Kompas.com - 15/06/2021, 16:05 WIB
Tatacara PPDB Kota Bekasi, Senin (14/6/2021). KOMPAS.com/DJATI WALUYOTatacara PPDB Kota Bekasi, Senin (14/6/2021).
Penulis Djati Waluyo
|

BEKASI, KOMPAS.com - Warga Jati Bening, Ahmad Firdaus (16), mengeluhkan gangguan koneksi yang kerap terjadi pada website resmi penerimaan peserta didik baru (PPDB) Kota Bekasi 2021.

Firdaus akhirnya mengunjungi posko PPDB untuk mengatasi kendala yang dia temukan ketika melakukan prapendaftaran mandiri.

"Kesulitan enggak ada, tapi ada kendala gini di web-nya. Harusnya di rumah bisa secara mandiri ngeceknya, tapi di situsnya ini ada kendala ini," ujar Firdaus di Posko PPDB Kota Bekasi, Kecamatan Pondok Gede, Selasa (15/6/2021).

Baca juga: Prapendaftaran PPDB Bekasi 2021 Sudah Dibuka, Siapa Saja yang Bisa Mendaftar?

Firdaus menyatakan bahwa ketika mengakses website https://bekasi.siap-ppdb.com/#/ , dia mengaku kerap mengalami gangguan koneksi setiap kali berusaha mendaftar untuk jalur afirmasi.

Sebelumnya, dia telah memasukkan data nomor NIK yang tertera di kartu keluarga. Namun, saat nomor itu dimasukkan, gangguan koneksi pun timbul.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Misalnya afirmasi kan menurut data Dukcapil, pas dimasukkan NIK-nya, di aplikasi mengalami kegagalan koneksi. Buat mastiin, makanya saya ke sini (posko PPDB) untuk cek secara langsung," ujar dia.

Baca juga: Disdik Kota Bekasi Lakukan Persiapan PPDB 2021 sejak Februari

Sementara itu, Yulia (40), mengungkapkan bahwa website PPDB mudah diakses. Namun, dia kurang mendapatkan info yang tepat untuk medaftarkan anaknya di PPDB Kota Bekasi 2021.

"Karena ini kan sistem baru ya, itu tadi saya kendalanya karena beda rayon, ternyata sampai ke sini benar, saya kurang dokumen," ujar Yulia.

Yulia akhirnya ke posko PPDB lantaran informasi yang terdapat di website hanya persyaratan umum saja

"Web-nya yang udah kita baca, engga ada petunjuk untuk pindah dari DKI ke Bekasi apa aja nih, jadi infonya cuma umum seperti KK, akte, ini komplet si saya cuma yang enggak ada itu yang engga ada di web, jadi saya ngga ada info dan di sini baru diomongin," ujar dia.

Jalur afirmasi

Berdasarkan Peraturan Wali Kota Bekasi Nomor 29 Tahun 2021 dan Keputusan Wali Kota Bekasi Nomor 420/Kep.225-Disdik/IV/2021, ini persyaratan yang diperlukan untuk PPDB Kota Bekasi 2021:

Persyaratan umum

1. SD negeri

- akta kelahiran/surat tanda kenal lahir

Halaman:
Baca tentang


Video Rekomendasi

Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

UPDATE 5 Agustus: Jumlah Pasien di RS Wisma Atlet Terus Berkurang, Kini Tersisa 2.103 Orang

UPDATE 5 Agustus: Jumlah Pasien di RS Wisma Atlet Terus Berkurang, Kini Tersisa 2.103 Orang

Megapolitan
Pemohon SKCK di Kota Tangerang Wajib Bawa Surat Vaksinasi, Ombudsman Bilang Itu Berpotensi Timbulkan Malaadministrasi

Pemohon SKCK di Kota Tangerang Wajib Bawa Surat Vaksinasi, Ombudsman Bilang Itu Berpotensi Timbulkan Malaadministrasi

Megapolitan
NIK Warga Jakarta Diduga Dipakai Seseorang untuk Vaksin di Tangsel, Polisi Periksa Klinik di Serpong

NIK Warga Jakarta Diduga Dipakai Seseorang untuk Vaksin di Tangsel, Polisi Periksa Klinik di Serpong

Megapolitan
Polisi Usut Dugaan NIK Warga Jakarta Dipakai Orang Lain untuk Vaksinasi Covid-19  di Tangsel

Polisi Usut Dugaan NIK Warga Jakarta Dipakai Orang Lain untuk Vaksinasi Covid-19 di Tangsel

Megapolitan
Satpam GBK yang Pukul Mahasiswa Ingin Damai, Korban Masih Pikir-pikir

Satpam GBK yang Pukul Mahasiswa Ingin Damai, Korban Masih Pikir-pikir

Megapolitan
Bansos Tunai Warga Tapos Depok Dipotong Rp 150.000, untuk Yang Tak Dapat dan buat Agustusan

Bansos Tunai Warga Tapos Depok Dipotong Rp 150.000, untuk Yang Tak Dapat dan buat Agustusan

Megapolitan
Luhut Tinjau Proyek Penanganan Banjir di Jakarta

Luhut Tinjau Proyek Penanganan Banjir di Jakarta

Megapolitan
Terdakwa Kasus Prostitusi Anak Cynthiara Alona Jalani Sidang Perdana Hari Ini

Terdakwa Kasus Prostitusi Anak Cynthiara Alona Jalani Sidang Perdana Hari Ini

Megapolitan
Kowantara Minta Polisi Usut Pungli yang Dialami Pengusaha Warteg di Ciputat

Kowantara Minta Polisi Usut Pungli yang Dialami Pengusaha Warteg di Ciputat

Megapolitan
Anggaran Baju DPRD Kota Tangerang yang Naik 2 Kali Lipat Dinilai Tak Wajar

Anggaran Baju DPRD Kota Tangerang yang Naik 2 Kali Lipat Dinilai Tak Wajar

Megapolitan
24 Penimbun dan Penjual Obat Terkait Covid-19 di Atas HET Ditangkap

24 Penimbun dan Penjual Obat Terkait Covid-19 di Atas HET Ditangkap

Megapolitan
Protes Karyawan Garuda Indonesia: Harga Tes Swab PCR Penumpang Lebih Mahal dari Tiket Pesawat

Protes Karyawan Garuda Indonesia: Harga Tes Swab PCR Penumpang Lebih Mahal dari Tiket Pesawat

Megapolitan
UPDATE: Kasus Baru Covid-19 Tambah 241 di Kota Tangerang

UPDATE: Kasus Baru Covid-19 Tambah 241 di Kota Tangerang

Megapolitan
PAUD di Cipayung Disegel karena Gelar Belajar Tatap Muka Saat PPKM Level 4

PAUD di Cipayung Disegel karena Gelar Belajar Tatap Muka Saat PPKM Level 4

Megapolitan
Jakarta-London Siap Berkolaborasi Perkuat Ketahanan Iklim

Jakarta-London Siap Berkolaborasi Perkuat Ketahanan Iklim

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X