus bertambah. Pada Kamis kemarin, tercatat 26 kasus baru Covid-19. Dengan demikian, totalnya sudah sebanyak 11.562 kasus.

Dari jumlah tersebut, Satgas Penanganan Covid-19 mengonfirmasi 10.893 orang di antaranya sudah sembuh. 

Sementara itu, pasien terkonfirmasi positif Covid-19 yang dilaporkan meninggal dunia bertambah satu, sehingga totalnya kini menjadi 403 orang.

Saat ini, masih ada 266 pasien positif Covid-19 yang sedang menjalani isolasi mandiri di rumahnya atau dirawat di rumah sakit dan pusat karantina Rumah Lawan Covid-19.



Video Rekomendasi

Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Update 15 Juni: 383 Pasien Covid-19 Masih Dirawat dan Diisolasi di Tangsel

Update 15 Juni: 383 Pasien Covid-19 Masih Dirawat dan Diisolasi di Tangsel

Megapolitan
Operasional RSU Serpong Utara Terhambat Anggaran, Pemkot Tangsel Ajukan Dana Bantuan

Operasional RSU Serpong Utara Terhambat Anggaran, Pemkot Tangsel Ajukan Dana Bantuan

Megapolitan
Tak Ada Palang di Rel Kereta, Mobil Tabrak KRL di Duri Kosambi

Tak Ada Palang di Rel Kereta, Mobil Tabrak KRL di Duri Kosambi

Megapolitan
Kejar Target Herd Immunity dari Jokowi, Pemprov DKI Harus Permudah Vaksinasi

Kejar Target Herd Immunity dari Jokowi, Pemprov DKI Harus Permudah Vaksinasi

Megapolitan
Kasus Covid-19 Tinggi, Wagub DKI: Uji Coba Belajar Tatap Muka Tetap Jalan

Kasus Covid-19 Tinggi, Wagub DKI: Uji Coba Belajar Tatap Muka Tetap Jalan

Megapolitan
Keterisian Tempat Tidur Pasien Covid di RS Kota Bogor Capai 49 Persen

Keterisian Tempat Tidur Pasien Covid di RS Kota Bogor Capai 49 Persen

Megapolitan
Pembelajaran Tatap Muka Terbatas di Tangsel Batal jika Kasus Covid-19 Masih Melonjak Awal Juli

Pembelajaran Tatap Muka Terbatas di Tangsel Batal jika Kasus Covid-19 Masih Melonjak Awal Juli

Megapolitan
Update 15 Juni: Kasus Aktif Covid-19 di Jakarta Sebanyak 19.244

Update 15 Juni: Kasus Aktif Covid-19 di Jakarta Sebanyak 19.244

Megapolitan
Tergelincir, Pemotor Tewas Terlindas Truk Molen di Graha Raya Tangsel

Tergelincir, Pemotor Tewas Terlindas Truk Molen di Graha Raya Tangsel

Megapolitan
Anies Raih Penghargaan Nurwasita Tantra 2020 dari Kementerian Lingkungan Hidup

Anies Raih Penghargaan Nurwasita Tantra 2020 dari Kementerian Lingkungan Hidup

Megapolitan
Jadi Tempat Isolasi Terkendali, Graha Wisata TMII Sediakan 3 Petugas Kesehatan Setiap Hari

Jadi Tempat Isolasi Terkendali, Graha Wisata TMII Sediakan 3 Petugas Kesehatan Setiap Hari

Megapolitan
STAN Belum Terima Surat Gugatan Terkait Keputusan Drop Out 69 Mahasiswa

STAN Belum Terima Surat Gugatan Terkait Keputusan Drop Out 69 Mahasiswa

Megapolitan
Jabar Siaga 1 Covid-19, Kota Bogor Tambah Kapasitas Tempat Tidur Pasien

Jabar Siaga 1 Covid-19, Kota Bogor Tambah Kapasitas Tempat Tidur Pasien

Megapolitan
787 CPDB Jakarta yang Tidak Lapor Diri Akan Masuk Daftar Hitam

787 CPDB Jakarta yang Tidak Lapor Diri Akan Masuk Daftar Hitam

Megapolitan
Wagub DKI: Presiden Jokowi Minta Penggunaan Masker di Jakarta Ditingkatkan, Prokes Diperketat

Wagub DKI: Presiden Jokowi Minta Penggunaan Masker di Jakarta Ditingkatkan, Prokes Diperketat

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X