Kompas.com - 19/06/2021, 11:53 WIB
Truk muatan bahan bangunan yang dikemudikan oleh MNA terguling di jalan Raya Alteri Permata Hijau, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Sabtu (19/6/2021) pagi Kecelakaan itu terjadi karena diduga sopir truk mengantuk hingga kendaraan yang dikemudikan hilang kendali. dokumentasi pribadiTruk muatan bahan bangunan yang dikemudikan oleh MNA terguling di jalan Raya Alteri Permata Hijau, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Sabtu (19/6/2021) pagi Kecelakaan itu terjadi karena diduga sopir truk mengantuk hingga kendaraan yang dikemudikan hilang kendali.

JAKARTA, KOMPAS.com - Truk muatan bahan bangunan yang dikemudikan oleh MNA terguling di jalan Raya Alteri Permata Hijau, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Sabtu (19/6/2021) pagi.

Kecelakaan itu terjadi karena diduga sopir truk mengantuk hingga kendaraan yang dikemudikan hilang kendali.

"Diduga kecekakaan karena sopir kurang konsenterasi akibat mengantuk," ujar Kanit Laka Lantas Polres Jakarta Selatan, AKP Suharno saat dikonfirmasi, Sabtu.

Suharno menjelaskan, peristiwa kecelakaan truk berwarna hijau itu terjadi sekitar pukul 04.00 WIB.

Baca juga: Sabtu Pagi, Pesepeda Road Bike Melintas Bareng Mobil di JLNT Casablanca

Truk dengan nomor polisi A 9435 ZB semula melintas dari arah Barat menuju Timur Jalan Arteri Permata Hijau.

Namun tepat di lampu merah Permata Hijau tiba-tiba truk tersebut menabrak separator busway hingga terguling.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Mengantuk kemudian oleng kekanan menabrak sparator Bus Way lanjut kendaraan terguling miring," kata Suharno.

Baca juga: Motif Pengeroyokan di Taman Sari, Pelaku Curiga Korban Informan Polisi

Suharno mengatakan, tidak ada korban jiwa maupun luka yang dialami sopir truk akibat kecelakaan itu.

Hanya saja, bahan bangunan berupa hebel yang menjadi isi truk tumpah ke jalan.

"Hingga saat ini sopir saudara MNA masih dalam penyelidikan dan pemeriksaan penyidik," ucap Suharno.



Video Rekomendasi

Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Viral Bansos Tunai Dikutip untuk Servis Ambulans Lingkungan, Ketua RW di Depok Kembalikan Seluruh Pungutan

Viral Bansos Tunai Dikutip untuk Servis Ambulans Lingkungan, Ketua RW di Depok Kembalikan Seluruh Pungutan

Megapolitan
Fakta Mensos Risma Terima Aduan Pungli Bansos Saat Sidak ke Kota Tangerang

Fakta Mensos Risma Terima Aduan Pungli Bansos Saat Sidak ke Kota Tangerang

Megapolitan
Mulai Hari Ini, Bansos Beras Disalurkan kepada 1 Juta KK di DKI

Mulai Hari Ini, Bansos Beras Disalurkan kepada 1 Juta KK di DKI

Megapolitan
Viral Potongan BST untuk Bensin Ambulans di Depok, Ini Klarifikasi Ketua RW

Viral Potongan BST untuk Bensin Ambulans di Depok, Ini Klarifikasi Ketua RW

Megapolitan
Senjakala Pasar Tanah Abang: Pengunjung Sepi, Kios Diobral Murah

Senjakala Pasar Tanah Abang: Pengunjung Sepi, Kios Diobral Murah

Megapolitan
UPDATE 28 Juli: Tambah 350 Kasus di Kota Tangerang, 6.796 Pasien Covid-19 Masih Dirawat

UPDATE 28 Juli: Tambah 350 Kasus di Kota Tangerang, 6.796 Pasien Covid-19 Masih Dirawat

Megapolitan
UPDATE 28 Juli: Pasien Covid-19 di Depok Turun Drastis, tapi Kasus Kematian Tinggi

UPDATE 28 Juli: Pasien Covid-19 di Depok Turun Drastis, tapi Kasus Kematian Tinggi

Megapolitan
Pemkot Jaktim Cari Cara Selesaikan Banjir akibat Luapan PHB Sulaeman di Cipinang Melayu

Pemkot Jaktim Cari Cara Selesaikan Banjir akibat Luapan PHB Sulaeman di Cipinang Melayu

Megapolitan
Prakiraan Cuaca BMKG Hari Ini: Jabodetabek Bebas Hujan, Suhu Udara Cukup Tinggi

Prakiraan Cuaca BMKG Hari Ini: Jabodetabek Bebas Hujan, Suhu Udara Cukup Tinggi

Megapolitan
Kecamatan Pulogadung Siapkan 7 Tempat Isolasi Pasien Covid-19

Kecamatan Pulogadung Siapkan 7 Tempat Isolasi Pasien Covid-19

Megapolitan
Pemprov DKI: Pelanggan Pangkas Rambut Wajib Miliki Sertifikat Vaksin

Pemprov DKI: Pelanggan Pangkas Rambut Wajib Miliki Sertifikat Vaksin

Megapolitan
Daftar Terbaru Hotel untuk Isolasi Mandiri Berbayar di Jakarta

Daftar Terbaru Hotel untuk Isolasi Mandiri Berbayar di Jakarta

Megapolitan
RedDoorz Sayangkan Peristiwa yang Menimpa Hotelnya di Ampera Raya

RedDoorz Sayangkan Peristiwa yang Menimpa Hotelnya di Ampera Raya

Megapolitan
Perumahan Beverly Hills Jababeka Jadi Tempat Isolasi Pekerja Industri yang Positif Covid-19

Perumahan Beverly Hills Jababeka Jadi Tempat Isolasi Pekerja Industri yang Positif Covid-19

Megapolitan
UPDATE 28 Juli: Kabupaten Bekasi Catat 285 Kasus Baru Covid-19, 6 Pasien Meninggal

UPDATE 28 Juli: Kabupaten Bekasi Catat 285 Kasus Baru Covid-19, 6 Pasien Meninggal

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X