Anies Keluar Kota Saat Kasus Covid-19 Naik, PDI-P: Kok Asyik di Tempat Lain, Harusnya Beri Teladan

Kompas.com - 14/06/2021, 14:20 WIB
Ketua Fraksi PDIP DPRD DKI Jakarta Gembong Warsono di Gedung DPRD DKI Jakarta, Senin (15/7/2019) KOMPAS.com/RYANA ARYADITA UMASUGIKetua Fraksi PDIP DPRD DKI Jakarta Gembong Warsono di Gedung DPRD DKI Jakarta, Senin (15/7/2019)
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Ketua Fraksi PDI-P DPRD DKI Jakarta Gembong Warsono menilai, ucapan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan tidak sesuai dengan hal yang dilakukan terkait penanganan Covid-19.

Pasalnya, saat angka Covid-19 di Jakarta meningkat, Gubernur Anies justru melakukan perjalanan dinas keluar daerah, yakni memanen padi bersama petani Sumedang, Jawa Barat, Jumat (11/6/2021) lalu.

"Pak Anies harus melakukan itu (pengetatan), tetapi jangan menuntut pengetatan sementara jalan-jalan (keluar kota) terus," kata Gembong saat dihubungi melalui telepon, Senin (14/6/2021).

Baca juga: Anies Gelar Panen Raya Padi Bareng Petani Sumedang

Dia menilai, sikap Anies yang meninggalkan Jakarta saat kasus Covid-19 meningkat tidak mencerminkan teladan yang baik sebagai seorang pemimpin.

Jika Anies menginginkan pengetatan, maka harus dilakukan dari Anies terlebih dahulu.

"Jadi Pak Anies harus memberikan teladan, contoh untuk menangani persoalan Covid-19," kata dia.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Gembong meminta Anies fokus dalam penanganan Covid-19 yang kini kasusnya semakin mengkhawatirkan.

Baca juga: Usai Panen Padi, Anies Gelar Apel Gara-gara Jakarta Panen Covid-19

Meskipun Anies memiliki hak politik untuk bersafari ke daerah-daerah di luar Jakarta, Gembong meminta Anies menuntaskan amanah yang diberikan rakyat Jakarta sebagai gubernur DKI.

"Dia kok asyik di tempat lain, rasanya enggak elok di saat seperti ini. Dia punya target (politik) ke depan kami hargai itu hak politik, tapi fokus menangani Jakarta menjadi hal yang harus dilakukan gubernur karena dia sudah mendapatkan mandat dari warga Jakarta," ucap dia.

Diketahui Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menggelar panen raya padi bersama petani di Kabupaten Sumedang, Jumat (11/6/2021).

Halaman:


Video Rekomendasi

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Dinkes Kota Tangerang Akan Gelar Vaksinasi Door to Door

Dinkes Kota Tangerang Akan Gelar Vaksinasi Door to Door

Megapolitan
Ombudsman: 3 Petugas Lapas Tangerang yang Jadi Tersangka Kasus Kebakaran Bisa Dinonaktifkan

Ombudsman: 3 Petugas Lapas Tangerang yang Jadi Tersangka Kasus Kebakaran Bisa Dinonaktifkan

Megapolitan
Tak Ada Izin, Tower BTS di Jatibening Disegel

Tak Ada Izin, Tower BTS di Jatibening Disegel

Megapolitan
Pemprov DKI Surati Kemendikbud Minta Penjelasan Data Klaster Sekolah Tatap Muka

Pemprov DKI Surati Kemendikbud Minta Penjelasan Data Klaster Sekolah Tatap Muka

Megapolitan
Pemkot Bekasi Minta Pemprov DKI Olah Sampah Bantargebang Jadi Energi Terbarukan

Pemkot Bekasi Minta Pemprov DKI Olah Sampah Bantargebang Jadi Energi Terbarukan

Megapolitan
Polisi Siap Mediasi Atta Halilintar dengan Savas Fresh

Polisi Siap Mediasi Atta Halilintar dengan Savas Fresh

Megapolitan
73,4 Persen Warga Lansia di Kota Tangerang Telah Divaksin Covid-19 Dosis Pertama

73,4 Persen Warga Lansia di Kota Tangerang Telah Divaksin Covid-19 Dosis Pertama

Megapolitan
Dinkes Klaim Tak Ada Klaster Covid-19 Sekolah Tatap Muka di Kota Tangerang

Dinkes Klaim Tak Ada Klaster Covid-19 Sekolah Tatap Muka di Kota Tangerang

Megapolitan
Belum Ada Upaya Damai, Kasus Dugaan Pencemaran Nama Baik Atta Halilintar Berlanjut

Belum Ada Upaya Damai, Kasus Dugaan Pencemaran Nama Baik Atta Halilintar Berlanjut

Megapolitan
Soal Penonaktifan 3 Tersangka Kasus Kebakaran Lapas Tangerang, Kemenkumham: Kalapas yang Pertimbangkan

Soal Penonaktifan 3 Tersangka Kasus Kebakaran Lapas Tangerang, Kemenkumham: Kalapas yang Pertimbangkan

Megapolitan
Polisi Cari Unsur Pidana di Balik Kebakaran Cahaya Swalayan

Polisi Cari Unsur Pidana di Balik Kebakaran Cahaya Swalayan

Megapolitan
Tidak Ada Laporan Temuan Klaster Covid-19 dari PTM di Jakarta Pusat

Tidak Ada Laporan Temuan Klaster Covid-19 dari PTM di Jakarta Pusat

Megapolitan
Instruksi Anies, Banjir Jakarta Surut Kurang dari 6 Jam

Instruksi Anies, Banjir Jakarta Surut Kurang dari 6 Jam

Megapolitan
Pengelola TPS Ilegal di Kota Tangerang: Kalau Ditutup, Saya Ikut Pemerintah

Pengelola TPS Ilegal di Kota Tangerang: Kalau Ditutup, Saya Ikut Pemerintah

Megapolitan
Data Vaksinasi Depok Cantumkan 14 Orang Selain Nakes Terima Dosis 3, Ini Penjelasan Dinkes

Data Vaksinasi Depok Cantumkan 14 Orang Selain Nakes Terima Dosis 3, Ini Penjelasan Dinkes

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.