Kompas.com - 14/06/2021, 19:19 WIB
Polsek Setiabudi menangkap komplotan pencuri yang sempat menggasak seluruh barang-barang di sebuah unit apartemen di kawasan Setiabudi, Jakarta Selatan. Dok. Humas Polres Metro Jakarta SelatanPolsek Setiabudi menangkap komplotan pencuri yang sempat menggasak seluruh barang-barang di sebuah unit apartemen di kawasan Setiabudi, Jakarta Selatan.

JAKARTA, KOMPAS.com - Komplotan pencuri menggasak barang-barang di sebuah unit apartemen di kawasan Setiabudi, Jakarta Selatan.

Komplotan pencuri yang berinisial BY (26) dan FQ (30) dengan leluasa menggasak barang-barang yang berukuran kecil hingga besar setelah berpura-pura menjadi pemilik apartemen.

Baca juga: Curi Berbagai Perabotan hingga Unit Apartemen di Setiabudi Kosong, Komplotan Pencuri Ditangkap

Dalam keterangan tertulis, Kapolsek Metro Setiabudi Kompol Rinaldo Aser mengatakan, pencurian tersebut terungkap saat pemilik apartemen mengecek unit apartemen miliknya.

Saat itu, barang-barang milik korban sudah berantakan dan banyak perabotan miliknya hilang.

"Atas dasar tersebut, korban membuat laporan ke Polsek Metro Setiabudi dan petugas piket Unit Reskrim melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP)," ujar Rinaldo dalam keterangan tertulis yang diterima Kompas.com, Senin (14/6/2021).

Rinaldo menyebutkan, komplotan pencuri tersebut diketahui merupakan tukang renovasi di apartemen tersebut.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: Seberapa Genting Lonjakan Covid-19 di Jakarta? Ini Fakta dan Datanya...

Komplotan tersebut kemudian melihat ada unit apartemen yang tak berpenghuni.

"Karena mereka ini tukang renovasi di samping unit apartment TKP, mereka ini manjat melalui AC kemudian lompat. Kemudian membuka teralisnya pakai barang-barang yang sudah kami amankan. Kemudian baru buka pintu dari dalam lalu bawa barang-barang itu keluar," tambah Rinaldo dalam rekaman suara yang diterima Kompas.com.

Komplotan pencuri tersebut melakukan aksinya secara bertahap. Rinaldo menyebutkan, komplotan pencuri menggasak barang-barang pemilik unit apartemen sejak Maret.

"Pelaku ini pura-pura mengaku kepada sekuriti sebagai pemilik apartemen. Oleh karena itu, mereka leluasa keluar masuk apartemen membawa barang-barang curian mereka. Setelah berhasil masuk ke dalam unit, kemudian pelaku membawa barang-barang berharga dalam unit tersebut, dan membawa keluar apartemen dengan alasan barang-barang buangan hasil renovasi," ujar Rinaldo.

Baca juga: 3 Pencuri Besi Penyangga Jembatan di Tanjung Priok Ditangkap Saat Beraksi

Halaman:


Video Rekomendasi

Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kejar Target, Vaksinasi Covid-19 untuk Siswa SMP di Kota Bekasi Digelar hingga Malam

Kejar Target, Vaksinasi Covid-19 untuk Siswa SMP di Kota Bekasi Digelar hingga Malam

Megapolitan
Selidiki Pungli Bansos di Kota Tangerang, Polisi Periksa 3 Orang Lagi

Selidiki Pungli Bansos di Kota Tangerang, Polisi Periksa 3 Orang Lagi

Megapolitan
Permudah Warga, Mobil Vaksinasi Keliling Dihadirkan di Cilandak Timur

Permudah Warga, Mobil Vaksinasi Keliling Dihadirkan di Cilandak Timur

Megapolitan
Dinsos Kota Tangerang Akan Salurkan Bansos Rp 300.000, Ini Kriteria Penerima Bantuan

Dinsos Kota Tangerang Akan Salurkan Bansos Rp 300.000, Ini Kriteria Penerima Bantuan

Megapolitan
Anggaran Baju DPRD Kota Tangerang Rp 675 Juta, Pengamat: Mana Sense of Crisis-nya?

Anggaran Baju DPRD Kota Tangerang Rp 675 Juta, Pengamat: Mana Sense of Crisis-nya?

Megapolitan
UPDATE 4 Agustus: Tangsel Catat 10.456 Pasien Covid-19 Masih Dirawat

UPDATE 4 Agustus: Tangsel Catat 10.456 Pasien Covid-19 Masih Dirawat

Megapolitan
Diduga Depresi karena Cerai, Seorang Wanita Nekat Lompat dari Lantai 5 Apartemen di Sunter

Diduga Depresi karena Cerai, Seorang Wanita Nekat Lompat dari Lantai 5 Apartemen di Sunter

Megapolitan
23 Dosen-Staf Universitas Mercu Buana Disebut Dipecat Tanpa Pesangon, Ini Penjelasan Pihak Kampus

23 Dosen-Staf Universitas Mercu Buana Disebut Dipecat Tanpa Pesangon, Ini Penjelasan Pihak Kampus

Megapolitan
Kasus DBD di Jaktim Tertinggi ke-5 di Indonesia, Pemkot: Karena Padat Penduduk

Kasus DBD di Jaktim Tertinggi ke-5 di Indonesia, Pemkot: Karena Padat Penduduk

Megapolitan
24 Pelaku Jual Obat Covid-19 Lebih Mahal lewat Online, Ada yang Seharga Rp 40 Juta

24 Pelaku Jual Obat Covid-19 Lebih Mahal lewat Online, Ada yang Seharga Rp 40 Juta

Megapolitan
Anies Undang Wali Kota London Jadi Pembicara Forum Diskusi di Jakarta

Anies Undang Wali Kota London Jadi Pembicara Forum Diskusi di Jakarta

Megapolitan
Rekrutmen Tenaga Medis di Tangsel Sepi Peminat, Hanya Ada 10 Pendaftar

Rekrutmen Tenaga Medis di Tangsel Sepi Peminat, Hanya Ada 10 Pendaftar

Megapolitan
Pemprov DKI Akan Berikan Relaksasi Pajak untuk Usaha Pariwisata

Pemprov DKI Akan Berikan Relaksasi Pajak untuk Usaha Pariwisata

Megapolitan
Dari Target 32.468, Baru 4.400 Keluarga yang Terima Bansos Beras di Kota Tangerang

Dari Target 32.468, Baru 4.400 Keluarga yang Terima Bansos Beras di Kota Tangerang

Megapolitan
Dapat Donasi 300 Paket Sembako, Pemkot Jaksel Langsung Salurkan ke PKL

Dapat Donasi 300 Paket Sembako, Pemkot Jaksel Langsung Salurkan ke PKL

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X