Batasi Kegiatan Masyarakat, Polisi Tutup Dua Jalan di Kota Tangerang Pukul 21.00-04.00

Kompas.com - 23/06/2021, 18:47 WIB
Perbaikan Jalan Daan Mogot Kilometer 22 arah Jakarta menuju Tangerang mengalami penyempitan menyebabkan kemacetan, Senin (2/3/2020) Dishub Kota TangerangPerbaikan Jalan Daan Mogot Kilometer 22 arah Jakarta menuju Tangerang mengalami penyempitan menyebabkan kemacetan, Senin (2/3/2020)
|

TANGERANG, KOMPAS.com - Satlantas Polres Metro Tangerang Kota menutup dua akses jalan di Kota Tangerang, Banten, mulai Selasa (22/6/2021) hingga Minggu (28/6/2021).

Kasatlantas Polres Metro Tangerang Kota AKBP Jamal Alam berujar, jalan yang ditutup di Kota Tangerang adalah Jalan Kali Pasir di Kelurahan Sukasari dan Jalan Benteng Jaya di Kelurahan Sukarasa.

Dia menyebut, penutupan itu dilakukan dalam rangka pembatasan kegiatan masyarakat.

Selain itu, melonjaknya kasus Covid-19 di Kota Tangerang juga menjadi alasan ditutupnya dua jalan tersebut.

Baca juga: Kebutuhan Tabung Oksigen Naik Tiga Kali Lipat di RSUD Kota Tangerang

Kata Jamal, aturan yang mendasari penutupan itu adalah Instruksi Kementerian Dalam Negeri Nomor 13 Tahun 2021 dan peraturan pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) yang berlaku di Kota Tangerang.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Dua jalan itu ditutup mulai pukul 21.00 WIB sampai 04.00 WIB, mulai Selasa (22/6/2021)," papar dia saat dikonfirmasi, Rabu (23/6/2021).

"Kami tutup untuk mengurangi dan membatasi mobilitas warga," sambungnya.

Jamal menyebut, warga yang bertempat tinggal di dua jalan itu diberikan pengecualian untuk melintas saat penutupan dimulai.

"Selain dari pada itu, semua harus kami tutup dan kami alihkan," tegas dia.

Jamal menambahkan, salah satu faktor Jalan Kali Pasir ditutup karena terdapat banyak kafe atau pun restoran di jalan tersebut.

Baca juga: Dinkes Tangerang: Stok Tabung Oksigen di Tempat Isolasi Pasien Covid-19 Memadai

Kafe atau restoran itu dapat menimbulkan kerumunan masyarakat yang dapat menjadi faktor penyebaran virus Covid-19.

"Karena sepanjang Jalan Kali Pasir ini  terdapat potensi adanya kerumunan masyarakat, jadi sasaran masyarakat yang ingin menongkrong," papar Jamal.

Bagi para pengguna Jalan Kali Pasir dan Jalan Benteng, dapat melewati jalan alternatif.

Jalan alternatif itu, yakni Jalan Daan Mogot di Kelurahan Sukarasa dan Jalan Veteran di Kelurahan Sukasari.

"Kami harap masyarakat bisa memahami situasi saat ini dan membantu kami untuk menekan mobilitas hingga kasus Covid-19 bisa diatasi," harap Jamal.



Video Rekomendasi

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

[Hak Jawab] Alvin Lim Klarifikasi Tuduhan Penculikan Anak dan Pencurian Ponsel

[Hak Jawab] Alvin Lim Klarifikasi Tuduhan Penculikan Anak dan Pencurian Ponsel

Megapolitan
2 Mayat Ditemukan dalam Rumah di Sukmajaya Depok, Polisi Sebut Nihil Tanda Kekerasan

2 Mayat Ditemukan dalam Rumah di Sukmajaya Depok, Polisi Sebut Nihil Tanda Kekerasan

Megapolitan
Ganjil-genap Margonda Depok, Dishub Berencana Sekat Kendaraan di 3 Titik Ini

Ganjil-genap Margonda Depok, Dishub Berencana Sekat Kendaraan di 3 Titik Ini

Megapolitan
Polisi Selidiki Dugaan Pungli terhadap PKL di Puri Beta Ciledug

Polisi Selidiki Dugaan Pungli terhadap PKL di Puri Beta Ciledug

Megapolitan
PNS DKI yang Korupsi Sumbangan Anak Yatim Tolak Disebut Dipecat, Pengacara: Yang Benar Diberhentikan Tak Hormat

PNS DKI yang Korupsi Sumbangan Anak Yatim Tolak Disebut Dipecat, Pengacara: Yang Benar Diberhentikan Tak Hormat

Megapolitan
Foto Viral Bayi Dicat Silver di Pamulang, Satpol PP Bakal Bertindak

Foto Viral Bayi Dicat Silver di Pamulang, Satpol PP Bakal Bertindak

Megapolitan
266 Pemotor yang Gunakan Knalpot Bising Ditindak Polisi Saat Crowd Free Night Semalam

266 Pemotor yang Gunakan Knalpot Bising Ditindak Polisi Saat Crowd Free Night Semalam

Megapolitan
Dishub Akui Ganjil Genap Margonda Dapat Bebani Area Lain di Depok hingga 30 Persen

Dishub Akui Ganjil Genap Margonda Dapat Bebani Area Lain di Depok hingga 30 Persen

Megapolitan
Pemkot Depok Gelar Sekolah Tatap Muka Mulai 4 Oktober, Akan Swab Rutin secara Acak

Pemkot Depok Gelar Sekolah Tatap Muka Mulai 4 Oktober, Akan Swab Rutin secara Acak

Megapolitan
Ganjil Genap Diprediksi Akan Perlancar Jalan Margonda Depok hingga 50 Persen di Akhir Pekan

Ganjil Genap Diprediksi Akan Perlancar Jalan Margonda Depok hingga 50 Persen di Akhir Pekan

Megapolitan
Ganjil Genap di Margonda Depok Hanya Diterapkan dari Flyover UI sampai Simpang Ramanda

Ganjil Genap di Margonda Depok Hanya Diterapkan dari Flyover UI sampai Simpang Ramanda

Megapolitan
Perseteruan Warga dengan 16 Sekuriti di Kembangan, Polisi Tetapkan Satu Tersangka

Perseteruan Warga dengan 16 Sekuriti di Kembangan, Polisi Tetapkan Satu Tersangka

Megapolitan
Video Viral Aksi Pencurian di Pondok Aren, Pelaku Gasak Suvenir dan 15 Hoverboard

Video Viral Aksi Pencurian di Pondok Aren, Pelaku Gasak Suvenir dan 15 Hoverboard

Megapolitan
3 Mobil Terlibat Kecelakaan Beruntun di Tol Dalam Kota, Berawal dari Pindah Lajur

3 Mobil Terlibat Kecelakaan Beruntun di Tol Dalam Kota, Berawal dari Pindah Lajur

Megapolitan
Kasus Penembakan di Tangerang, Polisi Sebut Tak Ada Saksi yang Lihat Langsung Kejadian

Kasus Penembakan di Tangerang, Polisi Sebut Tak Ada Saksi yang Lihat Langsung Kejadian

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.