Pengemudi Fortuner Lepaskan Tembakan di Dekat Kompleks Pati Polri, Kebayoran Baru

Kompas.com - 20/06/2021, 21:24 WIB
Seorang pengemudi Toyota Fortuner melepaskan tembakan ke udara di Jalan Prof. Joko Sutono dekat Komplek Pati Polri, Melawai, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan pada Sabtu (19/6/2021) malam. Dok. Tangkapan Layar IG @cetul.22Seorang pengemudi Toyota Fortuner melepaskan tembakan ke udara di Jalan Prof. Joko Sutono dekat Komplek Pati Polri, Melawai, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan pada Sabtu (19/6/2021) malam.

JAKARTA, KOMPAS.com - Sebuah video yang merekam detik-detik seorang pengendara mobil melepaskan tembakan di kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, viral di media sosial.

Video tersebut diunggah oleh pemilik akun @cetul.22 pada Minggu (20/6/2021) malam.

Dalam keterangan video ditulis bahwa penembakan tersebut dilakukan oleh orang tak dikenal.

Peristiwa tersebut terjadi di Jalan Prof Joko Sutono, tepatnya di samping Kompleks Pati Polri, Melawai, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, pada Sabtu (19/6/2021) sekitar pukul 22.38 WIB.

Baca juga: Vaksinasi Warga 18 Tahun ke Atas di Kota Tangerang Digelar Besok, Petugas Bakal Jemput Bola

Saat dikonfirmasi, Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Metro Jakarta Selatan Kompol Akbar membenarkan peristiwa tersebut.

Adapun pengendara Fortuner melepaskan tembakan ke udara.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

“Untuk korban jiwa maupun material tidak ada,” ujar Akbar saat dihubungi wartawan, Minggu malam.

Baca juga: Seorang Pria Tewas Setelah Tabrakkan Diri ke KRL di Gunung Sahari


Akbar mengatakan, pihaknya masih menyelidiki motif pengendara Fortuner melepaskan tembakan tersebut.

Ia melanjutkan, polisi telah memeriksa sejumlah saksi terkait peristiwa tersebut.

“Kasus ini dipegang oleh Polres Jaksel. Saya belum bisa sebutkan (jumlah saksi). (Penyelidikan) masih berjalan,” ujar Akbar.



Video Rekomendasi

Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Universitas Mercu Buana Bantah Pecat 15 Dosen dan Staf Tanpa Prosedur

Universitas Mercu Buana Bantah Pecat 15 Dosen dan Staf Tanpa Prosedur

Megapolitan
Satpam GBK yang Pukul Mahasiswa Ingin Damai, Polisi: Proses Hukum Tetap Jalan

Satpam GBK yang Pukul Mahasiswa Ingin Damai, Polisi: Proses Hukum Tetap Jalan

Megapolitan
Cynthiara Alona, Terdakwa Kasus Prostitusi Anak Terancam Hukuman 10 Tahun Penjara

Cynthiara Alona, Terdakwa Kasus Prostitusi Anak Terancam Hukuman 10 Tahun Penjara

Megapolitan
Vaksinasi Covid-19 Terganjal NIK Dipakai Orang Lain, Harus Lapor ke Mana?

Vaksinasi Covid-19 Terganjal NIK Dipakai Orang Lain, Harus Lapor ke Mana?

Megapolitan
Satpam GBK yang Pukul Mahasiswa di Sentra Vaksinasi Jadi Tersangka dan Ditahan

Satpam GBK yang Pukul Mahasiswa di Sentra Vaksinasi Jadi Tersangka dan Ditahan

Megapolitan
Pemkot Depok Suplai Vaksin AstraZeneca ke Puskesmas

Pemkot Depok Suplai Vaksin AstraZeneca ke Puskesmas

Megapolitan
Vonis Banding Kasus Megamendung dan Petamburan Tidak Berubah, Kuasa Hukum Rizieq: Kami Apresiasi

Vonis Banding Kasus Megamendung dan Petamburan Tidak Berubah, Kuasa Hukum Rizieq: Kami Apresiasi

Megapolitan
Vaksinasi Covid-19 di Masjid KH Hasyim Ashari Sasar 1.600 Warga

Vaksinasi Covid-19 di Masjid KH Hasyim Ashari Sasar 1.600 Warga

Megapolitan
80 Ton Oksigen Bantuan Singapura Dikirim dari Jakarta ke Surabaya

80 Ton Oksigen Bantuan Singapura Dikirim dari Jakarta ke Surabaya

Megapolitan
Dinar Candy Ditangkap Terkait Aksi Pakai Bikini di Jalan untuk Protes PPKM Diperpanjang

Dinar Candy Ditangkap Terkait Aksi Pakai Bikini di Jalan untuk Protes PPKM Diperpanjang

Megapolitan
Restoran Ayam Geprek di Pulogadung Dilalap Api

Restoran Ayam Geprek di Pulogadung Dilalap Api

Megapolitan
UPDATE 5 Agustus: Jumlah Pasien di RS Wisma Atlet Terus Berkurang, Kini Tersisa 2.103 Orang

UPDATE 5 Agustus: Jumlah Pasien di RS Wisma Atlet Terus Berkurang, Kini Tersisa 2.103 Orang

Megapolitan
Pemohon SKCK di Kota Tangerang Wajib Bawa Surat Vaksinasi, Ombudsman Bilang Itu Berpotensi Timbulkan Malaadministrasi

Pemohon SKCK di Kota Tangerang Wajib Bawa Surat Vaksinasi, Ombudsman Bilang Itu Berpotensi Timbulkan Malaadministrasi

Megapolitan
NIK Warga Jakarta Diduga Dipakai Seseorang untuk Vaksin di Tangsel, Polisi Periksa Klinik di Serpong

NIK Warga Jakarta Diduga Dipakai Seseorang untuk Vaksin di Tangsel, Polisi Periksa Klinik di Serpong

Megapolitan
Polisi Usut Dugaan NIK Warga Jakarta Dipakai Orang Lain untuk Vaksinasi Covid-19  di Tangsel

Polisi Usut Dugaan NIK Warga Jakarta Dipakai Orang Lain untuk Vaksinasi Covid-19 di Tangsel

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X