Kompas.com - 20/06/2021, 10:02 WIB
Warga tetap ramai-ramai menggunakan moda transportasi Kereta Rel Listrik Commuter Line untuk berbelanja di Pasar Tanah Abang, Jakarta Pusat. Meski Senin (3/5/2021) hari ini mulai ada pembatasan jam operasional KRL yang berhenti di Stasiun Tanah Abang, namun hal itu tak menyurutkan niat warga untuk berbelanja. Warga justru menyesuaikan waktu belanjanya agar tetap bisa menggunakan KRL. KOMPAS.com/IhsanuddinWarga tetap ramai-ramai menggunakan moda transportasi Kereta Rel Listrik Commuter Line untuk berbelanja di Pasar Tanah Abang, Jakarta Pusat. Meski Senin (3/5/2021) hari ini mulai ada pembatasan jam operasional KRL yang berhenti di Stasiun Tanah Abang, namun hal itu tak menyurutkan niat warga untuk berbelanja. Warga justru menyesuaikan waktu belanjanya agar tetap bisa menggunakan KRL.

JAKARTA, KOMPAS.com - VP Corporate Secretary KAI Commuter Anne Purba mengatakan, layanan KRL Jabodetabek tetap beroperasi normal dimulai pukul 04.00-22.00 WIB.

"Layanan KRL Jabodetabek tetap beroperasi dengan 994 perjalanan KRL per hari mulai pukul 04.00-22.00 WIB," kata Anne saat dihubungi melalui pesan singkat, Minggu (20/6/2021).

Untuk menghindari kerumuman, Anne menganjurkan agar penumpang KRL bisa merencanakan perjalanan dengan baik.

Perencanaan perjalanan diperlukan agar potensi kepadatan di stasiun dan di dalam kereta tidak terjadi.

"Serta tidak memaksakan diri untuk naik ke kereta apabila sudah memenuhi kuota," kata Anne.

Baca juga: Senin, Penumpang KRL Akan Dites Acak, Positif Covid-19 Langsung Dilaporkan ke Satgas

Dia mengatakan KAI Commuter selaku operator sudah menerapkan protokol kesehatan sejak awal pandemi Covid-19 dengan mewajibkan masker bagi penumpang, menjaga jarak dengan penyekatan saat kondisi padat dan pemeriksaan suuh tubuh.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Para pegawai dan petugas di garda terdepan layanan KAI Commuter secara bertahap juga telah mendapatkan vaksinasi dari pemerintah. Yang terbaru, pada Kamis dan Jumat (17-18/6) lalu pemerintah mengadakan vaksinasi di Stasiun Bogor dengan sasaran utama para pengguna aktif KRL," kata Anne.

Dia juga berharap pemerintah daerah di wilayah lain bisa menggelar vaksinasi di stasiun KRL wilayah masing-masing.

"Hal ini penting untuk mendorong vaksinasi bagi mereka yang mobilitas dan interaksinya tinggi dan aktif bekerja serta menggunakan transportasi publik setiap harinya," kata Anne.



Video Rekomendasi

Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Vaksinasi Covid-19 Terganjal NIK Dipakai Orang Lain, Harus Lapor ke Mana?

Vaksinasi Covid-19 Terganjal NIK Dipakai Orang Lain, Harus Lapor ke Mana?

Megapolitan
Satpam GBK yang Pukul Mahasiswa di Sentra Vaksinasi Jadi Tersangka dan Ditahan

Satpam GBK yang Pukul Mahasiswa di Sentra Vaksinasi Jadi Tersangka dan Ditahan

Megapolitan
Pemkot Depok Suplai Vaksin AstraZeneca ke Puskesmas

Pemkot Depok Suplai Vaksin AstraZeneca ke Puskesmas

Megapolitan
Vonis Banding Kasus Megamendung dan Petamburan Tidak Berubah, Kuasa Hukum Rizieq: Kami Apresiasi

Vonis Banding Kasus Megamendung dan Petamburan Tidak Berubah, Kuasa Hukum Rizieq: Kami Apresiasi

Megapolitan
Vaksinasi Covid-19 di Masjid KH Hasyim Ashari Sasar 1.600 Warga

Vaksinasi Covid-19 di Masjid KH Hasyim Ashari Sasar 1.600 Warga

Megapolitan
80 Ton Oksigen Bantuan Singapura Dikirim dari Jakarta ke Surabaya

80 Ton Oksigen Bantuan Singapura Dikirim dari Jakarta ke Surabaya

Megapolitan
Dinar Candy Ditangkap Terkait Aksi Pakai Bikini di Jalan untuk Protes PPKM Diperpanjang

Dinar Candy Ditangkap Terkait Aksi Pakai Bikini di Jalan untuk Protes PPKM Diperpanjang

Megapolitan
Restoran Ayam Geprek di Pulogadung Dilalap Api

Restoran Ayam Geprek di Pulogadung Dilalap Api

Megapolitan
UPDATE 5 Agustus: Jumlah Pasien di RS Wisma Atlet Terus Berkurang, Kini Tersisa 2.103 Orang

UPDATE 5 Agustus: Jumlah Pasien di RS Wisma Atlet Terus Berkurang, Kini Tersisa 2.103 Orang

Megapolitan
Pemohon SKCK di Kota Tangerang Wajib Bawa Surat Vaksinasi, Ombudsman Bilang Itu Berpotensi Timbulkan Malaadministrasi

Pemohon SKCK di Kota Tangerang Wajib Bawa Surat Vaksinasi, Ombudsman Bilang Itu Berpotensi Timbulkan Malaadministrasi

Megapolitan
NIK Warga Jakarta Diduga Dipakai Seseorang untuk Vaksin di Tangsel, Polisi Periksa Klinik di Serpong

NIK Warga Jakarta Diduga Dipakai Seseorang untuk Vaksin di Tangsel, Polisi Periksa Klinik di Serpong

Megapolitan
Polisi Usut Dugaan NIK Warga Jakarta Dipakai Orang Lain untuk Vaksinasi Covid-19  di Tangsel

Polisi Usut Dugaan NIK Warga Jakarta Dipakai Orang Lain untuk Vaksinasi Covid-19 di Tangsel

Megapolitan
Satpam GBK yang Pukul Mahasiswa Ingin Damai, Korban Masih Pikir-pikir

Satpam GBK yang Pukul Mahasiswa Ingin Damai, Korban Masih Pikir-pikir

Megapolitan
Bansos Tunai Warga Tapos Depok Dipotong Rp 150.000, untuk Yang Tak Dapat dan buat Agustusan

Bansos Tunai Warga Tapos Depok Dipotong Rp 150.000, untuk Yang Tak Dapat dan buat Agustusan

Megapolitan
Luhut Tinjau Proyek Penanganan Banjir di Jakarta

Luhut Tinjau Proyek Penanganan Banjir di Jakarta

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X