Kompas.com - 24/06/2021, 17:37 WIB
Simpatisan Rizieq Shihab memblokade ruas Jalan I Gusti Ngurah Rai, Klender, Jakarta Timur usai pembacaan vonis terdakwa Rizieq Shihab di Pengadilan Negeri Jakarta Timur, Kamis (24/6/2021). Majelis hakim menjatuhkan vonis 4 tahun penjara pada Rizieq Shihab, terdakwa kasus tes usap RS Ummi Bogor terbukti bersalah melakukan tindak pidana turut serta menyiarkan berita bohong dan menimbulkan keonaran. KOMPAS.com / KRISTIANTO PURNOMOSimpatisan Rizieq Shihab memblokade ruas Jalan I Gusti Ngurah Rai, Klender, Jakarta Timur usai pembacaan vonis terdakwa Rizieq Shihab di Pengadilan Negeri Jakarta Timur, Kamis (24/6/2021). Majelis hakim menjatuhkan vonis 4 tahun penjara pada Rizieq Shihab, terdakwa kasus tes usap RS Ummi Bogor terbukti bersalah melakukan tindak pidana turut serta menyiarkan berita bohong dan menimbulkan keonaran.

JAKARTA, KOMPAS.com - Salah seorang kuasa hukum terdakwa Rizieq Shihab, Kurnia Tri Royani, ditangkap pihak Polres Jakarta Timur.

Hal ini dikonfirmasi oleh ketua tim kuasa hukum Rizieq, Sugito Atmo Prawiro.

"Iya, betul. Saat ini yang bersangkutan masih di Polres (Jakarta Timur)," kata Sugito saat dikonfirmasi, Kamis (24/6/2021).

Baca juga: Usai Vonis 4 Tahun Penjara, Hakim Beri Opsi ke Rizieq Shihab Minta Pengampunan ke Presiden Jokowi

Sugito menyebutkan, Kurnia merupakan kuasa hukum Rizieq dalam sidang kasus tes usap RS Ummi Bogor.

Kurnia ditangkap di depan PN Jakarta Timur menjelang sidang vonis kasus tes usap RS Ummi.

"Enggak tahu ada apa, tiba-tiba ditangkap saja. Pada sidang putusan RS Ummi memang sangat ketat. Ketat sekali," kata Sugito.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Penyebab (ditangkap) tidak tahu, yang jelas itu di depan Pengadilan Negeri," lanjut Sugito.

Baca juga: Divonis 4 Tahun Penjara, Rizieq Shihab Terbukti Sebar Berita Bohong dan Buat Onar

Saat ini, tim kuasa hukum terus mendampingi Kurnia.

Kompas.com masih berupaya menghubungi Polres Jakarta Timur ihwal penangkapan ini. Namun, hingga berita ini ditulis, belum ada respons.

Rizieq divonis 4 tahun penjara

Rizieq Shihab divonis bersalah melakukan tindak pidana turut serta melakukan penyiaran berita bohong dan menimbulkan keonaran terkait kasus tes usap RS Ummi.

"Menjatuhkan pidana kepada terhadap terdakwa Muhammad Rizieq Shihab dengan pidana penjara selama empat tahun," ujar Hakim Ketua Khadwanto.

Baca juga: Hakim Beri Opsi ke Rizieq Minta Grasi ke Presiden, Kuasa Hukum: Ini Unik dan Menarik

Rizieq dianggap melanggar Pasal 14 Ayat (1) subsider Pasal 14 Ayat (2) lebih subsider Pasal 15 UU Nomor 1 Tahun 1946 tentang Peraturan Hukum Pidana jo Pasal 55 Ayat (1) ke-1 KUHP.

Vonis ini lebih ringan dari yang diajukan jaksa penuntut umum (JPU), yakni enam tahun penjara.



Video Rekomendasi

Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Prakiraan Cuaca BMKG Hari Ini: Jabodetabek Cerah

Prakiraan Cuaca BMKG Hari Ini: Jabodetabek Cerah

Megapolitan
Mayat Seorang Pria Ditemukan Mengapung di Bendungan ATR Bekasi

Mayat Seorang Pria Ditemukan Mengapung di Bendungan ATR Bekasi

Megapolitan
Viral, Video Anak Kecil Curi Uang dari Kotak Amal di Kalideres

Viral, Video Anak Kecil Curi Uang dari Kotak Amal di Kalideres

Megapolitan
Update 27 Juli: Kabupaten Bekasi Catat 285 Kasus Baru Covid-19

Update 27 Juli: Kabupaten Bekasi Catat 285 Kasus Baru Covid-19

Megapolitan
Sepekan Terakhir, 78.236 KK di Kota Tangerang Terima BST dari Kemensos

Sepekan Terakhir, 78.236 KK di Kota Tangerang Terima BST dari Kemensos

Megapolitan
Pendaftaran Penerima Dana Gerakan 'Bagi Rata' Akan Dibuka Lagi Senin Depan

Pendaftaran Penerima Dana Gerakan 'Bagi Rata' Akan Dibuka Lagi Senin Depan

Megapolitan
Polisi Temukan Benda yang Dipakai Dalam Pembunuhan di Jagakarsa

Polisi Temukan Benda yang Dipakai Dalam Pembunuhan di Jagakarsa

Megapolitan
Polisi Akan Periksa Hotel RedDoorz Setelah Digerebek Terkait Kerumunan

Polisi Akan Periksa Hotel RedDoorz Setelah Digerebek Terkait Kerumunan

Megapolitan
Wagub DKI: Soal Waktu Makan Maksimal 20 Menit, Tak Mungkin Kami Tempatkan Petugas di Warteg

Wagub DKI: Soal Waktu Makan Maksimal 20 Menit, Tak Mungkin Kami Tempatkan Petugas di Warteg

Megapolitan
Seorang Suami Diduga Bunuh Istrinya di Jagakarsa, Jakarta Selatan

Seorang Suami Diduga Bunuh Istrinya di Jagakarsa, Jakarta Selatan

Megapolitan
Ombudsman Kritik Penerapan PPKM Level 4 di Kota Tangerang, 2 Posko Penyekatan Kosong Tanpa Polisi

Ombudsman Kritik Penerapan PPKM Level 4 di Kota Tangerang, 2 Posko Penyekatan Kosong Tanpa Polisi

Megapolitan
Polisi Tangkap 2 Pemalsu Surat Hasil Tes Swab PCR di Jakarta Selatan

Polisi Tangkap 2 Pemalsu Surat Hasil Tes Swab PCR di Jakarta Selatan

Megapolitan
Tangsel Catat 7.323 Pasien Covid-19 Masih Dirawat, Terbanyak Selama Pandemi

Tangsel Catat 7.323 Pasien Covid-19 Masih Dirawat, Terbanyak Selama Pandemi

Megapolitan
7 Perusahaan di Jakbar Ditutup karena Wajibkan Karyawan Masuk Kantor padahal Bukan Sektor Esensial

7 Perusahaan di Jakbar Ditutup karena Wajibkan Karyawan Masuk Kantor padahal Bukan Sektor Esensial

Megapolitan
Anies Optimistis Jakarta Lampaui Target Vaksinasi Covid-19 yang Ditetapkan Jokowi

Anies Optimistis Jakarta Lampaui Target Vaksinasi Covid-19 yang Ditetapkan Jokowi

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X