Kompas.com - 25/06/2021, 09:00 WIB
Laman PPDB Jakarta 2021 online, PPDB Jakarta 2021 onlineLaman PPDB Jakarta 2021 online,

JAKARTA, KOMPAS.com - Hari ini adalah hari terakhir lapor diri bagi calon peserta didik PPDB Jakarta yang dinyatakan lolos jalur zonasi untuk jenjang SD dan jalur afirmasi untuk jenjang SMP, SMA, dan SMK.

CPDB untuk jenjang SMP, SMA, dan SMK yang wajib melakukan lapor diri adalah mereka yang lolos dalam jalur seleksi berikut:

  1. Terdaftar dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS)
  2. Anak penerima Kartu Jakarta Pintar (KJP) Plus
  3. Anak dari pemegang Kartu Pekerja Jakarta
  4. Anak dari pengemudi Mitra Trans Jakarta
  5. Anak penerima KJP Plus sekaligus PIP
  6. PPDB bersama untuk jenjang SMA bagi penerima KJP Plus sekaligus penerima Program Indonesia Pintar (PIP) kelas 9 SMP yang masih aktif.

Waktu terakhir untuk lapor diri untuk CPDB yang lolos PPDB jalur zonasi dan jalur afirmasi adalah pukul 14.00 WIB.

Baca juga: Tidak Lolos PPDB Jakarta? Jangan Khawatir, Masih Ada Tahap Kedua

CPDB yang dinyatakan lolos jalur seleksi PPDB Jakarta diwajibkan melakukan lapor diri. CPDB yang diterima di sekolah tujuan tetapi tidak lapor diri, tidak dapat mengikuti proses PPDB jalur lainnya maupun PPDB tahap kedua.

Kebijakan serupa juga berlaku bagi CPDB yang mengundurkan diri. CPDB yang diterima di sekolah tujuan dan sudah lapor diri tetapi mengundurkan diri, mereka juga tidak dapat mengikuti proses PPDB jalur lainnya.

Berikut mekanisme lapor diri bagi CPDB yang lolos jalur zonasi dan jalur afirmasi:

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

  1. Mengunjungi laman https://ppdb.jakarta.go.id/
  2. Pilih jenjang dan jalur yang dituju
  3. Login dengan memasukan nomor peserta dan password
  4. Klik tombol "Lapor Diri"
  5. Cetak dan simpan bukti lapor diri

Baca juga: Banyak Bangku Kosong karena Calon Siswa Tak Lapor Diri, Disdik Akan Buka PPDB Jakarta Tahap 2



Video Rekomendasi

Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jokowi Tak Temukan Obat Pasien Covid-19 di Apotek, tapi Dijual Bebas di Grup Jual Beli Sepeda hingga Marketplace

Jokowi Tak Temukan Obat Pasien Covid-19 di Apotek, tapi Dijual Bebas di Grup Jual Beli Sepeda hingga Marketplace

Megapolitan
Durasi Makan Maksimal 20 Menit, Kasatpol PP Jakpus: Tak Mungkin Kami Awasi Setiap Warteg

Durasi Makan Maksimal 20 Menit, Kasatpol PP Jakpus: Tak Mungkin Kami Awasi Setiap Warteg

Megapolitan
Sudah Sebulan Lebih, Stok Tabung Oksigen di Pasar Pramuka Masih Kosong

Sudah Sebulan Lebih, Stok Tabung Oksigen di Pasar Pramuka Masih Kosong

Megapolitan
Tukang Bakso yang Layani Pasien Covid-19 Saat Isoman di Hotel Jalani Swab PCR

Tukang Bakso yang Layani Pasien Covid-19 Saat Isoman di Hotel Jalani Swab PCR

Megapolitan
Kios Pasar Tanah Abang Diobral Murah Akibat Pandemi

Kios Pasar Tanah Abang Diobral Murah Akibat Pandemi

Megapolitan
Artis Tiktok Ini Dipanggil Polisi karena Gelar Pesta Ulang Tahun Saat PPKM Level 4 di Bekasi

Artis Tiktok Ini Dipanggil Polisi karena Gelar Pesta Ulang Tahun Saat PPKM Level 4 di Bekasi

Megapolitan
Penyaluran Bansos Tunai 93.000 Warga Tangsel Terkendala Terbatasnya Petugas PT POS

Penyaluran Bansos Tunai 93.000 Warga Tangsel Terkendala Terbatasnya Petugas PT POS

Megapolitan
Menengok Masjid Babah Alun yang Dibangun Pengusaha Jusuf Hamka, Kental Nuansa Tionghoa

Menengok Masjid Babah Alun yang Dibangun Pengusaha Jusuf Hamka, Kental Nuansa Tionghoa

Megapolitan
Penyaluran Bansos Tunai Rp 600.000 di Tangsel Berjalan Lambat, Baru Selesai 7 dari 54 Kelurahan

Penyaluran Bansos Tunai Rp 600.000 di Tangsel Berjalan Lambat, Baru Selesai 7 dari 54 Kelurahan

Megapolitan
Aturan Makan 20 Menit di Jakarta: Pengawasan Tak Jelas Hingga Jadi Guyonan Warga

Aturan Makan 20 Menit di Jakarta: Pengawasan Tak Jelas Hingga Jadi Guyonan Warga

Megapolitan
Polisi Telusuri 2.000 Tabung Oksigen yang Diimpor secara Ilegal

Polisi Telusuri 2.000 Tabung Oksigen yang Diimpor secara Ilegal

Megapolitan
PC Fatayat NU Jaksel Bagikan 200 Paket Makanan untuk Pasien Covid-19 Isoman

PC Fatayat NU Jaksel Bagikan 200 Paket Makanan untuk Pasien Covid-19 Isoman

Megapolitan
Disperindagop Setor Data Pelaku Usaha di Kota Tangerang sebagai Penerima BPUM ke Pemerintah Pusat

Disperindagop Setor Data Pelaku Usaha di Kota Tangerang sebagai Penerima BPUM ke Pemerintah Pusat

Megapolitan
POPULER JABODETABEK] Aturan Terbaru Naik Pesawat | Kondisi Jakarta Setelah 3 Minggu PPKM Darurat

POPULER JABODETABEK] Aturan Terbaru Naik Pesawat | Kondisi Jakarta Setelah 3 Minggu PPKM Darurat

Megapolitan
UPDATE 27 Juli: Tambah 421 Kasus di Kota Tangerang, 6.972 Pasien Covid-19 Masih Dirawat

UPDATE 27 Juli: Tambah 421 Kasus di Kota Tangerang, 6.972 Pasien Covid-19 Masih Dirawat

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X