Satu Korban Meninggal, Disebut Sedang Tertidur Saat Kamar Kos di Kramatjati Terbakar

Kompas.com - 27/06/2021, 09:21 WIB
Satu penghuni kos di Jalan Pelita Gang Damai RT 03/09 Kelurahan Tengah, Kecamatan Kramatjati, Jakarta Timur, meninggal dunia setelah kamarnya terbakar, Minggu (27/6/2021). Dok. Sudin Gulkarmat JaktimSatu penghuni kos di Jalan Pelita Gang Damai RT 03/09 Kelurahan Tengah, Kecamatan Kramatjati, Jakarta Timur, meninggal dunia setelah kamarnya terbakar, Minggu (27/6/2021).

JAKARTA, KOMPAS.com - Satu penghuni kos di Jalan Pelita Gang Damai RT 03/09 Kelurahan Tengah, Kecamatan Kramatjati, Jakarta Timur, meninggal dunia setelah kamarnya terbakar, Minggu (27/6/2021).

Kasie Ops Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Jakarta Timur Gatot Sulaeman mengatakan, kebakaran disebabkan korsleting listrik.

"Terjadi korsleting listrik pada stop kontak saat melakukan charging laptop," kata Gatot saat dihubungi.

Korban disebut ketiduran ketika laptop mengisi daya dan terjadi korsleting listrik. Penyalaan api terjadi tanpa diketahui korban.

Baca juga: Kamar Kos di Kramatjati Terbakar, Satu Penghuni Meninggal Dunia

Gatot mengatakan, pihaknya masih menelusuri luka bakar pada korban. Nama korban juga akan diidentifikasi.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Satu orang meninggal dunia, laki-laki berusia 25 tahun. Nama belum diketahui," ujar Gatot.

Korban merupakan penghuni kos di lantai dua. Jajaran Sudin Gulkarmat Jakarta Timur menerima laporan kebakaran itu pada pukul 07.47 WIB.

Sebanyak tiga unit dan 15 personel dikerahkan. Proses pemadaman berakhir pada pukul 08.15 WIB.

"Objek yang terbakar satu kamar kos di lantai dua," ucap Gatot.



Video Rekomendasi

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Begal Motor Beraksi Dini Hari di Bintaro, Korban Alami Luka Bacok

Begal Motor Beraksi Dini Hari di Bintaro, Korban Alami Luka Bacok

Megapolitan
Anies Disuntik Vaksin Covid-19 AstraZeneca Dosis Kedua

Anies Disuntik Vaksin Covid-19 AstraZeneca Dosis Kedua

Megapolitan
3.362 Orang Kunjungi TMII, Taman Burung Paling Diminati

3.362 Orang Kunjungi TMII, Taman Burung Paling Diminati

Megapolitan
Kasus Aktif Covid-19 Jakarta Turun, Positivity Rate Sepekan Terakhir 1,3 Persen

Kasus Aktif Covid-19 Jakarta Turun, Positivity Rate Sepekan Terakhir 1,3 Persen

Megapolitan
Soal Penetapan Tersangka Korupsi Damkar Depok, Kejari Masih Lengkapi Alat Bukti

Soal Penetapan Tersangka Korupsi Damkar Depok, Kejari Masih Lengkapi Alat Bukti

Megapolitan
Viral Video Polisi Diduga Aniaya Pengendara Mobil, Kakorlantas: Pengendara dan Petugas Diperiksa

Viral Video Polisi Diduga Aniaya Pengendara Mobil, Kakorlantas: Pengendara dan Petugas Diperiksa

Megapolitan
Anies Pecat PNS DKI yang Korupsi Sumbangan Anak Yatim

Anies Pecat PNS DKI yang Korupsi Sumbangan Anak Yatim

Megapolitan
UPDATE 18 September: Kasus Covid-19 di Tangsel Bertambah 19

UPDATE 18 September: Kasus Covid-19 di Tangsel Bertambah 19

Megapolitan
UPDATE 18 September: Kasus Covid-19 di Kota Tangerang Bertambah 19

UPDATE 18 September: Kasus Covid-19 di Kota Tangerang Bertambah 19

Megapolitan
Hari Kedua Ganjil Genap di TMII, Masih Ada Kendaraan yang Diputar Balik

Hari Kedua Ganjil Genap di TMII, Masih Ada Kendaraan yang Diputar Balik

Megapolitan
Soal Penyebab Kecelakaan 'Adu Banteng' di Pinang, Polisi Masih Selidiki

Soal Penyebab Kecelakaan "Adu Banteng" di Pinang, Polisi Masih Selidiki

Megapolitan
Anies: Mari Kurangi Jejak Emisi Karbon dari Diri Kita Sendiri

Anies: Mari Kurangi Jejak Emisi Karbon dari Diri Kita Sendiri

Megapolitan
Motor 'Adu Banteng', Saksi Sebut Salah Satu Pengendara Menyalip di Tikungan

Motor "Adu Banteng", Saksi Sebut Salah Satu Pengendara Menyalip di Tikungan

Megapolitan
Terus Berkurang, Pasien Covid-19 di RS Wisma Atlet Sudah di Bawah 500 Orang

Terus Berkurang, Pasien Covid-19 di RS Wisma Atlet Sudah di Bawah 500 Orang

Megapolitan
Pemprov DKI Siapkan Sanksi bagi Toko yang Pajang Reklame Rokok

Pemprov DKI Siapkan Sanksi bagi Toko yang Pajang Reklame Rokok

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.