Kompas.com - 02/07/2021, 07:45 WIB
Wali Kota Depok Mohammad Idris memaparkan progres vaksinasi Covid-19 dalam siaran di kanal YouTube Kemenkominfo TV, Rabu (17/6/2021). Dok. YouTube Kemenkominfo TVWali Kota Depok Mohammad Idris memaparkan progres vaksinasi Covid-19 dalam siaran di kanal YouTube Kemenkominfo TV, Rabu (17/6/2021).

DEPOK, KOMPAS.com - Wali Kota Depok, Mohammad Idris menyatakan, wilayahnya masuk dalam level empat kedaruratan pandemi Covid-19 dalam pengukuran Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat oleh pemerintah pusat. Karena itu, aktivitas harus diperketat seperti halnya PSBB (Pembatasan Sosial Berskala Besar) pada saat awal pandemi melanda.

"Artinya kedaruratannya lebih tinggi," kata Idris melalui keterangan video kepada wartawan, Kamis (1/7/2021).

Baca juga: Permintaan Melonjak, Antrean Pengisian Tabung Oksigen Mengular di Sawangan Depok

"Diarahkan pemerintah pusat untuk PPKM Darurat, kalau istilah kita dulu PSBB total," ujarnya.

Idris menyatakan akan mendukung pembatasan-pembatasan aktivitas seperti yang telah digariskan pemerintah pusat untuk pemberlakuan PPKM Darurat.

Pemerintah pusat sendiri telah menetapkan bahwa PPKM Darurat akan diterapkan pada 3-20 Juli 2021.

"Ketidaknyamanan kita menjadi dua pekan ke depan. Ini kami harapkan, kita bisa kerja sama, dan kesadaran masyarakat kami butuhkan untuk bisa terlaksananya dan kelancaran agenda ini, sehingga tidak ada keributan. Kita saling memahami dan memaklumi kondisi ini," ujar Idris.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Ia menambahkan, saat ini pihaknya masih menunggu Instruksi Menteri Dalam Negeri sebagai dasar hukum baginya meneken surat keputusan soal penerapan PPKM Darurat.

"Mudah mudahan bisa cepat sehingga kami bisa mengeluarkan keputusan wali kota, agar bisa disosialisasi esok hari, dan melaksanakan dengan persiapan yang matang," kata dia.

Kota Depok merupakan satu dari banyak wilayah di Jabodetabek khususnya dan Jawa-Bali umumnya yang mengalami lonjakan kasus Covid-19 sangat signifikan dalam tiga pekan belakangan.

Jumlah pasien aktif Covid-19 di Depok per kemarin sudah mencapai 9.256 pasien, melonjak 9 kali lipat hanya dalam tempo 1 bulan.

Baca juga: 604 Kasus Baru Covid-19 di Depok, 8 Pasien Meninggal Dunia

Di samping itu, tren angka kematian akibat Covid-19 juga meningkat signifikan, hingga mencapai puncaknya pada Rabu lalu, engan 17 pasien Covid-19 wafat dalam sehari. Itu merupakan rekor terbanyak selama pandemi.

Akibat situasi ini, RS-RS rujukan Covid-19 di Depok di ambang penuh, puskesmas-puskesmas mengalami beban kerja berlebih, dan pemakaman menerima jenazah lebih banyak daripada sebelumnya.



Video Rekomendasi

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Korupsi Dana Damkar Depok Naik ke Penyidikan, Kejaksaan Sebut Unsur Pidana Ditemukan

Korupsi Dana Damkar Depok Naik ke Penyidikan, Kejaksaan Sebut Unsur Pidana Ditemukan

Megapolitan
Kota Tua Jakarta Dibuka untuk Olahraga pada Sabtu-Minggu Pukul 06.00 - 10.00 WIB

Kota Tua Jakarta Dibuka untuk Olahraga pada Sabtu-Minggu Pukul 06.00 - 10.00 WIB

Megapolitan
Polisi: Kebocoran Pipa Gas Margo City yang Berujung Ledakan Bukan akibat Kelalaian Manusia

Polisi: Kebocoran Pipa Gas Margo City yang Berujung Ledakan Bukan akibat Kelalaian Manusia

Megapolitan
Kejar Herd Immunity, Pemkot Bekasi Ajak Masyarakat Vaksinasi Covid-19

Kejar Herd Immunity, Pemkot Bekasi Ajak Masyarakat Vaksinasi Covid-19

Megapolitan
Cerita Keluarga Korban Kebakaran Lapas Tangerang: Api Menjalar Perlahan, Narapidana Coba Selamatkan Diri

Cerita Keluarga Korban Kebakaran Lapas Tangerang: Api Menjalar Perlahan, Narapidana Coba Selamatkan Diri

Megapolitan
Usai Jalani Perawatan di RS, 1 Napi Korban Kebakaran Kembali ke Lapas Tangerang

Usai Jalani Perawatan di RS, 1 Napi Korban Kebakaran Kembali ke Lapas Tangerang

Megapolitan
Penggugat Polusi Udara Jakarta: Alasan Pemerintah Tak Masuk Akal, Jangan Sampai Banding Hanya untuk Ego

Penggugat Polusi Udara Jakarta: Alasan Pemerintah Tak Masuk Akal, Jangan Sampai Banding Hanya untuk Ego

Megapolitan
TMII Mulai Dibuka untuk Wisata, Baru 2 Wahana yang Beroperasi

TMII Mulai Dibuka untuk Wisata, Baru 2 Wahana yang Beroperasi

Megapolitan
Makna Warna Ondel Ondel Laki-laki dan Perempuan

Makna Warna Ondel Ondel Laki-laki dan Perempuan

Megapolitan
Beda Jokowi dan Anies Sikapi Vonis Bersalah atas Polusi Udara Jakarta

Beda Jokowi dan Anies Sikapi Vonis Bersalah atas Polusi Udara Jakarta

Megapolitan
Pemberlakuan Ganjil Genap di Jakarta Selama PPKM Level 3

Pemberlakuan Ganjil Genap di Jakarta Selama PPKM Level 3

Megapolitan
Bioskop Kembali Buka, Pegawai Senang Bisa Layani Pembelian Tiket Nonton Lagi

Bioskop Kembali Buka, Pegawai Senang Bisa Layani Pembelian Tiket Nonton Lagi

Megapolitan
XXI BSD Plaza Kembali Buka, Pengelola: Penonton Antusias Banget

XXI BSD Plaza Kembali Buka, Pengelola: Penonton Antusias Banget

Megapolitan
Menanti Hasil Bersolek Taman Ismail Marzuki

Menanti Hasil Bersolek Taman Ismail Marzuki

Megapolitan
Ganjil Genap Berlaku di Sekitar TMII dan Ancol Saat Akhir Pekan

Ganjil Genap Berlaku di Sekitar TMII dan Ancol Saat Akhir Pekan

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.