Jakarta Siapkan 7.936 Tempat Tidur Isolasi Terkendali Pasien Covid-19 di Rusun Pasar Rumput

Kompas.com - 25/06/2021, 16:31 WIB
Seorang pekerja beraktivitas di Rusun Pasar Rumput Jakarta, Kamis (18/7/2019). Pembangunan Rusun Pasar Rumput tersebut telah mencapai 98 persen dan siap diresmikan, sebagai salah satu cara mengatasi masalah perumahan di Ibu Kota. ANTARA FOTO/WAHYU PUTRO ASeorang pekerja beraktivitas di Rusun Pasar Rumput Jakarta, Kamis (18/7/2019). Pembangunan Rusun Pasar Rumput tersebut telah mencapai 98 persen dan siap diresmikan, sebagai salah satu cara mengatasi masalah perumahan di Ibu Kota.

JAKARTA, KOMPAS.com - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menyiapkan 7.936 tempat tidur isolasi terkendali untuk pasien Covid-19 di Rumah Susun (Rusun) Pasar Rumput, Setiabudi, Jakarta Selatan.

Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria mengatakan, ribuan tempat tidur itu mencakup tiga tower rumah susun, yaitu di tower 1, 2 dan 3.

"Kapasitas di sini jumlah kamar dari tower 1,2 dan 3 itu totalnya ada 1.984 kamar, direncanakan diisi dengan paket empat tempat tidur, itu totalnya berarti kurang lebih 7.936 tempat tidur yang akan dipersiapkan," kata Riza dalam rekaman suara, Jumat (25/6/2021).

Baca juga: Antisipasi Graha Wisata Ragunan Penuh, Pemkot Jaksel Siapkan Rusun Pasar Rumput

Menurut Riza, pembukaan tempat isolasi terkendali pasien Covid-19 di Rusun Pasar Rumput itu dilakukan karena tempat isolasi lainnya mulai penuh.

"Kita tahu bahwa Wisma Atlet sudah hampir penuh, beberapa waktu kita sudah siapkan Rusun Nagrak ya, di Cilincing, dan sekarang kami siapkan di sini di Pasar Rumput dan tempat-tempat lain di wilayah Jakarta," kata dia.

Riza mengatakan, persiapan tempat isolasi terkendali itu akan dibantu oleh pemerintah pusat, dalam hal ini Kementerian PUPR. Pemerintah pusat akan membantu menambah sarana seperti pemberian matras tempat tidur dan pemasangan kipas angin dan AC.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Pengelolaan tempat isolasi akan dipegang Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dan satgas Covid-19 pemerintah pusat.

"Nanti dari BNPB akan mengatur sistem dan manajemennya, pengelolaannya," kata dia.

Riza mengatakan, tempat isolasi terkendali di Rusun Pasar Rumput diperkirakan sudah bisa ditempati dalam seminggu ke depan.

Rabu lalu, Pemprov DKI membuka Rusun Nagrak, Cilincing Jakarta Utara sebagai tempat isolasi terkendali pasien Covid-19. Tempat isolasi di Nagrak berkapasitas 2.500 kamar. Pengelolaan juga dibebankan kepada pemerintah pusat di bawah komando Rumah Sakit Darurat Covid-19 Wisma Atlet.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kronologi Tewasnya 6 Laskar FPI Versi Jaksa

Kronologi Tewasnya 6 Laskar FPI Versi Jaksa

Megapolitan
Peredaran 1,73 Ton Ganja Terbongkar, Polisi Sebut Jakarta Pasar yang Menjanjikan

Peredaran 1,73 Ton Ganja Terbongkar, Polisi Sebut Jakarta Pasar yang Menjanjikan

Megapolitan
LBH Jakarta: Pencabutan Izin Reklamasi oleh Anies hanya Gimik Belaka

LBH Jakarta: Pencabutan Izin Reklamasi oleh Anies hanya Gimik Belaka

Megapolitan
Wali Kota Targetkan Vaksinasi Covid-19 di Bekasi Capai 92 Persen pada Akhir Oktober

Wali Kota Targetkan Vaksinasi Covid-19 di Bekasi Capai 92 Persen pada Akhir Oktober

Megapolitan
Seorang Remaja Tewas Usai Tabrak Bengkel di Curug Tangerang

Seorang Remaja Tewas Usai Tabrak Bengkel di Curug Tangerang

Megapolitan
Polisi Ungkap Penyebab Bajing Loncat Sering Beraksi di Jalan Raya Bekasi, padahal Dekat Kompleks TNI AD

Polisi Ungkap Penyebab Bajing Loncat Sering Beraksi di Jalan Raya Bekasi, padahal Dekat Kompleks TNI AD

Megapolitan
Bos Indomaret Tewas dalam Kecelakaan di Tol Cipularang, Pelayat Padati Rumah Duka Heaven Atmajaya

Bos Indomaret Tewas dalam Kecelakaan di Tol Cipularang, Pelayat Padati Rumah Duka Heaven Atmajaya

Megapolitan
Polisi Bongkar Peredaran 1,73 Ton Ganja, Berawal dari Penangkapan di Ciputat

Polisi Bongkar Peredaran 1,73 Ton Ganja, Berawal dari Penangkapan di Ciputat

Megapolitan
Komunitas Lintas Agama Desak Pemerintah Serius Tangani Krisis Iklim

Komunitas Lintas Agama Desak Pemerintah Serius Tangani Krisis Iklim

Megapolitan
Dua Terdakwa Unlawful Killing Laskar FPI Tak Ajukan Keberatan Dakwaan

Dua Terdakwa Unlawful Killing Laskar FPI Tak Ajukan Keberatan Dakwaan

Megapolitan
Polisi Bongkar Peredaran Narkoba Jaringan Jakarta-Aceh, 1,370 Ton Ganja Disita

Polisi Bongkar Peredaran Narkoba Jaringan Jakarta-Aceh, 1,370 Ton Ganja Disita

Megapolitan
Vaksinasi Covid-19 di Jakarta Barat Capai 77 Persen

Vaksinasi Covid-19 di Jakarta Barat Capai 77 Persen

Megapolitan
Buntut Kaburnya Rachel Vennya dari Wisma Atlet, Polisi Buat Satgas Berantas Mafia Karantina

Buntut Kaburnya Rachel Vennya dari Wisma Atlet, Polisi Buat Satgas Berantas Mafia Karantina

Megapolitan
10 Catatan Merah Rapor 4 Tahun Anies, LBH Jakarta: Jakarta Tidak Maju Bersama

10 Catatan Merah Rapor 4 Tahun Anies, LBH Jakarta: Jakarta Tidak Maju Bersama

Megapolitan
Dinkes Kota Tangerang Masih Temukan Warga yang Tolak Vaksinasi Covid-19

Dinkes Kota Tangerang Masih Temukan Warga yang Tolak Vaksinasi Covid-19

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.