Kompas.com - 24/06/2021, 11:03 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Kuasa hukum Rizieq Shihab meminta sidang vonis kasus tes usap RS Ummi Bogor dipercepat.

Permintaan ini dilontarkan demi menghindari hal-hal yang tak diinginkan. Sebab, massa simpatisan Rizieq mencoba mendatangi Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Timur, yang menjadi lokasi sidang vonis Rizieq.

"Majelis hakim yang mulia, mohon dipertimbangkan kalau diperkenankan sebaiknya (sidang vonis) sekalian saja, tiga (kasus) masuk, walaupun itu perkara yang berbeda tapi satu rangkaian," ujar kuasa hukum Rizieq, Sugito Atmo Prawiro, Kamis (24/6/2021).

Baca juga: Jelang Vonis Rizieq Shihab, Jalan Menuju PN Jaktim Ditutup guna Sekat Massa Simpatisan

"Pertama itu untuk pertimbangan waktu. Kedua bahwa kalau misalnya itu berjalan lebih cepat karena massa di luar cukup banyak, kami khawatir jadi misalnya terlaku lama kami khawatir memunculkan hal yang tak diinginkan," lanjut Sugito.

Setelah itu, majelis hakim pun mengadakan musyawarah.

"Majelis sudah musyawarah, jadi dilaksanakan satu per satu. Untuk mempercepat seperti biasa, dakwaan isi keterangan dan saksi isi keterangan terdakwa, tidak kami bacakan langsung pada pertimbangan fakta dan hukum," ujar Hakim Ketua Khadwanto.

Baca juga: Polisi Tangkap 200 Simpatisan Rizieq Shihab di PN Jakarta Timur, Ada yang Membawa Senjata Tajam

Berdasarkan pantauan Kompas.com, massa simpatisan Rizieq mencoba mendatangi PN Jaktim. Mereka berjalan dari Halte Busway Klender.

Namun, jalan menuju PN Jaktim itu telah disekat aparat. Penyekatan terjadi di flyover Pondok Kopi.

Kemudian, yang dari arah Terminal Pulogebang, penyekatan terjadi di depan Kantor Wali Kota Jakarta Timur.

Baca juga: Jelang Vonis Rizieq Shihab, Polisi Amankan Pria Membawa Pisau dan Katapel

Kini, Jalan Dr Sumarno yang menjadi lokasi PN Jaktim, steril dari massa simpatisan Rizieq.

Halaman:
 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bertambah, Ada 3 Siswa Meninggal Tertimpa Tembok MTSN 19 Pondok Labu yang Roboh

Bertambah, Ada 3 Siswa Meninggal Tertimpa Tembok MTSN 19 Pondok Labu yang Roboh

Megapolitan
Anggap Hillary Brigitta Tak Perlu Laporkan Mamat Alkatiri karena Kena 'Roasting', Pengamat: Media Kritik Kini Semakin Bervariasi

Anggap Hillary Brigitta Tak Perlu Laporkan Mamat Alkatiri karena Kena "Roasting", Pengamat: Media Kritik Kini Semakin Bervariasi

Megapolitan
Warga Tutup Gerbang Tol Jatikarya Bekasi, Jalan Sempat Macet

Warga Tutup Gerbang Tol Jatikarya Bekasi, Jalan Sempat Macet

Megapolitan
7 Ruas Jalan dan 5 RT di Jakarta Selatan Terendam Banjir

7 Ruas Jalan dan 5 RT di Jakarta Selatan Terendam Banjir

Megapolitan
Jalan TB Simatupang Jaksel Macet Imbas Banjir, Puluhan Mobil Terjebak

Jalan TB Simatupang Jaksel Macet Imbas Banjir, Puluhan Mobil Terjebak

Megapolitan
Cerita Anies Jadi 'Penangkal Petir' Saat Operator Angkot Marah-marah Bahas JakLingko

Cerita Anies Jadi "Penangkal Petir" Saat Operator Angkot Marah-marah Bahas JakLingko

Megapolitan
Direktur Indomaret Tertabrak Truk Saat Sedang Ambil Barang yang Terjatuh

Direktur Indomaret Tertabrak Truk Saat Sedang Ambil Barang yang Terjatuh

Megapolitan
Tembok Madrasah Tsanawiyah 19 Pondok Labu Roboh, 2 Orang Tewas

Tembok Madrasah Tsanawiyah 19 Pondok Labu Roboh, 2 Orang Tewas

Megapolitan
Jelang Lengser, Anies Salurkan Dana Hibah untuk Parpol Senilai Rp 27,25 Miliar

Jelang Lengser, Anies Salurkan Dana Hibah untuk Parpol Senilai Rp 27,25 Miliar

Megapolitan
Murid TK di Cengkareng Belajar Tertib Lalu Lintas, Diajak Berkenalan dengan Rambu

Murid TK di Cengkareng Belajar Tertib Lalu Lintas, Diajak Berkenalan dengan Rambu

Megapolitan
Direktur TI Indomaret Tewas Saat Bersepeda di BSD, Manajemen: Duka yang Mendalam

Direktur TI Indomaret Tewas Saat Bersepeda di BSD, Manajemen: Duka yang Mendalam

Megapolitan
Mensos Risma: ODGJ Jangan Dipasung, Itu Memperburuk Kondisinya!

Mensos Risma: ODGJ Jangan Dipasung, Itu Memperburuk Kondisinya!

Megapolitan
Direktur Indomaret Tewas Tertabrak Truk Saat Bersepeda Bersama Istrinya di BSD

Direktur Indomaret Tewas Tertabrak Truk Saat Bersepeda Bersama Istrinya di BSD

Megapolitan
Halte Transjakarta Dianggap Halangi Pandangan ke Patung Selamat Datang, Warga Singgung Patung Pancoran

Halte Transjakarta Dianggap Halangi Pandangan ke Patung Selamat Datang, Warga Singgung Patung Pancoran

Megapolitan
Psikis Terganggu akibat Diserang Warganet, Rizky Billar Panggil Ustaz

Psikis Terganggu akibat Diserang Warganet, Rizky Billar Panggil Ustaz

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.