Kompas.com - 02/07/2021, 08:34 WIB
PT LRT Jakarta mulai hari ini, Rabu (24/3/2021), melayani penumpang dengan sepeda untuk rute Stasiun Pegangsaan Dua-Stasiun Velodrome. KOMPAS.com/NIRMALA MAULANA ACHMADPT LRT Jakarta mulai hari ini, Rabu (24/3/2021), melayani penumpang dengan sepeda untuk rute Stasiun Pegangsaan Dua-Stasiun Velodrome.

JAKARTA, KOMPAS.com - PT LRT Jakarta merespons Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) darurat di Jawa dan Bali pada 3-20 Juli 2021. Corporate Communication Manager PT LRT Jakarta, Kurniati, mengatakan pihaknya akan patuh terhadap seluruh ketentuan PPKM darurat, terutama terkait implementasi operasional transportasi umum.

"Termasuk perihal pembatasan jumlah penumpang sambil menunggu petunjuk teknis (juknis) dari Dinas Perhubungan," kata Kurniati, Kamis (1/7/2021) petang.

Sampai saat ini, LRT Jakarta masih memberlakukan pembatasan jumlah penumpang, dari kapasitas normal 135 orang menjadi 30 orang per kereta, atau kurang dari 25 persen.

Baca juga: LRT Jakarta Buka Kompetisi Desain Maskot Berhadiah Puluhan Juta, Ini Syarat, Ketentuan, dan Cara Pendaftaran

Seluruh ketentuan protokol kesehatan juga diterapkan LRT Jakarta, mulai dari pengecekan suhu, penyediaan hand sanitizer, pembersihan kereta dengan sinar UV dan disinfektan, aturan larangan berbicara di dalam kereta, hingga penerapan jarak.

"Kami yakin mampu menjaga kenyamanan masyarakat saat menggunakan moda transportasi umum, khususnya pengguna LRT Jakarta," ujar Kurniati.

PPKM darurat akan diterapkan 3 hingga 20 Juli 2021 guna menekan laju penyebaran Covid-19. DKI Jakarta termasuk wilayah yang akan mengimplementasikan kebijakan itu.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Dalam PPKM darurat, transportasi umum (kendaraan umum, angkutan masal, taksi (konvensional dan online) dan kendaraan sewa/rental) boleh beroperasi dengan kapasitas maksimal 70 persen dengan protokol kesehatan ketat.



Video Rekomendasi

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Begal Motor Beraksi Dini Hari di Bintaro, Korban Alami Luka Bacok

Begal Motor Beraksi Dini Hari di Bintaro, Korban Alami Luka Bacok

Megapolitan
Anies Disuntik Vaksin Covid-19 AstraZeneca Dosis Kedua

Anies Disuntik Vaksin Covid-19 AstraZeneca Dosis Kedua

Megapolitan
3.362 Orang Kunjungi TMII, Taman Burung Paling Diminati

3.362 Orang Kunjungi TMII, Taman Burung Paling Diminati

Megapolitan
Kasus Aktif Covid-19 Jakarta Turun, Positivity Rate Sepekan Terakhir 1,3 Persen

Kasus Aktif Covid-19 Jakarta Turun, Positivity Rate Sepekan Terakhir 1,3 Persen

Megapolitan
Soal Penetapan Tersangka Korupsi Damkar Depok, Kejari Masih Lengkapi Alat Bukti

Soal Penetapan Tersangka Korupsi Damkar Depok, Kejari Masih Lengkapi Alat Bukti

Megapolitan
Viral Video Polisi Diduga Aniaya Pengendara Mobil, Kakorlantas: Pengendara dan Petugas Diperiksa

Viral Video Polisi Diduga Aniaya Pengendara Mobil, Kakorlantas: Pengendara dan Petugas Diperiksa

Megapolitan
Anies Pecat PNS DKI yang Korupsi Sumbangan Anak Yatim

Anies Pecat PNS DKI yang Korupsi Sumbangan Anak Yatim

Megapolitan
UPDATE 18 September: Kasus Covid-19 di Tangsel Bertambah 19

UPDATE 18 September: Kasus Covid-19 di Tangsel Bertambah 19

Megapolitan
UPDATE 18 September: Kasus Covid-19 di Kota Tangerang Bertambah 19

UPDATE 18 September: Kasus Covid-19 di Kota Tangerang Bertambah 19

Megapolitan
Hari Kedua Ganjil Genap di TMII, Masih Ada Kendaraan yang Diputar Balik

Hari Kedua Ganjil Genap di TMII, Masih Ada Kendaraan yang Diputar Balik

Megapolitan
Soal Penyebab Kecelakaan 'Adu Banteng' di Pinang, Polisi Masih Selidiki

Soal Penyebab Kecelakaan "Adu Banteng" di Pinang, Polisi Masih Selidiki

Megapolitan
Anies: Mari Kurangi Jejak Emisi Karbon dari Diri Kita Sendiri

Anies: Mari Kurangi Jejak Emisi Karbon dari Diri Kita Sendiri

Megapolitan
Motor 'Adu Banteng', Saksi Sebut Salah Satu Pengendara Menyalip di Tikungan

Motor "Adu Banteng", Saksi Sebut Salah Satu Pengendara Menyalip di Tikungan

Megapolitan
Terus Berkurang, Pasien Covid-19 di RS Wisma Atlet Sudah di Bawah 500 Orang

Terus Berkurang, Pasien Covid-19 di RS Wisma Atlet Sudah di Bawah 500 Orang

Megapolitan
Pemprov DKI Siapkan Sanksi bagi Toko yang Pajang Reklame Rokok

Pemprov DKI Siapkan Sanksi bagi Toko yang Pajang Reklame Rokok

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.