Kompas.com - 11/06/2021, 16:08 WIB

BOGOR, KOMPAS.com - Massa pendukung Rizieq Shihab menggelar aksi unjuk rasa di Kota Bogor, Jawa Barat, Jumat (11/6/2021).

Unjuk rasa itu merupakan lanjutan dari aksi yang dilakukan pada Rabu lalu di Balai Kota Bogor.

Tuntutan massa sama. Mereka meminta agar Rizieq Shihab dibebaskan dari segala tuntutan hukum yang saat ini sedang berproses di pengadilan.

Massa juga menuding Wali Kota Bogor, Bima Arya Sugiarto, sebagai orang yang bertanggung jawab atas kasus yang dialami Rizieq.

Baca juga: Demo Menuntut Pembebasan Rizieq Shihab Berlangsung Ricuh di Balai Kota Bogor

Massa memenuhi jalan di depan Kantor Balai Kota Bogor. Mereka membentangkan spanduk yang isinya bertuliskan "Stop Kriminalisasi Ulama".

Pintu masuk ke Balai Kota Bogor telah ditutup. Ratusan personil gabungan TNI-Polri disiagakan di lokasi itu.

Kepala Bagian Operasional (Kabag Ops) Kepolisian Resor Bogor Kota Komisaris Polisi Prasetyo mengatakan, massa simpatisan Rizieq Shibah yang berunjuk rasa sekitar 1.500 orang.

Prasetyo mengungkapkan, petugas telah disiagakan untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan.

Baca juga: Dalam Nota Pembelaan, Rizieq Sebut 10 Kebohongan Wali Kota Bogor

"Estimasi massa 1.500 orang. Ada 840 personil gabungan yang disiagakan," kata Prasetyo.

Arus lalu lintas di depan Balai Kota Bogor mengalami kemacetan. Kendaraan dari arah Jalan Juanda dan Jalan Kapten Muslihat yang mengarah ke Balai Kota Bogor mengalami kemacetan panjang setelah massa menggelar aksinya hingga menutup sebagian jalan di kawasan itu.

Aksi di Balai Kota Bogor pada Rabu lalu diwarnai kericuhan. Peserta aksi baru membubarkan diri setelah Bima Arya menyepakati untuk bertemu dengan perwakilan massa yang dijanjikan pada hari ini, sekitar jam 1 siang atau setelah ibadah shalat Jumat.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Gelar Rakerda, PAN Kota Bogor Usulkan Nama Bima Arya hingga Ridwan Kamil untuk Maju di Pilpres 2024

Gelar Rakerda, PAN Kota Bogor Usulkan Nama Bima Arya hingga Ridwan Kamil untuk Maju di Pilpres 2024

Megapolitan
79 Kasus Penyakit Mulut dan Kuku Ditemukan di Tangsel, 46 Ekor di Antaranya Sudah Sembuh

79 Kasus Penyakit Mulut dan Kuku Ditemukan di Tangsel, 46 Ekor di Antaranya Sudah Sembuh

Megapolitan
Polisi Akan Periksa Kejiwaan Pemuda yang Mengaku Dibayar Rp 150.000 untuk Bakar Rumah di Jatinegara

Polisi Akan Periksa Kejiwaan Pemuda yang Mengaku Dibayar Rp 150.000 untuk Bakar Rumah di Jatinegara

Megapolitan
Polda Metro Jaya Limpahkan 2 Laporan Kasus Penistaan Agama Holywings ke Polres Jaksel

Polda Metro Jaya Limpahkan 2 Laporan Kasus Penistaan Agama Holywings ke Polres Jaksel

Megapolitan
Pasutri Bawa Kabur 6 Mobil Rental, Mengaku sebagai Kontraktor Saat Menyewa

Pasutri Bawa Kabur 6 Mobil Rental, Mengaku sebagai Kontraktor Saat Menyewa

Megapolitan
Pria Bakar Rumah di Jatinegara Mengaku Kesal Sering Ditegur Pemilik Kontrakan

Pria Bakar Rumah di Jatinegara Mengaku Kesal Sering Ditegur Pemilik Kontrakan

Megapolitan
Besok, Polisi Periksa Saksi Pelapor Roy Suryo terkait Meme Patung Candi Borobudur Mirip Jokowi

Besok, Polisi Periksa Saksi Pelapor Roy Suryo terkait Meme Patung Candi Borobudur Mirip Jokowi

Megapolitan
Lokasi Pengemasan Migor Ilegal Hanya 50 Meter dari Kantor Kecamatan, Camat Pinang: Kami Kecolongan

Lokasi Pengemasan Migor Ilegal Hanya 50 Meter dari Kantor Kecamatan, Camat Pinang: Kami Kecolongan

Megapolitan
Polisi Ungkap Modus Operandi Produksi Minyak Goreng Kemasan Berisi Minyak Curah di Tangerang

Polisi Ungkap Modus Operandi Produksi Minyak Goreng Kemasan Berisi Minyak Curah di Tangerang

Megapolitan
Pemuda Bakar Rumah di Jatinegara, Polisi: Pelaku Dendam Sering Ditegur karena Berisik Main Gitar

Pemuda Bakar Rumah di Jatinegara, Polisi: Pelaku Dendam Sering Ditegur karena Berisik Main Gitar

Megapolitan
Polda Metro Tangkap Seorang WN Estonia, Pelaku 'Skimming' Bank BUMN di Jakarta Barat

Polda Metro Tangkap Seorang WN Estonia, Pelaku "Skimming" Bank BUMN di Jakarta Barat

Megapolitan
Pengendara Motor di Cikarang Tewas Terlindas akibat Stang Senggolan dengan Truk

Pengendara Motor di Cikarang Tewas Terlindas akibat Stang Senggolan dengan Truk

Megapolitan
Minyak Goreng Curah Rp 14.000, Pedagang Justru Sepi Pelanggan

Minyak Goreng Curah Rp 14.000, Pedagang Justru Sepi Pelanggan

Megapolitan
Soal Kasus SARA Holywings, Wagub DKI Ingatkan Semua Pihak Berhati-hati Saat Buat Promosi

Soal Kasus SARA Holywings, Wagub DKI Ingatkan Semua Pihak Berhati-hati Saat Buat Promosi

Megapolitan
Holywings Promosi Miras Bernada Penistaan Agama, Satpol PP: Sudah Diberi Sanksi

Holywings Promosi Miras Bernada Penistaan Agama, Satpol PP: Sudah Diberi Sanksi

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.