Pungli Sopir Truk Kontainer: dari Uang Kopi, Rokok, hingga Bongkar Muat, Minimal Habiskan Rp 100.000

Kompas.com - 16/06/2021, 19:56 WIB

Holil menyebutkan, operator tango yang nakal bisa mendeteksi jumlah uang yang diberikan oleh sopir truk dari jarak sekitar 12 meter.

"Kisarannya itu di bongkar muat sekitar Rp 5.000-Rp 25.000. Proses muat lebih mahal daripada bongkar," ujar Holil.

Baca juga: Pelindo II Klaim Selama Ini Konsisten Atasi Pungli di Tanjung Priok

Para operator tango yang nakal kerap mematok Rp 5.000 untuk sekali mengangsur, istilah untuk memindahkan peti kontainer.

Jika peti kemas yang akan dimuat berada di urutan keenam, maka biaya yang mesti dikeluarkan adalah Rp 30.000.

Besaran pungli juga berbeda-beda, tergantung jenis peti kemas yang akan dibongkar atau dimuat.

Pungli untuk bongkar atau muat kontainer jenis flat rack dan open top bisa mencapai Rp 150.000.

"Jenis itu perlu alat khusus. Kalau enggak kasih, dia kekeh tak akan layani," kata Holil.

Baca juga: Ada Pungli di Terminal Pelabuhan Tanjung Priok? Adukan ke Nomor ini

Modus operandi pungli dalam proses bongkar muat peti kemas pun bermacam-macam. Ada yang menggunakan kantong plastik, diletakkan ke kotak panel listrik, hingga dimasukkan ke botol air mineral.

"Di kala sopir enggak ngasih, modus operandinya pasti tak akan bergerak atau ninggalin truknya. Saya pernah enggak dilayani gara-gara enggak kasih uang. Saya pernah tipu, saya kasih Rp 1.000. Itu bentuk uang baru kan mirip Rp 5.000. Dia enggak mau. Dia bisa lihat jumlah uangnya dari atas tango," ujarnya.

Proses pungli tak berakhir di bongkar muat. Saat sopir truk mau keluar dari pelabuhan peti kemas, pungli kembali terjadi dengan modus survei kontainer.

"Modusnya survei, dicek segel kontainernya, dicocokkan dengan database. Itu kena pungli Rp 2.000," tambah Holil.

Baca juga: Kata Sopir Truk soal Pungli Abadi: Diperas di Tanjung Priok, Dipalak Buruh Bongkar, hingga Dirampok Harta Benda

Holil menyebutkan, jika dijumlah, uang pungli yang mesti dikeluarkan para sopir untuk sekali membawa truk kontainer paling sedikit Rp 100.000. Itu untuk kontainer biasa.

Jika kontainer yang bongkar muatnya perlu alat khusus, uang yang mesti dikeluarkan si sopir tentulah jauh lebih besar.

"Seminim-minimnya pungli itu Rp 100.000. Itu Rp 100.000 sudah ngotot-ngotot nawar," kata Holil.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ponsel Pedagang Nasi Goreng di Cikarang Dirampas Begal Bercelurit

Ponsel Pedagang Nasi Goreng di Cikarang Dirampas Begal Bercelurit

Megapolitan
Remaja Hilang di Aliran Kali Cakung, Tim SAR Lakukan Pencarian

Remaja Hilang di Aliran Kali Cakung, Tim SAR Lakukan Pencarian

Megapolitan
Datangi SDN Pondok Cina 1, Giring Ganesha Tengok Hari Terakhir Ujian Siswa

Datangi SDN Pondok Cina 1, Giring Ganesha Tengok Hari Terakhir Ujian Siswa

Megapolitan
Pria Nyamar Jadi Wanita di MiChat, 50 Orang Tertipu hingga Ratusan Juta

Pria Nyamar Jadi Wanita di MiChat, 50 Orang Tertipu hingga Ratusan Juta

Megapolitan
Eks Plt Gubernur DKI Minta Proses Lelang Jabatan Sekda Berlangsung Transparan

Eks Plt Gubernur DKI Minta Proses Lelang Jabatan Sekda Berlangsung Transparan

Megapolitan
Polisi Cek TKP Pengendara Mobil Todongkan Pistol di Kebayoran Lama

Polisi Cek TKP Pengendara Mobil Todongkan Pistol di Kebayoran Lama

Megapolitan
Polisi yang Diduga Hamili dan Aniaya Pacar Ditahan di Polda Metro Jaya

Polisi yang Diduga Hamili dan Aniaya Pacar Ditahan di Polda Metro Jaya

Megapolitan
Pengendara Mobil Diduga Todongkan Pistol saat Ribut di Kebayoran Lama, Polisi Selidiki

Pengendara Mobil Diduga Todongkan Pistol saat Ribut di Kebayoran Lama, Polisi Selidiki

Megapolitan
Anggota Polres Kepulauan Seribu Diduga Hamili dan Aniaya Pacar, Kapolres: Sudah Ditangani

Anggota Polres Kepulauan Seribu Diduga Hamili dan Aniaya Pacar, Kapolres: Sudah Ditangani

Megapolitan
Tak Terima Disebut Tunggak Pajak 155 Mobil Dinas, Ini Penjelasan Pemkot Tangerang

Tak Terima Disebut Tunggak Pajak 155 Mobil Dinas, Ini Penjelasan Pemkot Tangerang

Megapolitan
Truk Pengangkut Hebel Kecelakaan Tunggal di Tol, Polisi Pastikan Tak Ada Korban

Truk Pengangkut Hebel Kecelakaan Tunggal di Tol, Polisi Pastikan Tak Ada Korban

Megapolitan
Ditelantarkan ART, Balita Menjerit Histeris Sendirian di Dalam Rumah

Ditelantarkan ART, Balita Menjerit Histeris Sendirian di Dalam Rumah

Megapolitan
Penumpang Ceritakan Pengalaman Menyentuh Hati Saat Naik KRL: Seorang Ibu yang Berbaring Itu Saya..

Penumpang Ceritakan Pengalaman Menyentuh Hati Saat Naik KRL: Seorang Ibu yang Berbaring Itu Saya..

Megapolitan
Harga Pangan Melonjak Jelang Natal dan Tahun Baru, Pembeli Kurangi Belanjaan, Pedagang Menjerit

Harga Pangan Melonjak Jelang Natal dan Tahun Baru, Pembeli Kurangi Belanjaan, Pedagang Menjerit

Megapolitan
Hari Ini, Polda Metro Bakal Ungkap Penyebab Sekeluarga Tewas Misterius di Kalideres

Hari Ini, Polda Metro Bakal Ungkap Penyebab Sekeluarga Tewas Misterius di Kalideres

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.