Kompas.com - 21/06/2021, 15:20 WIB
Layanan IGD Rumah Sakit Polri Kramat Jati terlihat sepi meskipun membuka layanan kesehatan pada libur Lebaran, Jumat (14/5/2021). ANTARA/Anisyah RahmawatiLayanan IGD Rumah Sakit Polri Kramat Jati terlihat sepi meskipun membuka layanan kesehatan pada libur Lebaran, Jumat (14/5/2021).

JAKARTA, KOMPAS.com - Permintaan tempat tidur untuk pasien Covid-19 di RS Polri, Kramatjati, Jakarta Timur, meningkat seiring dengan melonjaknya kasus Covid-19 di DKI Jakarta dalam beberapa hari terakhir.

Kabid Perawatan Medik dan Perawatan RS Polri Kombes Pol Yayok Witarto mengatakan, 90 persen tempat tidur pasien Covid-19 di RS Polri telah terisi.

"Sudah 90 persen terisi, hampir penuh. Ruang IGD (instalasi gawat darurat) juga penuh," kata Yayok saat dikonfirmasi, Senin (21/6/2021).

Yayok mengatakan, ada peningkatan jumlah pasien Covid-19 di RS Polri dalam 10 hari terakhir.

Baca juga: Tempat Tidur Isolasi Pasien Covid-19 di Jakarta Terisi 90 Persen, ICU 81 Persen

"Kemarin baru 392 (pasien), sekarang sudah 442. Tiap hari berubah-ubah terus, peningkatannya luar biasa," ujar Yayok.

Yayok menyebut, penambahan kapasitas tempat tidur pasien Covid-19 di RS Polri masih bisa terjadi, tergantung kondisi.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Tergantung kondisinya. Nanti tetap ada batas maksimalnya, kan selain masalah fasilitas, ada SDM (sumber daya manusia) juga," kata Yayok.

Yayok mengatakan, RS Polri terus mendukung upaya pemerintah dalam menanggulangi Covid-19.

"Yang jelas kami siap mendukung pemerintah untuk Covid-19 ini. All out. Pemerintah dan RS Polri melayani pasien semaksimal mungkin," ujar Yayok.



Video Rekomendasi

Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Cara Mendaftar Vaksin Dosis Kedua Via JAKI

Cara Mendaftar Vaksin Dosis Kedua Via JAKI

Megapolitan
Tak Punya Uang, Pemkot Bekasi Belum Bayar Insentif Nakes Januari-Mei 2021

Tak Punya Uang, Pemkot Bekasi Belum Bayar Insentif Nakes Januari-Mei 2021

Megapolitan
Kepala Puskesmas di Tangerang Gugur setelah Terinfeksi Covid-19

Kepala Puskesmas di Tangerang Gugur setelah Terinfeksi Covid-19

Megapolitan
Meski Kasus Covid-19 Turun, Jakarta Masih Kekurangan Nakes

Meski Kasus Covid-19 Turun, Jakarta Masih Kekurangan Nakes

Megapolitan
Tingkat Keterisian Rumah Sakit di Jakarta Turun Jadi 77 Persen

Tingkat Keterisian Rumah Sakit di Jakarta Turun Jadi 77 Persen

Megapolitan
UPDATE 24 Juli: Depok Tambah 712 Kasus Positif Covid-19

UPDATE 24 Juli: Depok Tambah 712 Kasus Positif Covid-19

Megapolitan
Kemenkes Akui Tak Semua WNA Bisa Ikut Vaksinasi

Kemenkes Akui Tak Semua WNA Bisa Ikut Vaksinasi

Megapolitan
Tambah 333 Kasus Baru, Jumlah Kasus Positif Covid-19 di Kota Bogor Capai 30.425

Tambah 333 Kasus Baru, Jumlah Kasus Positif Covid-19 di Kota Bogor Capai 30.425

Megapolitan
UPDATE 24 Juli Tambah 286 Kasus Baru, Total Kasus Positif Covid-19 di Tangsel 20.681

UPDATE 24 Juli Tambah 286 Kasus Baru, Total Kasus Positif Covid-19 di Tangsel 20.681

Megapolitan
Tingkat Kematian Kasus Covid-19 Meningkat, Pemkot Bogor Terima Bantuan Peti Jenazah

Tingkat Kematian Kasus Covid-19 Meningkat, Pemkot Bogor Terima Bantuan Peti Jenazah

Megapolitan
UPDATE 24 Juli: Tambah 554 Kasus di Kota Tangerang, 6.885 Pasien Covid-19 Masih Dirawat

UPDATE 24 Juli: Tambah 554 Kasus di Kota Tangerang, 6.885 Pasien Covid-19 Masih Dirawat

Megapolitan
UPDATE 24 Juli: Kasus Covid-19 Jakarta Bertambah 8.360

UPDATE 24 Juli: Kasus Covid-19 Jakarta Bertambah 8.360

Megapolitan
BP2MI Protes, Beberkan Perlakuan Imigrasi Malaysia yang Sita Barang TKI

BP2MI Protes, Beberkan Perlakuan Imigrasi Malaysia yang Sita Barang TKI

Megapolitan
Dua Pencuri Motor Babak Belur Dihajar Massa di Pagedangan Tangerang

Dua Pencuri Motor Babak Belur Dihajar Massa di Pagedangan Tangerang

Megapolitan
Depok Punya Mobil Tes Swab Covid-19, Idris Targetkan 20.000 Pemeriksaan per Bulan

Depok Punya Mobil Tes Swab Covid-19, Idris Targetkan 20.000 Pemeriksaan per Bulan

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X