Wali Kota Tangsel: Kemungkinan PTM Terbatas di Sekolah Belum Bisa Kami Laksanakan

Kompas.com - 17/06/2021, 21:04 WIB
Wakil Wali Kota Tangerang Selatan Benyamin Davnie saat ditemui di SMPN 4 Tangerang Selatan, Kamis (4/3/2021). KOMPAS.com/Tria SutrisnaWakil Wali Kota Tangerang Selatan Benyamin Davnie saat ditemui di SMPN 4 Tangerang Selatan, Kamis (4/3/2021).
|

TANGERANG SELATAN, KOMPAS.com - Pelaksanaan pembelajaran tatap muka (PTM) secara terbatas di wilayah Tangerang Selatan pada Juli 2021 kemungkinan besar ditunda.

Wali Kota Tangerang Selatan Benyamin Davnie menjelaskan, pelaksanaan PTM mulai 13 Juli 2021 kemungkinan ditunda karena melihat dari tren kasus Covid-19 yang masih meningkat.

Dia juga sudah menginstruksikan Dinas Pendidikan Tangerang Selatan untuk mengevaluasi kembali rencana pelaksanaan PTM.

Baca juga: Kasus Covid-19 Meningkat, Satgas: PTM Terbatas di Wilayah Zona Merah Mungkin Ditunda

"Dengan naiknya angka covid saat ini, maka PTM saya evaluasi lagi. Yang tadinya kami akan buka pada pertengahan bulan juli," ujar Benyamin di Gedung Kejaksaan Negeri Tangerang Selatan, Kamis (17/6/2021).

"Saya instruksikan kepada Kepala dinas untuk melakukan evaluasi lagi, dan kemungkinan (PTM) belum bisa kami laksanakan pada bulan Juli ini," sambungnya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Menurut Benyamin, PTM secara terbatas dengan protokol kesehatan tetap tidak dapat digelar, jika kasus Covid-19 di wilayah Tangerang Selatan masih meningkat pada awal Juli 2021.

Baca juga: Jelang PTM Terbatas, Pimpinan DPR: Jangan Sampai Sekolah Jadi Klaster Penularan Covid-19

Meski begitu, Benyamin mengaku masih akan terus memantau perkembangan kasus Covid-19, untuk dijadikan bahan pertimbangan dalam memutuskan kelanjutan rencana pelaksanaan PTM.

"Mudah-mudahan sih akhir Juni atau awal Juli angka Covid-19 ini akan turun. Itu akan Kami evaluasi. Saat ini, saya mengambil kebijakan bahwa untuk PTM belum bisa kami lakukan sampai angka Covid-19 turun," pungkasnya.

Adapun kasus Covid-19 di wilayah Kota Tangerang Selatan, Banten, masih terus bertambah. Dinas Kesehatan mencatat, terdapat 9 kasus baru terkonfirmasi positif Covid-19 pada Rabu (16/6/2021).

Baca juga: RS Rujukan Covid-19 Terisi 74 Persen, Wali Kota Tangsel Sebut Kondisi Sudah Darurat

Dengan demikian, total kasus Covid-19 di Tangerang Selatan sudah berjumlah 11.799 kasus.

Dari jumlah tersebut, Satgas Penanganan Covid-19 mengonfirmasi 11.004 orang di antaranya sudah sembuh.

Sementara itu, total pasien terkonfirmasi positif Covid-19 yang dilaporkan meninggal dunia sebanyak 407 orang.

Saat ini, masih ada 388 pasien positif Covid-19 yang sedang menjalani isolasi mandiri di rumahnya atau dirawat di rumah sakit dan pusat karantina Rumah Lawan Covid-19.



Video Rekomendasi

Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Cara Mendaftar Vaksin Dosis Kedua Via JAKI

Cara Mendaftar Vaksin Dosis Kedua Via JAKI

Megapolitan
Tak Punya Uang, Pemkot Bekasi Belum Bayar Insentif Nakes Januari-Mei 2021

Tak Punya Uang, Pemkot Bekasi Belum Bayar Insentif Nakes Januari-Mei 2021

Megapolitan
Kepala Puskesmas di Tangerang Gugur setelah Terinfeksi Covid-19

Kepala Puskesmas di Tangerang Gugur setelah Terinfeksi Covid-19

Megapolitan
Meski Kasus Covid-19 Turun, Jakarta Masih Kekurangan Nakes

Meski Kasus Covid-19 Turun, Jakarta Masih Kekurangan Nakes

Megapolitan
Tingkat Keterisian Rumah Sakit di Jakarta Turun Jadi 77 Persen

Tingkat Keterisian Rumah Sakit di Jakarta Turun Jadi 77 Persen

Megapolitan
UPDATE 24 Juli: Depok Tambah 712 Kasus Positif Covid-19

UPDATE 24 Juli: Depok Tambah 712 Kasus Positif Covid-19

Megapolitan
Kemenkes Akui Tak Semua WNA Bisa Ikut Vaksinasi

Kemenkes Akui Tak Semua WNA Bisa Ikut Vaksinasi

Megapolitan
Tambah 333 Kasus Baru, Jumlah Kasus Positif Covid-19 di Kota Bogor Capai 30.425

Tambah 333 Kasus Baru, Jumlah Kasus Positif Covid-19 di Kota Bogor Capai 30.425

Megapolitan
UPDATE 24 Juli Tambah 286 Kasus Baru, Total Kasus Positif Covid-19 di Tangsel 20.681

UPDATE 24 Juli Tambah 286 Kasus Baru, Total Kasus Positif Covid-19 di Tangsel 20.681

Megapolitan
Tingkat Kematian Kasus Covid-19 Meningkat, Pemkot Bogor Terima Bantuan Peti Jenazah

Tingkat Kematian Kasus Covid-19 Meningkat, Pemkot Bogor Terima Bantuan Peti Jenazah

Megapolitan
UPDATE 24 Juli: Tambah 554 Kasus di Kota Tangerang, 6.885 Pasien Covid-19 Masih Dirawat

UPDATE 24 Juli: Tambah 554 Kasus di Kota Tangerang, 6.885 Pasien Covid-19 Masih Dirawat

Megapolitan
UPDATE 24 Juli: Kasus Covid-19 Jakarta Bertambah 8.360

UPDATE 24 Juli: Kasus Covid-19 Jakarta Bertambah 8.360

Megapolitan
BP2MI Protes, Beberkan Perlakuan Imigrasi Malaysia yang Sita Barang TKI

BP2MI Protes, Beberkan Perlakuan Imigrasi Malaysia yang Sita Barang TKI

Megapolitan
Dua Pencuri Motor Babak Belur Dihajar Massa di Pagedangan Tangerang

Dua Pencuri Motor Babak Belur Dihajar Massa di Pagedangan Tangerang

Megapolitan
Depok Punya Mobil Tes Swab Covid-19, Idris Targetkan 20.000 Pemeriksaan per Bulan

Depok Punya Mobil Tes Swab Covid-19, Idris Targetkan 20.000 Pemeriksaan per Bulan

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X