Agar Server Tak Terganggu, Pendaftaran PPDB SMA di Kota Tangerang Diimbau Tak Semuanya Dilakukan di Hari Pertama

Kompas.com - 16/06/2021, 17:10 WIB
Ilustrasi penerimaan peserta didik baru (PPDB) 2021. KOMPAS.com/ABBA GABRILLINIlustrasi penerimaan peserta didik baru (PPDB) 2021.

TANGERANG, KOMPAS.com - Dinas Pendidikan (Dindik) Provinsi Banten berharap agar orangtua siswa tidak secara serempak mendaftarkan anak pada hari pertama penerimaan peserta didik baru (PPDB) jenjang SMA di Kota Tangerang yang dibuka pada 21 Juni 2021.

Pendaftaran PPDB jenjang SMA di Kota Tangerang digelar secara daring atau online selama tiga hari

Kepala Dindik Provinsi Banten Tabrani mengatakan, bila para orangtua siswa mendaftar pada saat yang bersamaan pada hari pertama, situs pendaftaran PPDB itu dapat mengalami gangguan.

"Pendaftarnya semua masuk di hari pertama, di jam yang sama, kira-kira begitu. Padahal kan pendaftaran tiga hari," kata dia melalui sambungan telepon, Rabu (16/6/2021).

Baca juga: 787 CPDB Jakarta Tidak Lapor Diri, Bisakah Ikut PPDB Jalur Zonasi?

"Jadi, masyarakat juga enggak boleh terburu-buru, pagi-pagi sudah daftar semua. Kan bisa siangan, bisa sorean, atau bisa besoknya. Itu untuk menghindari server crash," sambung Tabrani.

Dia memastikan, jajarannya telah menyiapkan server PPDB secara baik. Namun Tabrani tak menampik bahwa server PPDB dapat terkena gangguan.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Sesuatu yang namanya bikinan manusia kan kadang-kadang bisa saja tuh ada yang error," paparnya.

Karena itu, dia menambahkan, para orangtua siswa dapat menyampaikan keluhan masing-masing ke operator yang ada di tiap SMA di Kota Tangerang.

PPDB jenjang SMA

Terdapat empat jalur dalam PPDB jenjang SMA, yaitu jalur zonasi, jalur afirmasi, jalur perpindahan orangtua/wali murid, dan jalur prestasi.

Pendaftaran PPDB jenjang SMA di Kota Tangerang dapat dilakukan melalui situs https://ppdb.bantenprov.go.id/.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Dimediasi dengan Haris Azhar dan Fatia, Pihak Luhut Tak Hadir

Dimediasi dengan Haris Azhar dan Fatia, Pihak Luhut Tak Hadir

Megapolitan
Curi Motor yang Dipasangi GPS, Pria Ini Terlacak di Hotel, lalu Diseret dan Diamuk Massa

Curi Motor yang Dipasangi GPS, Pria Ini Terlacak di Hotel, lalu Diseret dan Diamuk Massa

Megapolitan
Pekerja yang Jatuh di Lokasi Proyek LRT di Kuningan Dilarikan ke Rumah Sakit

Pekerja yang Jatuh di Lokasi Proyek LRT di Kuningan Dilarikan ke Rumah Sakit

Megapolitan
Pungli di Tanjung Priok, Oknum Karyawan Pelabuhan Minta Rp 5.000 ke Setiap Korban

Pungli di Tanjung Priok, Oknum Karyawan Pelabuhan Minta Rp 5.000 ke Setiap Korban

Megapolitan
Seorang Pekerja Jatuh di Lokasi Proyek LRT Kuningan, Jakarta Selatan

Seorang Pekerja Jatuh di Lokasi Proyek LRT Kuningan, Jakarta Selatan

Megapolitan
Dorong Perluasan Pasar, Kadin Indonesia Bekali UMKM Pelatihan untuk Tingkatkan Kualitas Produk

Dorong Perluasan Pasar, Kadin Indonesia Bekali UMKM Pelatihan untuk Tingkatkan Kualitas Produk

Megapolitan
Praktik Pungli di Pelabuhan Tanjung Priok kembali Viral, Polisi Tangkap 1 Tersangka Pelaku

Praktik Pungli di Pelabuhan Tanjung Priok kembali Viral, Polisi Tangkap 1 Tersangka Pelaku

Megapolitan
3 Titik Terendam Banjir di Kota Tangerang, Terparah di Cipadu Larangan

3 Titik Terendam Banjir di Kota Tangerang, Terparah di Cipadu Larangan

Megapolitan
Percepat Vaksinasi demi Pemulihan Ekonomi, Kadin Akan Buka Gerai Vaksinasi di Mal hingga Tempat Publik

Percepat Vaksinasi demi Pemulihan Ekonomi, Kadin Akan Buka Gerai Vaksinasi di Mal hingga Tempat Publik

Megapolitan
Ini 17 Daftar Kendaraan yang Dikecualikan dalam Ganjil Genap di Jakarta

Ini 17 Daftar Kendaraan yang Dikecualikan dalam Ganjil Genap di Jakarta

Megapolitan
Pemprov DKI Izinkan Transportasi Umum Gunakan Kapasitas Angkut 100 Persen

Pemprov DKI Izinkan Transportasi Umum Gunakan Kapasitas Angkut 100 Persen

Megapolitan
Maling Bobol Rumah di Lenteng Agung, Celengan Berisi Tabungan buat Biaya Lahiran Dibawa Kabur

Maling Bobol Rumah di Lenteng Agung, Celengan Berisi Tabungan buat Biaya Lahiran Dibawa Kabur

Megapolitan
Aturan Terbaru Kendaraan yang Dibolehkan Melintasi Kawasan Ganjil Genap di Jakarta

Aturan Terbaru Kendaraan yang Dibolehkan Melintasi Kawasan Ganjil Genap di Jakarta

Megapolitan
Ganjil Genap di Tempat Wisata di Jakarta Kini Diberlakukan Juga untuk Sepeda Motor

Ganjil Genap di Tempat Wisata di Jakarta Kini Diberlakukan Juga untuk Sepeda Motor

Megapolitan
PPKM Level 2, Rumah Ibadah di Depok Belum Boleh Diisi Penuh

PPKM Level 2, Rumah Ibadah di Depok Belum Boleh Diisi Penuh

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.